UntikaUntika
SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu TeknikSIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu TeknikPenelitian yang dilakukan Badan Geologi (2020), wilayah Sulawesi Tengah termasuk dalam kategori daerah rawan longsor akibat kombinasi faktor geologi, iklim, dan aktivitas manusia. Khususnya penelitian ini mengkaji longsoran tanah arah jurang pada ruas jalan Kebun Kopi-Toboli. Stabilitas lereng merupakan aspek penting dalam keberlanjutan infrastruktur jalan, khususnya pada ruas jalan Kebun Kopi–Toboli Km 57 100 yang rawan longsor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik tanah, mengevaluasi kondisi kestabilan lereng, serta menilai efektivitas perkuatan Dinding Penahan Tanah (DPT) dalam meningkatkan faktor keamanan. Data tanah diperoleh melalui pengeboran hingga kedalaman 28 m, pengujian laboratorium, dan analisis klasifikasi tanah berdasarkan sistem USCS. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa lapisan tanah terdiri dari ML dan SM pada kedalaman 3,5–24 m, sedangkan pada kedalaman lebih dari 25 m ditemukan lapisan batuan (rock). Tanah tersebut memiliki kohesi rendah (0,324–0,399 kg/cm²) dan sudut geser dalam berkisar 20,3°–29,9°, sehingga tergolong rawan longsor. Dari hasil analisis stabilitas lereng menggunakan DPT diperoleh faktor keamanan terhadap guling (fs) yaitu 3,429, faktor keamanan terhadap geser (fs) yaitu 4,05 dan stabilitas daya dukung dinding penahan (fs) yaitu 2,571 lebih besar dari faktor keamanan yang disyaratkan yaitu Fs = 2. Dengan demikian, metode perkuatan ini direkomendasikan sebagai solusi teknis untuk mitigasi bencana longsor pada ruas jalan Kebun Kopi–Toboli.
Karakteristik Tanah pada Ruas Jalan Kebun-kopi Toboli KM57 100.Berdasarkan hasil klasifikasi USCS, lapisan tanah pada kedalaman 0–6 m termasuk dalam kelompok SP (Poorly Graded Sand) yang bersifat non-kohesif dan berpermeabilitas tinggi sehingga relatif mudah mengalami erosi.Pada kedalaman 7,5–8 m ditemukan tanah ML (Low Plasticity Silt) yang memiliki plastisitas rendah dan peka terhadap kadar air.Lapisan 11,5–12 m serta 17,5–18 m dikategorikan sebagai SM (Silty Sand), yaitu tanah pasir dengan fraksi halus yang menurunkan permeabilitas dan meningkatkan kompresibilitas.Pada kedalaman 23,5–24 m kembali ditemukan lapisan ML (Low to Medium Plasticity Silt) yang memiliki sifat kohesif lebih besar dibanding lapisan di atasnya.Sementara itu, lapisan terdalam pada kedalaman 25–30 m berupa material batuan (rock) yang tidak termasuk dalam sistem klasifikasi USCS.Stabilitas Lereng menggunakan DPT pada Ruas Jalan Kebun Km 57 100.Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai tekanan tanah aktif yaitu 98,672 kN dan nilai tekanan tanah pasif yaitu 337,544 kN.Stabilitas dinding penahan tanah terhadap guling (fs) yaitu 3,429, Stabilitas dinding penahan tanah terhadap geser (fs) yaitu 4,05 dan stabilitas daya dukung dinding penahan (fs) yaitu 2,571 lebih besar dari faktor keamanan yang disyaratkan yaitu Fs = 2.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikemukakan. Pertama, dilakukan analisis perbandingan efektivitas Dinding Penahan Tanah (DPT) dengan struktur penahan alternatif seperti dinding beton atau sistem perkuatan biologis pada tanah berbeda. Kedua, dikaji pengaruh perubahan iklim terhadap stabilitas lereng di daerah rawan longsor dengan mempertimbangkan variabel seperti curah hujan ekstrem dan perubahan pola tanah. Ketiga, dikembangkan model prediksi longsor berbasis data geofisika dan teknik pemrosesan citra satelit untuk meningkatkan akurasi mitigasi bencana. Penelitian-penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengambilan kebijakan dan desain infrastruktur yang lebih berkelanjutan di wilayah rawan longsor.
