POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3
JKEPJKEPMasa postpartum merupakan fase kritis bagi ibu, di mana munculnya blues postpartum dapat secara signifikan memengaruhi stabilitas emosional dan kesehatan mental maternal. Di samping sumber informasi tradisional, media sosial telah menjadi platform yang semakin populer untuk pendidikan parenting. Namun, perannya dalam memengaruhi kesejahteraan psikologis maternal masih belum jelas, terutama dalam pengaturan layanan kesehatan masyarakat seperti Puskesmas Cipayung di Jakarta Timur. Studi ini bertujuan untuk menguji hubungan antara penggunaan media sosial sebagai sumber informasi parenting dan kejadian blues postpartum pada ibu yang berkunjung ke Pusat Kesehatan Masyarakat, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Metode: Desain cross-sectional kuantitatif digunakan yang melibatkan 63 ibu postpartum yang dipilih melalui purposive sampling antara Maret dan Mei 2024. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang menilai penggunaan media sosial untuk informasi parenting dan EDPS yang menilai gejala blues postpartum. Analisis statistik dilakukan menggunakan uji Chi-square untuk menentukan hubungan antara variabel. Hasil: Temuan mengungkapkan hubungan yang signifikan antara penggunaan media sosial sebagai sumber informasi parenting dan kejadian blues postpartum (p = 0,001, < 0,05). Ibu yang sering mengakses media sosial untuk panduan parenting 7,33 kali lebih mungkin mengalami blues postpartum ringan hingga sedang.
Studi ini menyoroti bahwa penggunaan media sosial untuk informasi parenting secara signifikan terkait dengan terjadinya blues postpartum.Temuan ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan literasi digital dan dukungan psikososial ke dalam perawatan keperawatan untuk mempromosikan kesejahteraan mental maternal selama masa postpartum.Perlu adanya upaya untuk membekali ibu dengan kemampuan untuk secara kritis mengevaluasi informasi yang diperoleh dari media sosial dan memperkuat dukungan sosial untuk mengurangi risiko gangguan emosional postpartum.Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan intervensi yang efektif dalam meningkatkan kesehatan mental ibu postpartum.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif untuk mengeksplorasi lebih dalam pengalaman ibu postpartum dalam menggunakan media sosial sebagai sumber informasi parenting, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi persepsi mereka terhadap informasi yang diperoleh. Kedua, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk menguji hubungan kausal antara penggunaan media sosial dan perkembangan depresi postpartum, dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti dukungan sosial dan riwayat kesehatan mental. Ketiga, pengembangan dan evaluasi intervensi berbasis digital yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan keterampilan coping pada ibu postpartum, serta mempromosikan penggunaan media sosial yang sehat dan bertanggung jawab, menjadi sangat penting untuk dilakukan. Dengan demikian, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesejahteraan mental ibu postpartum di era digital.
- The Impact of Social Comparison via Social Media on Maternal Mental Health, within the Context of the... tandfonline.com/doi/full/10.1080/01612840.2023.2238813The Impact of Social Comparison via Social Media on Maternal Mental Health within the Context of the tandfonline doi full 10 1080 01612840 2023 2238813
- Journal of Medical Internet Research - Association Between Social Networking Site Use Intensity and Depression... doi.org/10.2196/41793Journal of Medical Internet Research Association Between Social Networking Site Use Intensity and Depression doi 10 2196 41793
| File size | 292.63 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Riwayat obstetri dalam bentuk riwayat kehamilan rata-rata 2,32 kali dan riwayat persalinan 1,52 kali. Tempat persalinan yang paling umum adalah klinikRiwayat obstetri dalam bentuk riwayat kehamilan rata-rata 2,32 kali dan riwayat persalinan 1,52 kali. Tempat persalinan yang paling umum adalah klinik
UNIPASBYUNIPASBY Depresi perinatal tidak hanya disebabkan oleh gejolak hormonal yang dialami oleh ibu perinatal, tetapi juga oleh tantangan emosional karena harus menjagaDepresi perinatal tidak hanya disebabkan oleh gejolak hormonal yang dialami oleh ibu perinatal, tetapi juga oleh tantangan emosional karena harus menjaga
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Data dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan analisis tematik, dengan menggunakan metode Colaizzi. Hasil: Analisis mengungkapkan tigaData dikumpulkan melalui wawancara dan dianalisis menggunakan analisis tematik, dengan menggunakan metode Colaizzi. Hasil: Analisis mengungkapkan tiga
POLKESBANPOLKESBAN Sampel 165 responden dari ibu yang mempunyai bayi, dipilih secara acak. Kriteria sampel responden melakukan pemeriksaan antenatal minimal 6 kali selamaSampel 165 responden dari ibu yang mempunyai bayi, dipilih secara acak. Kriteria sampel responden melakukan pemeriksaan antenatal minimal 6 kali selama
POLKESBANPOLKESBAN Individu dengan disabilitas sering mengalami keterbatasan dalam memahami kesehatan reproduksi akibat rendahnya pendidikan reproduksi serta terbatasnyaIndividu dengan disabilitas sering mengalami keterbatasan dalam memahami kesehatan reproduksi akibat rendahnya pendidikan reproduksi serta terbatasnya
HTPHTP Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 68 lansia yang tinggal di Sentra Terpadu Pangudi LuhurPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel terdiri dari 68 lansia yang tinggal di Sentra Terpadu Pangudi Luhur
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Masa nifas merupakan periode penting untuk pemulihan fisik dan psikologis ibu setelah melahirkan. Salah satu keluhan umum yang dialami adalah gangguanMasa nifas merupakan periode penting untuk pemulihan fisik dan psikologis ibu setelah melahirkan. Salah satu keluhan umum yang dialami adalah gangguan
UIN WALISONGOUIN WALISONGO Penelitian ini melibatkan 28 mahasiswa Malang berusia 18 hingga 22 tahun yang berpartisipasi secara sukarela. Pendekatan penelitian didasarkan pada metodePenelitian ini melibatkan 28 mahasiswa Malang berusia 18 hingga 22 tahun yang berpartisipasi secara sukarela. Pendekatan penelitian didasarkan pada metode
Useful /
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR Metode: Penelitian eksperimental dilakukan dengan metode in vivo menggunakan desain posttest-only control group yang terdiri atas 3 kelompok perlakuanMetode: Penelitian eksperimental dilakukan dengan metode in vivo menggunakan desain posttest-only control group yang terdiri atas 3 kelompok perlakuan
POLTEKKES DENPASARPOLTEKKES DENPASAR It is proven that anxiety in pregnancy can be reduced through physical exercise, one of which is yoga. Yoga in pregnancy is more effective in reducingIt is proven that anxiety in pregnancy can be reduced through physical exercise, one of which is yoga. Yoga in pregnancy is more effective in reducing
HTPHTP Puskesmas telah melaksanakan program PTM berdasarkan Permenkes No. 71 Tahun 2015 dan memiliki SOP tersendiri. Pelayanan oleh tenaga kesehatan cukup baik,Puskesmas telah melaksanakan program PTM berdasarkan Permenkes No. 71 Tahun 2015 dan memiliki SOP tersendiri. Pelayanan oleh tenaga kesehatan cukup baik,
OJSSTIKESBANYUWANGIOJSSTIKESBANYUWANGI Temuan ini mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan saja tidak selalu menjamin perubahan persepsi. Oleh karena itu, program pencegahan stunting perluTemuan ini mengindikasikan bahwa tingkat pengetahuan saja tidak selalu menjamin perubahan persepsi. Oleh karena itu, program pencegahan stunting perlu