UMSUMS
Forum GeografiForum GeografiPenelitian ini menggunakan citra satelit radar JERS-1 (Japanese Earth Resources Satellite-1) dan ERS-1 (European Remote Sensing Satellite-1) untuk menganalisis hubungan timbal balik antara nilai hamburan (backscatter) dan karakteristik tegakan hutan seperti diameter setinggi dada, basal area dan tutupan tajuk. Penelitian dilaksanakan di Provinsi Jambi, Kabupaten Bungo Tebo, Pulau Sumatra, Indonesia. Lokasi penelitian meliputi wilayah Hak Pengusahaan Hutan (HPH), kampung Suku Anak Dalam dan berdekatan dengan sungai Pelepat dan Batang Tebo, serta Desa Kuamang Kuning. Filter Gamma Map dengan ukuran 7 x 7 diterapkan pada citra radar (ERS-1 dan JERS-1) untuk mengurangi speckle noise. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara basal area yaitu r = 0,75 dan diameter setinggi dada yaitu r = 0,70 dengan nilai hamburan (backscatter) pada citra JERS-1, sedangkan nilai hamburan (backscatter) pada citra ERS-1 memiliki korelasi sebesar r = 0,64 dengan tutupan tajuk.
Penelitian ini menemukan bahwa nilai hamburan radar JERS-1 berkorelasi signifikan (r = 0,75) dengan basal area per hektar dan diameter setinggi dada rata-rata (r = 0,7).Tinggi pohon dan tutupan tajuk menunjukkan korelasi yang tidak signifikan dengan nilai hamburan radar JERS-1.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa citra radar JERS-1 dapat digunakan untuk memperkirakan karakteristik tegakan hutan seperti basal area dan diameter setinggi dada.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh polarisasi radar terhadap estimasi karakteristik tegakan hutan, mengingat penelitian ini hanya menggunakan data VV dan HH. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model estimasi karakteristik tegakan hutan yang lebih akurat dengan menggabungkan data radar dengan data penginderaan jauh lainnya, seperti data optik dan LiDAR. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi penggunaan data radar untuk memantau perubahan karakteristik tegakan hutan dari waktu ke waktu, sehingga dapat memberikan informasi yang berguna untuk pengelolaan hutan berkelanjutan.
| File size | 747.21 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
APTKLHIAPTKLHI Analisis perubahan tutupan lahan menggunakan data citra satelit Sentinel-2A dan NDVI (2018–2023) menunjukkan penurunan area terbuka dari 19 % menjadiAnalisis perubahan tutupan lahan menggunakan data citra satelit Sentinel-2A dan NDVI (2018–2023) menunjukkan penurunan area terbuka dari 19 % menjadi
APTKLHIAPTKLHI Penelitian-penelitian tersebut sangat penting untuk menciptakan kebijakan terhadap konservasi hutan dan mendukung penghidupan Masyarakat lokal, terutamaPenelitian-penelitian tersebut sangat penting untuk menciptakan kebijakan terhadap konservasi hutan dan mendukung penghidupan Masyarakat lokal, terutama
UNILAUNILA Dalam kasus ini, jelas bahwa kebijakan deliberatif KPH Yogyakarta mendorong inovasi sosial dalam pengembangan pariwisata berbasis alam dan menjadi jalurDalam kasus ini, jelas bahwa kebijakan deliberatif KPH Yogyakarta mendorong inovasi sosial dalam pengembangan pariwisata berbasis alam dan menjadi jalur
UNILAUNILA Jurnal Sylva Lestari memainkan peran penting sebagai platform akses terbuka untuk publikasi penelitian di bidang kehutanan dan sumber daya alam di Indonesia.melaluiJurnal Sylva Lestari memainkan peran penting sebagai platform akses terbuka untuk publikasi penelitian di bidang kehutanan dan sumber daya alam di Indonesia.melalui
UNILAUNILA Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
UNILAUNILA Keterlibatan masyarakat lokal menggunakan pendekatan bottom-up, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, hingga evaluasi. Secara umum, tingkatKeterlibatan masyarakat lokal menggunakan pendekatan bottom-up, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, hingga evaluasi. Secara umum, tingkat
UNILAUNILA Di lahan garapan petani KPPH Talang Mulya, Tahura Wan Abdul Rahman, ditemukan 29 jenis tumbuhan obat dari 18 famili yang hidup liar, dengan beberapa telahDi lahan garapan petani KPPH Talang Mulya, Tahura Wan Abdul Rahman, ditemukan 29 jenis tumbuhan obat dari 18 famili yang hidup liar, dengan beberapa telah
UNILAUNILA 358, hal ini menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman (H) jenis burung di hutan pinus dan hutan campuran Muarasipongi tinggi dengan kriteria bahwa (H>3).358, hal ini menunjukkan bahwa indeks keanekaragaman (H) jenis burung di hutan pinus dan hutan campuran Muarasipongi tinggi dengan kriteria bahwa (H>3).
Useful /
UNTAGUNTAG Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa psychological capital mampu mempengaruhi readiness to change dosen dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.Adapun hasil dari penelitian menunjukkan bahwa psychological capital mampu mempengaruhi readiness to change dosen dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.
UNILAUNILA Pemetaan dilakukan dengan teknik survei tanah konvensional pendekatan fisiografis menggunakan peta skala 1:30.000. Hasil menunjukkan bahwa AHFR memilikiPemetaan dilakukan dengan teknik survei tanah konvensional pendekatan fisiografis menggunakan peta skala 1:30.000. Hasil menunjukkan bahwa AHFR memiliki
UNILAUNILA Hasil ini dapat menjadi data dasar yang berguna untuk mempromosikan pemanfaatan bambu bernilai tambah tinggi dan meningkatkan penelitian tentang bambuHasil ini dapat menjadi data dasar yang berguna untuk mempromosikan pemanfaatan bambu bernilai tambah tinggi dan meningkatkan penelitian tentang bambu
UMSUMS Salah satu DAS yang memiliki lahan kritis dan memerlukan prioritas penanganan adalah DAS Comal. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristikSalah satu DAS yang memiliki lahan kritis dan memerlukan prioritas penanganan adalah DAS Comal. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik