UntikaUntika
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu TeknikSIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu TeknikStudi kasus merupakan pendekatan penelitian yang krusial dalam arsitektur karena kemampuannya untuk mengeksplorasi fenomena dalam konteks dunia nyata yang kompleks. Jurnal ini bertujuan untuk menganalisis penerapan studi kasus eksplanatori, yaitu sebuah metode yang melampaui deskripsi untuk menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana suatu fenomena terjadi. Dengan meninjau literatur mengenai persepsi manusia dalam bangunan, koordinasi dalam proyek besar, hingga metodologi riset arsitektur, tulisan ini merumuskan kerangka kerja studi kasus eksplanatori yang relevan bagi akademisi dan praktisi arsitektur. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan eksplanatori sangat efektif dalam membangun model teoretis baru dan memahami interaksi antara aspek fisik bangunan dengan perilaku pengguna.
Studi kasus eksplanatori dalam arsitektur bukan sekadar metode pengumpulan data, melainkan metode pembangunan teori.Dengan mengintegrasikan aspek neural-perseptual, koordinasi sistemik, dan re-interpretasi makna fisik, riset arsitektur dapat memberikan kontribusi yang lebih tajam bagi ilmu pengetahuan.Arsitek tidak hanya menjadi perancang, tetapi juga ilmuwan yang mampu menjelaskan dampak lingkungan binaan terhadap peradaban manusia secara logis dan terstruktur.Studi kasus eksplanatori juga adalah media yang sangat komprehensif untuk mengembangkan teori arsitektur baru atau menguji teori yang sudah ada.Kekuatannya terletak pada kedalaman analisis sebuah desain bekerja secara fungsional arsitektur maupun sosial.Ketajaman peneliti dalam menghubungkan bukti-bukti empiris dengan proposisi teoretis menjadi kunci keberhasilan metode ini.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan studi kasus eksplanatori yang berfokus pada pengaruh desain arsitektur terhadap perilaku pengguna dalam konteks budaya spesifik. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen desain tertentu memengaruhi persepsi dan perilaku pengguna, serta bagaimana konteks budaya lokal mempengaruhi adopsi teknologi dan desain. Selain itu, studi kasus eksplanatori juga dapat diterapkan untuk menganalisis koordinasi dalam proyek arsitektur berskala besar, dengan tujuan memahami dinamika interaksi antar variabel dan bagaimana pendekatan eksplanatori dapat membantu dalam pengelolaan proyek tersebut. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan model teoretis baru dalam arsitektur, dengan menggunakan studi kasus eksplanatori sebagai metode utama untuk menghubungkan data empiris dengan teori-teori persepsi dan sosial.
| File size | 112.35 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
PANDAWANPANDAWAN Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana teknologi penyimpanan terdesentralisasi seperti IPFS dapat mendukung pengembanganPenelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana teknologi penyimpanan terdesentralisasi seperti IPFS dapat mendukung pengembangan
UKDCUKDC Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan tahap analisa yang berkaitan dengan unsur perancangan. Analisa tersebut ialah analisa site, view,Data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan tahap analisa yang berkaitan dengan unsur perancangan. Analisa tersebut ialah analisa site, view,
UKDCUKDC Prinsip Ekonomi menantang desain perancangan arsitektur yang orisinil dan berkualitas. Namun muncul kecenderungan konsep visual yang hampir serupa akibatPrinsip Ekonomi menantang desain perancangan arsitektur yang orisinil dan berkualitas. Namun muncul kecenderungan konsep visual yang hampir serupa akibat
UNPANDUNPAND kawasan multi agama merupakan suatu kawasan yang terdiri dari area tempat beribadah dan area berpariwisata khususnya wisata religius. Suatu kawasan dimanakawasan multi agama merupakan suatu kawasan yang terdiri dari area tempat beribadah dan area berpariwisata khususnya wisata religius. Suatu kawasan dimana
UNPANDUNPAND Di dalam penulisan ini menggunakan metode secara deskriptif kualitatif dimana dengan cara mengupulkan adanya suatu data sekunder yaitu berupa literaturDi dalam penulisan ini menggunakan metode secara deskriptif kualitatif dimana dengan cara mengupulkan adanya suatu data sekunder yaitu berupa literatur
UNILAKUNILAK Berkaitan dengan hal tersebut, diperlukan pembangunan fasilitas baru untuk menampung seluruh aktivitas tersebut. Karena gedung pascasarjana di UniversitasBerkaitan dengan hal tersebut, diperlukan pembangunan fasilitas baru untuk menampung seluruh aktivitas tersebut. Karena gedung pascasarjana di Universitas
UNKLABUNKLAB Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan extreme programming model. Dalam extreme programming terdiri dari beberapa tahap, seperti tahap perencanaan,Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan extreme programming model. Dalam extreme programming terdiri dari beberapa tahap, seperti tahap perencanaan,
IAINGAWIIAINGAWI Masjid Agung Banten menyampaikan pesan dakwah yang menyangkut akidah, syariah, dan akhlak melalui elemen-elemen arsitekturnya. Pada masa Kesultanan Banten,Masjid Agung Banten menyampaikan pesan dakwah yang menyangkut akidah, syariah, dan akhlak melalui elemen-elemen arsitekturnya. Pada masa Kesultanan Banten,
Useful /
UntikaUntika Dimana pada ruas Jalan Pulau Sulawesi diperoleh nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,36 dan pada ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin diperolehDimana pada ruas Jalan Pulau Sulawesi diperoleh nilai Derajat Kejenuhan (DJ) sebesar 0,36 dan pada ruas Jalan Ahmad Yani – Jalan Sultan Hasanuddin diperoleh
UntikaUntika Penelitian yang dilakukan Badan Geologi (2020), wilayah Sulawesi Tengah termasuk dalam kategori daerah rawan longsor akibat kombinasi faktor geologi, iklim,Penelitian yang dilakukan Badan Geologi (2020), wilayah Sulawesi Tengah termasuk dalam kategori daerah rawan longsor akibat kombinasi faktor geologi, iklim,
UNILAKUNILAK Waktu kerja bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor Umum paling lama 8 (delapan) jam sehari, sehingga tempat istirahat juga digunakan untuk tempat pergantianWaktu kerja bagi Pengemudi Kendaraan Bermotor Umum paling lama 8 (delapan) jam sehari, sehingga tempat istirahat juga digunakan untuk tempat pergantian
UNILAKUNILAK Maka diperlukan wadah berupa pusat kegiatan untuk terus melestarikan kerajinan tradisional tenun songket agar tidak punah dan perlunya memberikan informasiMaka diperlukan wadah berupa pusat kegiatan untuk terus melestarikan kerajinan tradisional tenun songket agar tidak punah dan perlunya memberikan informasi