OJS INDONESIAOJS INDONESIA
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan PendidikanSIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan PendidikanDigitalisasi pelayanan kesehatan membawa perubahan signifikan dalam tata kelola rumah sakit, khususnya terkait perlindungan data dan tanggung jawab hukum terhadap rekam medis elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk berdasarkan regulasi yang berlaku di Indonesia. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan analisis literatur hukum primer serta sekunder. Hasil kajian menunjukkan bahwa rumah sakit memiliki tanggung jawab hukum multidimensi, meliputi aspek perdata, pidana, dan administratif, dalam menjamin keamanan, kerahasiaan, dan integritas data pasien. Implementasi rekam medis elektronik mewajibkan rumah sakit menerapkan standar perlindungan data, sistem keamanan informasi, serta mekanisme pelaporan dan audit berkala sesuai Permenkes No. 24 Tahun 2022, UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, dan UU No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Kelalaian dalam pengelolaan data digital dapat menimbulkan sanksi hukum dan kerugian bagi pasien. Oleh karena itu, rumah sakit dituntut untuk meningkatkan tata kelola teknologi, kapasitas sumber daya manusia, dan kepatuhan terhadap regulasi guna memastikan perlindungan hak pasien di era digitalisasi pelayanan kesehatan.
Rumah sakit kini diwajibkan untuk menyelenggarakan rekam medis elektronik sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 24 Tahun 2022, yang menuntut adanya sistem pencatatan, penyimpanan, dan perlindungan data pasien secara elektronik dengan prinsip keamanan dan kerahasiaan yang tinggi.Bentuk tanggung jawab hukum rumah sakit meliputi aspek perdata, pidana, dan administratif.Secara perdata, pasien yang dirugikan akibat kelalaian rumah sakit dalam menjaga kerahasiaan dan keamanan data berhak menuntut ganti rugi berdasarkan Pasal 1365 KUH Perdata.Secara pidana, pembocoran atau penyalahgunaan data medis dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan terkait perlindungan data pribadi dan kerahasiaan medis.Dalam aspek administratif, rumah sakit dapat dikenai sanksi berupa teguran, denda, hingga pencabutan izin operasional apabila terbukti lalai dalam memenuhi standar perlindungan data pasien.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas implementasi standar enkripsi AES-256 dalam melindungi data pasien di rumah sakit, khususnya dalam menghadapi ancaman siber. Selain itu, studi tentang pengaruh pelatihan sumber daya manusia terhadap peningkatan kepatuhan terhadap regulasi perlindungan data pribadi juga relevan, karena kemampuan staf dalam mengelola data secara aman menjadi kunci keberhasilan digitalisasi pelayanan kesehatan. Penelitian lain dapat mengkaji dampak penggunaan sistem telemedicine terhadap peningkatan akses layanan kesehatan di daerah terpencil, sekaligus mengevaluasi tantangan hukum yang muncul akibat perbedaan regulasi antar daerah. Ketiga saran ini saling melengkapi dalam memperkuat fondasi hukum dan teknologi dalam transformasi digital sektor kesehatan.
| File size | 373.73 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Soeharsono Banjarmasin pada bulan September 2022. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peserta telah menerima materi terkait kelengkapan review identifikasi,Soeharsono Banjarmasin pada bulan September 2022. Hasil sosialisasi menunjukkan bahwa peserta telah menerima materi terkait kelengkapan review identifikasi,
IJRETINAIJRETINA Pengobatan IVB untuk nAMD menghasilkan perbaikan anatomi yang signifikan dan terbukti paling efektif pada pasien dengan ketajaman penglihatan awal yangPengobatan IVB untuk nAMD menghasilkan perbaikan anatomi yang signifikan dan terbukti paling efektif pada pasien dengan ketajaman penglihatan awal yang
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Tujuan Penelitian ini adalah untuk merancang Sistem Informasi Manajemen Klinik Terintegrasi, Jenis penelitian kualitatif, dengan sumber data primer dariTujuan Penelitian ini adalah untuk merancang Sistem Informasi Manajemen Klinik Terintegrasi, Jenis penelitian kualitatif, dengan sumber data primer dari
PENERBITPENERBIT Integrasi teknologi membuka peluang untuk variasi strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif. Dukungan dari pemerintah, pengawas sekolah, danIntegrasi teknologi membuka peluang untuk variasi strategi pembelajaran yang lebih kreatif dan efektif. Dukungan dari pemerintah, pengawas sekolah, dan
PENERBITPENERBIT Prestasi akademik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh faktor pembelajaran di kelas. Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampakPrestasi akademik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh faktor pembelajaran di kelas. Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampak
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA 563 sampel. Prevalensi HIV tertinggi terjadi pada tahun 1992‑1999 (114 kasus, 61,6%) dan AIDS tertinggi pada tahun 2012 (85 kasus, 58,6%). Sebagian besar563 sampel. Prevalensi HIV tertinggi terjadi pada tahun 1992‑1999 (114 kasus, 61,6%) dan AIDS tertinggi pada tahun 2012 (85 kasus, 58,6%). Sebagian besar
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Rumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan secara lengkap. Salah satu parameter untuk menentukan mutu pelayanan kesehatanRumah sakit merupakan fasilitas pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan secara lengkap. Salah satu parameter untuk menentukan mutu pelayanan kesehatan
UNPAMUNPAM Proses manajemen data dan informasi menjadi lebih efektif, menghasilkan output yang lebih cepat sehingga masalah-masalah yang terjadi pada koperasi PTProses manajemen data dan informasi menjadi lebih efektif, menghasilkan output yang lebih cepat sehingga masalah-masalah yang terjadi pada koperasi PT
Useful /
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Strategi ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga berhasil memotivasi mahasiswa untuk mengadopsi perilaku yang lebih sehat dan beretika dengan dukunganStrategi ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga berhasil memotivasi mahasiswa untuk mengadopsi perilaku yang lebih sehat dan beretika dengan dukungan
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Keterbatasan terletak pada sampel terbatas dan data yang bersifat retrospektif. Pengembalian berkas klaim akibat ketidakakuratan kode diagnosis mencapaiKeterbatasan terletak pada sampel terbatas dan data yang bersifat retrospektif. Pengembalian berkas klaim akibat ketidakakuratan kode diagnosis mencapai
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitanKesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara fisik, mental dan sosial secara utuh, tidak semata-mata bebas dari penyakit atau kecacatan yang berkaitan
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dampak program pengembangan diri bagi peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Muallimin Univa Medan, serta kebijakanPenelitian ini bertujuan untuk menentukan dampak program pengembangan diri bagi peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Muallimin Univa Medan, serta kebijakan