SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER

Jurnal Ilmiah Manajemen dan AkuntansiJurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kecamatan Rasanae Timur yang berjumlah 72 orang, dengan sampel sebanyak 32 pegawai PNS yang ditentukan menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan studi pustaka, sedangkan analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, regresi linier sederhana, uji korelasi, uji koefisien determinasi, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional tidak berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,401 > 0,05 dan nilai t hitung sebesar 0,852 < t tabel sebesar 1,697. Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh signifikan ditolak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor lain di luar kepemimpinan transformasional lebih dominan dalam memengaruhi motivasi kerja pegawai Kecamatan Rasanae Timur.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat pengaruh signifikan antara Kepemimpinan Transformasional terhadap Motivasi Kerja Pegawai di Kecamatan Rasanae Timur.Penelitian ini mengindikasikan bahwa faktor-faktor lain di luar kepemimpinan transformasional memiliki peran yang lebih besar dalam memengaruhi motivasi kerja pegawai di wilayah tersebut.Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mengidentifikasi dan mengoptimalkan faktor-faktor tersebut guna meningkatkan motivasi kerja pegawai.

Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat memperluas variabel penelitian dengan menambahkan faktor-faktor lain yang mungkin memengaruhi motivasi kerja, seperti budaya organisasi, kompensasi, dan karakteristik demografis pegawai. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi variabel mediasi atau moderasi yang dapat menjelaskan hubungan antara kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja, misalnya melalui analisis peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model kepemimpinan yang lebih adaptif terhadap konteks lokal Kecamatan Rasanae Timur, dengan mempertimbangkan karakteristik unik dari pegawai dan lingkungan kerja di wilayah tersebut. Dengan demikian, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang faktor-faktor yang memengaruhi motivasi kerja pegawai dan memberikan dasar bagi pengembangan strategi peningkatan motivasi kerja yang efektif.

Read online
File size410.39 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test