- Stabilitas Lereng Dengan Menggunakan Dinding Penahan Tanah Pada Ruas Jalan Kebun Kopi: Slope Stability... ojs.untika.ac.id/index.php/siparstika/article/view/1076Stabilitas Lereng Dengan Menggunakan Dinding Penahan Tanah Pada Ruas Jalan Kebun Kopi Slope Stability ojs untika ac index php siparstika article view 1076
- Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
| File size | 904.46 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALEQUIVALENTJURNALEQUIVALENT Yamin–Wahid Hasyim I serta mengidentifikasi atribut pelayanan yang menjadi prioritas utama untuk peningkatan kinerja. Metode: Penelitian ini menggunakanYamin–Wahid Hasyim I serta mengidentifikasi atribut pelayanan yang menjadi prioritas utama untuk peningkatan kinerja. Metode: Penelitian ini menggunakan
LPPMUNSERALPPMUNSERA Indeks kebugaran kerja harian telah dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor kecukupan tidur, faktor gangguan siklus sirkadian, dan faktor individu.Indeks kebugaran kerja harian telah dikembangkan dengan mempertimbangkan faktor kecukupan tidur, faktor gangguan siklus sirkadian, dan faktor individu.
E JOURNALLPPMUNSAE JOURNALLPPMUNSA Usaha home industry Tempe Rahayu menunjukkan keberlangsungan yang kuat berkat kombinasi faktor internal seperti modal usaha pribadi yang stabil, keterampilanUsaha home industry Tempe Rahayu menunjukkan keberlangsungan yang kuat berkat kombinasi faktor internal seperti modal usaha pribadi yang stabil, keterampilan
UNP KEDIRIUNP KEDIRI Kualitas pendidikan ditentukan oleh hasil belajar siswa, yang mencerminkan perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mereka. Penelitian ini bertujuanKualitas pendidikan ditentukan oleh hasil belajar siswa, yang mencerminkan perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mereka. Penelitian ini bertujuan
EJOURNALUNIGOROEJOURNALUNIGORO Di sisi lain, jika terjadi keterlambatan, itu dapat menjadi kendala serius dalam proyek pembangunan dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. KeterlambatanDi sisi lain, jika terjadi keterlambatan, itu dapat menjadi kendala serius dalam proyek pembangunan dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Keterlambatan
DINASTIPUBDINASTIPUB Selain tiga variabel eksogen tersebut yang memengaruhi variabel endogen Keputusan Pembelian, masih terdapat banyak faktor lain termasuk Kualitas Produk,Selain tiga variabel eksogen tersebut yang memengaruhi variabel endogen Keputusan Pembelian, masih terdapat banyak faktor lain termasuk Kualitas Produk,
KOMPETIFKOMPETIF Populasi penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Manajemen semester empat di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Riau, dengan sampel berjumlah 74 orangPopulasi penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Manajemen semester empat di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Riau, dengan sampel berjumlah 74 orang
UNILAUNILA Manajemen Hutan Kota Cianjur belum efektif dalam pemeliharaan vegetasi, pengelolaan pariwisata, dan aspek institusi, sehingga diperlukan strategi prioritasManajemen Hutan Kota Cianjur belum efektif dalam pemeliharaan vegetasi, pengelolaan pariwisata, dan aspek institusi, sehingga diperlukan strategi prioritas
Useful /
RISETEKONOMIRISETEKONOMI Nilai koefisien determinasi sebesar 47,9 persen. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadapNilai koefisien determinasi sebesar 47,9 persen. Berdasarkan hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa inflasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap
RISETEKONOMIRISETEKONOMI Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif yaitu mengumpulkan data sekunder berupa informasi time series dari tahun 2017 - 2022. Regresi linier bergandaPenelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif yaitu mengumpulkan data sekunder berupa informasi time series dari tahun 2017 - 2022. Regresi linier berganda
UNILAUNILA Hasil analisis chi-square menunjukkan bahwa ketebalan papan dan persentase kayu teras berkorelasi signifikan dengan penyusunan skedul pengeringan. SkedulHasil analisis chi-square menunjukkan bahwa ketebalan papan dan persentase kayu teras berkorelasi signifikan dengan penyusunan skedul pengeringan. Skedul
UNILAUNILA Nilai MOE ketiga spesies kayu tergolong kelas kekuatan IV‑V, sedangkan MOR dan kekuatan kompresi sejajar serat tergolong kelas IV. Nilai kekerasan kayuNilai MOE ketiga spesies kayu tergolong kelas kekuatan IV‑V, sedangkan MOR dan kekuatan kompresi sejajar serat tergolong kelas IV. Nilai kekerasan kayu