UNDIKMAUNDIKMA

Journal of English Language TeachingJournal of English Language Teaching

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kesulitan dan hambatan yang dihadapi pengajar saat merancang kursus Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) bagi mahasiswa pariwisata. Komunikasi dengan orang asing dianggap oleh mayoritas pemangku kepentingan Lombok sebagai tantangan terbesar bagi masyarakat lokal. Mahasiswa harus mampu berbicara dan menulis dalam bahasa Inggris karena bagaimana informasi dan pengetahuan menyebar di dunia yang semakin global. Untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa, English for Specific Purposes (ESP) dirancang. Dalam penelitian ini, dosen ESP di STP Mataram memiliki gelar dalam pendidikan dan/atau bahasa; oleh karena itu, dipertanyakan apakah mereka memiliki pemahaman spesifik tentang subjek yang dipelajari mahasiswa. Dosen di STP Mataram mungkin menghadapi tantangan dalam mengelola dan merancang kursus dengan aktivitas yang relevan di kelas, apalagi menjawab pertanyaan tentang subjek, istilah teknis, dan ide yang tidak mereka pahami sepenuhnya. Selain itu, dosen juga menghadapi kesulitan dalam memilih teks atau sumber lain berdasarkan tingkat keahlian mereka dalam subjek tersebut. Dalam mengajar kelas secara efisien, dosen ESP harus mengembangkan kurikulum, menyediakan materi yang diperlukan, bekerja dengan spesialis subjek, melakukan penelitian, dan mengevaluasi mahasiswa serta kursus. Analisis kebutuhan yang menyeluruh akan memungkinkan desainer kursus untuk menciptakan kursus yang unik dan sesuai untuk mahasiswa serta mempertimbangkan pengetahuan sebelumnya mahasiswa tentang penggunaan bahasa Inggris.

Penelitian ini menunjukkan bahwa dosen ESP di STP Mataram belum sepenuhnya menerapkan kursus ESP saat mengajar mahasiswa tahun pertama.Ide merancang kursus ESP yang komprehensif terlihat sulit karena membutuhkan dosen ESP untuk melakukan banyak tugas sekaligus agar kursus dapat hidup.Selain mengajar dan menjalankan kelas secara efisien, dosen ESP juga harus mengembangkan kurikulum, menyediakan materi yang diperlukan, bekerja dengan spesialis subjek, melakukan penelitian, dan mengevaluasi mahasiswa serta kursus.Karena setiap level sama-sama menantang, tampaknya sulit mengidentifikasi tugas mana yang paling penting.Namun, karena penelitian ini hanya melihat ESP untuk mahasiswa pariwisata, disarankan untuk penelitian yang lebih luas dan mendalam tentang penerapan ESP di seluruh universitas.

Penelitian lanjutan dapat menginvestigasi efektivitas integrasi skenario dunia nyata dalam kursus ESP untuk meningkatkan keterampilan komunikasi mahasiswa. Selain itu, studi dapat mengeksplorasi dampak pelatihan dosen terhadap kualitas kursus ESP, terutama dalam memahami konten spesifik bidang pariwisata. Penelitian juga dapat meneliti peran teknologi dalam pengembangan materi ESP yang relevan dengan kebutuhan industri pariwisata, termasuk penggunaan platform digital untuk meningkatkan interaktivitas dan aksesibilitas materi pembelajaran.

  1. Applying Thematic Analysis to Education: A Hybrid Approach to Interpreting Data in Practitioner Research... doi.org/10.1177/1609406920918810Applying Thematic Analysis to Education A Hybrid Approach to Interpreting Data in Practitioner Research doi 10 1177 1609406920918810
  2. Journal of English Language Teaching. problems challenges designing esp course hospitality tourism students... e-journal.undikma.ac.id/index.php/joelt/article/view/11329Journal of English Language Teaching problems challenges designing esp course hospitality tourism students e journal undikma ac index php joelt article view 11329
  3. Journal of English Language Teaching. readiness english skills mataram tourism vocational college students... doi.org/10.33394/jo-elt.v5i2.2308Journal of English Language Teaching readiness english skills mataram tourism vocational college students doi 10 33394 jo elt v5i2 2308
Read online
File size276.15 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test