UntikaUntika

SIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu TeknikSIPARSTIKA: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Teknik

Penjadwalan proyek merupakan salah satu aspek penting dalam manajemen proyek. Dengan melakukan penjadwalan proyek dapat diperoleh pemahaman lebih baik mengenai hubungan antara setiap aktifitas dan keseluruhan proyek sehingga dapat diidentifikasi aktivitas yang dapat didahulukan, aktivitas yang dapat dikerjakan secara bersamaan, dan aktivitas yang memiliki keterkaitan satu sama lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jalur kritis dan untuk mengetahui berapa lama durasi penyelesaian proyek menggunakan metode CPM pada proyek pembangunan gedung Ruang Kelas Baru SMK Negeri 1 yang berlokasikan di Jl. Ki Hajar Dewantara No. 17,KARATON, Kec. Luwuk, Kab Bnggai. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menganalisis serta menyajikan data dalam bentuk angka untuk menggambarkan kondisi proyek secara objektif. Data primer dan data sekunder digunakan sebagai sumber informasi utama dalam penelitian ini. Alat analisis data yang diterapkan adalah metode Critical Path Method (CPM), yaitu teknik analisis jaringan kerja (network planning) yang berfungsi untuk menentukan jalur atau lintasan kritis dalam pelaksanaan proyek.

Berdasarkan hasil identifikasi menggunakan metode Critical Path Method (CPM), diketahui bahwa lintasan kritis terdapat pada urutan kegiatan pekerjaan pengukuran dan bouwplank, pekerjaan penggalian pondasi foot plat, pekerjaan galian tanah pondasi batu gunung, pekerjaan urungan bekas galian, pekerjaan pondasi batu belah, pekerjaan beton foot plat-FP 1 (Fc 21 Mpa), pekerjaan kolom pedestal K1-40 x 50 (Fc 21 Mpa), pekerjaan beton sloof 25/40 SL-1&-2 (Fc 21 Mpa), pekerjaaan beton kolom K3 dan KP (Fc 21 Mpa), pekerjaan balok beton BL 1,2,3, & 4 (Fc 21 Mpa), pekerjaan beton plat lantai tebal 12 cm (Fc 21 Mpa), pekerjaan pasangan dinding dan plesteran, pekerjaan finishing lantai dan dinding, pekerjaan pengecetan dan finising lainnya, pekerjaan pembersihan akhir.Hasil analisis dengan menerapkan metode Critical Path Method (CPM) menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru SMK Negeri 1 Luwuk adalah 169 hari kerja.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh faktor-faktor eksternal, seperti kondisi cuaca dan ketersediaan material, terhadap durasi proyek dan jalur kritis. Hal ini penting untuk memahami bagaimana faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi jadwal proyek dan merumuskan strategi mitigasi yang efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model penjadwalan yang lebih adaptif terhadap perubahan yang tidak terduga selama pelaksanaan proyek, misalnya dengan mengintegrasikan metode CPM dengan teknik simulasi Monte Carlo untuk memperhitungkan ketidakpastian dalam durasi aktivitas. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan teknologi digital, seperti Building Information Modeling (BIM), untuk meningkatkan akurasi perencanaan dan penjadwalan proyek, serta memfasilitasi kolaborasi yang lebih baik antara para pemangku kepentingan. Dengan demikian, diharapkan dapat dihasilkan jadwal proyek yang lebih realistis dan efisien, serta meminimalkan risiko keterlambatan dan biaya overrun.

  1. TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) | TRIDARMA: Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM). tridarma... doi.org/10.35335/abdimas.v5i2.3213TRIDARMA Pengabdian Kepada Masyarakat PkM TRIDARMA Pengabdian Kepada Masyarakat PkM tridarma doi 10 35335 abdimas v5i2 3213
  2. PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU SMK NEGERI 1 LUWUK MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD... ojs.untika.ac.id/index.php/siparstika/article/view/1269PENJADWALAN PROYEK PEMBANGUNAN RUANG KELAS BARU SMK NEGERI 1 LUWUK MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD ojs untika ac index php siparstika article view 1269
Read online
File size786.55 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test