UNIRA MALANGUNIRA MALANG

AL-WIJDÃN Journal of Islamic Education StudiesAL-WIJDÃN Journal of Islamic Education Studies

Keberagaman yang ada di Indonesia menciptakan keharmonisan namun juga menciptakan konflik. Dalam menyelesaikan konflik, diskusi harus diadakan untuk menciptakan perdamaian. Perdamaian dalam menyelesaikan suatu konflik tidak hanya dilakukan oleh laki-laki tetapi perempuan juga memiliki peran yang sangat besar dalam menyuarakan perdamaian.. Dengan perkembangan teknologi dan media informasi, kampanye perdamaian dapat dilakukan dengan menggunakan media sosial namun harus dilakukan oleh lembaga-lembaga yang telah terorganisir secara sistematis sehingga tujuan perdamaian dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kontribusi AMAN Indonesia sebagai lembaga perempuan terbesar di Indonesia dalam menyuarakan perdamaian perempuan Muslim di Indonesia melalui media sosial. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan menggunakan studi kepustakaan. Hasil penelitian institusional untuk menyuarakan perempuan dapat dilakukan dengan gerakan sosial yang terorganisir dan bertransformasi menggunakan teknologi baru seperti media sosial. AMAN Indonesia sebagai organisasi yang terorganisir dengan baik menggunakan media sosial sebagai alat dalam menyuarakan perdamaian wanita Muslim di Indonesia. Kegiatan yang dilakukan AMAN Indonesia dalam menyuarakan perdamaian perempuan Muslim di Indonesia adalah melakukan dialog terbuka, diskusi kelompok, menonton film damai, dan edukasi di media sosial.

Perempuan memiliki kontribusi penting dalam melaksanakan gerakan sosial dan berkontribusi pada aksi perdamaian terkait konflik yang terjadi.Dalam melaksanakan gerakan sosial, perempuan harus memiliki organisasi atau institusi yang terorganisir dengan baik sehingga kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan dampak yang sangat baik.Selain itu, institusi yang terorganisir perlu dilengkapi dengan penggunaan teknologi baru seperti media sosial.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris sejauh mana penggunaan media sosial meningkatkan partisipasi perempuan Muslim dalam gerakan perdamaian di komunitas lokal, dengan mengumpulkan data survei dan wawancara mendalam pada anggota AMAN Indonesia serta masyarakat umum. Selain itu, studi komparatif antara AMAN Indonesia dan organisasi serupa di negara Asia Tenggara lainnya dapat mengevaluasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan program edukasi perdamaian berbasis teknologi, sehingga dapat diidentifikasi praktik terbaik yang dapat diadopsi secara lintas budaya. Selanjutnya, penelitian longitudinal yang memantau dampak jangka panjang program dialog terbuka, diskusi kelompok, dan film damai yang dilaksanakan melalui platform digital dapat menilai perubahan persepsi dan perilaku peserta terhadap toleransi dan resolusi konflik, serta mengidentifikasi tantangan operasional yang perlu diatasi untuk menjaga keberlanjutan inisiatif tersebut.

  1. Aktivisme dan Kesukarelawanan dalam Media Sosial Komunitas Kaum Muda Yogyakarta | Dewantara | Jurnal... doi.org/10.22146/jsp.10855Aktivisme dan Kesukarelawanan dalam Media Sosial Komunitas Kaum Muda Yogyakarta Dewantara Jurnal doi 10 22146 jsp 10855
Read online
File size865.61 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test