SYEKH NURJATISYEKH NURJATI
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MIAl Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MIEra Society 5.0 menuntut dunia pendidikan untuk membekali peserta didik dengan keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan berorientasi solusi dalam menghadapi permasalahan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar dan mengidentifikasi tantangan serta peluang yang dihadapi guru dalam membangun keterampilan tersebut di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran dengan model eksplanatori sekuensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa berada pada kategori sedang, dengan kinerja tertinggi pada tahap “melaksanakan rencana dan terendah pada tahap “memeriksa ulang. Analisis tematik mengungkapkan tantangan berupa keterbatasan waktu, materi reflektif, dan penggunaan teknologi. Namun, guru juga melihat peluang melalui pendekatan kontekstual dan platform digital. Hasil-hasil ini menunjukkan pentingnya desain pembelajaran matematika yang inovatif, reflektif, dan terintegrasi dengan teknologi untuk membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21.
Penelitian ini mengungkapkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematika siswa sekolah dasar secara umum berada pada kategori sedang.Siswa menunjukkan kinerja terbaik pada tahap “melaksanakan rencana, namun lemah pada tahap “memeriksa ulang, yang mengindikasikan dominasi pendekatan prosedural tanpa disertai kemampuan reflektif.Integrasi kuantitatif dan kualitatif menegaskan bahwa pemberdayaan kemampuan pemecahan masalah di era Society 5.0 memerlukan pendekatan pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berbasis teknologi.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan model pembelajaran matematika yang secara khusus berfokus pada peningkatan kemampuan refleksi siswa dalam memecahkan masalah, dengan mempertimbangkan perbedaan gaya belajar dan tingkat pemahaman siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan materi pembelajaran kontekstual yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa, sehingga matematika terasa lebih bermakna dan memotivasi mereka untuk belajar. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi potensi teknologi, seperti kecerdasan buatan dan platform pembelajaran adaptif, dalam memberikan umpan balik personalisasi dan memfasilitasi eksplorasi strategi pemecahan masalah yang beragam, sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa.
- Contribution of the Japan Society for Educational Technology toward a Super-Smart Society (Society 5.0).... jstage.jst.go.jp/article/itel/1/1/1_1.1.Inv.p001/_articleContribution of the Japan Society for Educational Technology toward a Super Smart Society Society 5 0 jstage jst go jp article itel 1 1 1 1 1 Inv p001 article
- Society 5.0: A Japanese Concept for a Superintelligent Society. society japanese concept next article... mdpi.com/2071-1050/13/12/6567Society 5 0 A Japanese Concept for a Superintelligent Society society japanese concept next article mdpi 2071 1050 13 12 6567
- The Impact of Society 5.0 on Curriculum Development in Higher Education | Journal of Ethics in Higher... jehe.globethics.net/article/view/5953The Impact of Society 5 0 on Curriculum Development in Higher Education Journal of Ethics in Higher jehe globethics article view 5953
| File size | 361.44 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Dengan implementasi yang cermat, didukung pengembangan profesional, dan evaluasi berkelanjutan, pembelajaran kooperatif dapat berkontribusi signifikanDengan implementasi yang cermat, didukung pengembangan profesional, dan evaluasi berkelanjutan, pembelajaran kooperatif dapat berkontribusi signifikan
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Kesimpulannya, pendekatan PKB berfungsi sebagai jembatan pedagogis yang efektif, menghubungkan pendidikan formal dengan nilai-nilai budaya lokal. IntegrasiKesimpulannya, pendekatan PKB berfungsi sebagai jembatan pedagogis yang efektif, menghubungkan pendidikan formal dengan nilai-nilai budaya lokal. Integrasi
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Keterbatasan ketersediaan media pembelajaran matematika dan meningkatnya kecenderungan siswa yang lebih memilih smartphone daripada buku teks, menghadirkanKeterbatasan ketersediaan media pembelajaran matematika dan meningkatnya kecenderungan siswa yang lebih memilih smartphone daripada buku teks, menghadirkan
SYEKH NURJATISYEKH NURJATI Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan strategi pembelajaran mandiri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaranOleh karena itu, perlu adanya pengembangan model pembelajaran yang mengintegrasikan strategi pembelajaran mandiri untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran
UNIMMANUNIMMAN 39–96.01) increase the risk. Addressing these factors is vital to reduce stunting prevalence in toddlers. Penelitian ini menunjukkan bahwa MP-ASI, pendapatan39–96.01) increase the risk. Addressing these factors is vital to reduce stunting prevalence in toddlers. Penelitian ini menunjukkan bahwa MP-ASI, pendapatan
UNIMMANUNIMMAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan CT Scan kepala trauma di RSUD Banyumas dilakukan dengan prosedur CT Scan kepala trauma, posisiHasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pemeriksaan CT Scan kepala trauma di RSUD Banyumas dilakukan dengan prosedur CT Scan kepala trauma, posisi
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilanDengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode demonstrasi merupakan strategi pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman sekaligus keterampilan
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Sebagian siswa sudah memiliki keterampilan membaca dengan baik, ditandai dengan kemampuan memahami isi teks, menjawab pertanyaan sesuai bacaan, serta menafsirkanSebagian siswa sudah memiliki keterampilan membaca dengan baik, ditandai dengan kemampuan memahami isi teks, menjawab pertanyaan sesuai bacaan, serta menafsirkan
Useful /
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen berupa studi subjek tunggal dengan desain A-B-A, Teknik analisis datanya berbentukPenelitian dilakukan dengan menggunakan jenis penelitian eksperimen berupa studi subjek tunggal dengan desain A-B-A, Teknik analisis datanya berbentuk
UNIMMANUNIMMAN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian diambil dengan metode total sampling, melibatkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian diambil dengan metode total sampling, melibatkan
UNIMMANUNIMMAN Teknik analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33 siswi (35,9%) memiliki kadar hemoglobin rendah dari totalTeknik analisis data yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 33 siswi (35,9%) memiliki kadar hemoglobin rendah dari total
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini menggunakan bentuk single subject research dengan desain multiple baseline cross variable. Subjek penelitian satu orang dengan empat aspekPenelitian ini menggunakan bentuk single subject research dengan desain multiple baseline cross variable. Subjek penelitian satu orang dengan empat aspek