UINMYBATUSANGKARUINMYBATUSANGKAR
Indonesian Journal of Early Childhood Educational ResearchIndonesian Journal of Early Childhood Educational ResearchKeterampilan kolaboratif merupakan kompetensi abad ke-21 yang penting bagi siswa kelas awal, namun sering terabaikan dalam pembelajaran matematika tradisional. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) terhadap kemampuan kolaboratif siswa kelas dua dalam mempelajari perkalian dasar. Penelitian kuantitatif dengan desain kuasi‑eksperimental posttest‑only kontrol grup melibatkan 30 siswa yang dibagi secara merata menjadi grup eksperimen dan kontrol. Intervensi NHT dilaksanakan selama beberapa pertemuan menggunakan aktivitas terstruktur untuk meningkatkan interaksi teman sebaya dan pemecahan masalah bersama. Data dikumpulkan melalui kuesioner keterampilan kolaboratif dan lembar observasi guru. Hasil menunjukkan rata‑rata skor kolaborasi grup eksperimen sebesar 72,53, sedangkan grup kontrol 39,07; perbedaan signifikan (p < 0,05). Temuan mengindikasikan bahwa model NHT efektif meningkatkan kolaborasi siswa pada pembelajaran matematika, sehingga dapat direkomendasikan sebagai strategi untuk menumbuhkan keterampilan kerja tim sejak dini.
Model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) secara signifikan meningkatkan keterampilan kolaboratif siswa kelas dua dalam mempelajari perkalian dasar, terbukti dari selisih nilai rata‑rata yang besar antara grup eksperimen dan kontrol serta nilai signifikansi statistik yang tinggi.Siswa yang mengikuti model NHT menunjukkan partisipasi aktif dalam diskusi kelompok, tanggung jawab yang lebih tinggi, serta kemampuan menghargai dan bekerja sama dengan teman sebaya dalam menyelesaikan tugas.Oleh karena itu, model NHT dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pembelajaran efektif untuk mengembangkan kompetensi sosial dan akademik pada pendidikan dasar.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas model Numbered Heads Together pada mata pelajaran matematika selain perkalian, seperti penjumlahan atau pembagian, untuk menilai generalisasi pengaruhnya terhadap keterampilan kolaboratif (Apakah NHT meningkatkan kolaborasi pada topik matematika lainnya?). Selanjutnya, studi dengan sampel yang lebih besar dan melibatkan beberapa sekolah di berbagai wilayah dapat menguji konsistensi temuan serta mengidentifikasi faktor kontekstual yang memengaruhi hasil (Bagaimana variasi konteks sekolah memengaruhi efektivitas NHT?). Terakhir, penelitian kualitatif yang menggabungkan observasi mendalam dan wawancara siswa serta guru dapat mengungkap mekanisme internal proses kolaboratif yang terjadi selama intervensi NHT (Apa proses interaksi sosial yang mendasari peningkatan kolaborasi pada model NHT?). Dengan menggabungkan desain kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat memberikan gambaran komprehensif tentang potensi NHT dalam meningkatkan kompetensi kolaboratif pada pendidikan dasar.
- Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together (NHT)... doi.org/10.54371/ainj.v5i2.451Upaya Meningkatkan Keaktifan Siswa melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Number Head Together NHT doi 10 54371 ainj v5i2 451
- Efektivitas Penerapan Model Kooperatif Tipe Numbered Heds Together (NHT) Dalam Pembelajaran Matematika... journal.unpacti.ac.id/index.php/ELIPS/article/view/123Efektivitas Penerapan Model Kooperatif Tipe Numbered Heds Together NHT Dalam Pembelajaran Matematika journal unpacti ac index php ELIPS article view 123
- INTERNATIONAL COMMUNITY SERVICE: EMPOWERING EARLY CHILDHOOD THROUGH BOARD GAMES TO ENHANCE SELF-CARE... jurnal.piaud.org/index.php/kreasi/article/view/729INTERNATIONAL COMMUNITY SERVICE EMPOWERING EARLY CHILDHOOD THROUGH BOARD GAMES TO ENHANCE SELF CARE jurnal piaud index php kreasi article view 729
- Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research. enhancing love homeland early childhood p5... doi.org/10.31958/ijecer.v4i1.15026Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research enhancing love homeland early childhood p5 doi 10 31958 ijecer v4i1 15026
- Understanding and Enriching Problem Solving in Primary Mathematics | P. enriching problem solving primary... taylorfrancis.com/books/9781041057727Understanding and Enriching Problem Solving in Primary Mathematics P enriching problem solving primary taylorfrancis books 9781041057727
| File size | 525.22 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAILMIAILM Rata-rata nilai kelas meningkat dari 62,69 pada siklus I menjadi 81,78 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar yang meningkat dari 46,18% menjadi 100%.Rata-rata nilai kelas meningkat dari 62,69 pada siklus I menjadi 81,78 pada siklus II, dengan ketuntasan belajar yang meningkat dari 46,18% menjadi 100%.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Hasil penelitian ini dengan menggunakan metode adalah sebagai berikut: meningkatkan kemampuan diri tiap individu, saling menerima kekurangan terhadap perbedaanHasil penelitian ini dengan menggunakan metode adalah sebagai berikut: meningkatkan kemampuan diri tiap individu, saling menerima kekurangan terhadap perbedaan
UNIMALUNIMAL Data dikumpulkan melalui angket terhadap 10 Guru dan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GuruData dikumpulkan melalui angket terhadap 10 Guru dan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan pengabdian masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kemasan bagi produk, terutama produk pangan, tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga sebagai sarana promosi dan penyampaian informasi produk.Kemasan bagi produk, terutama produk pangan, tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga sebagai sarana promosi dan penyampaian informasi produk.
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rata dua pertemuan yakni 63,77% dengan kategori cukup aktif dan pada siklusHasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas siswa pada siklus I diperoleh rata-rata dua pertemuan yakni 63,77% dengan kategori cukup aktif dan pada siklus
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Kegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada bulan Juni 2023 menunjukkan bahwa petani di Moyo Utara harus lebih memperhatikan dosis penggunaan pestisidaKegiatan pengabdian yang telah dilakukan pada bulan Juni 2023 menunjukkan bahwa petani di Moyo Utara harus lebih memperhatikan dosis penggunaan pestisida
UNCMUNCM Tujuan penelitian ini untuk mengatahui pengaruh pelaksanaan model kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa yang dianalisis denganTujuan penelitian ini untuk mengatahui pengaruh pelaksanaan model kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar matematika siswa yang dianalisis dengan
MAHADEWAMAHADEWA Hasil penelitian pada siklus I dengan skor rata-rata hasil belajar siswa 74,80 dan daya serap siswa 74,80%. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswaHasil penelitian pada siklus I dengan skor rata-rata hasil belajar siswa 74,80 dan daya serap siswa 74,80%. Pada siklus II rata-rata hasil belajar siswa
Useful /
UWMYUWMY Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Sumber data berasal dari data primer yaitu observasi, dokumentasi,Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Sumber data berasal dari data primer yaitu observasi, dokumentasi,
UNIMALUNIMAL Data dikumpulkan melalui soal pilihan ganda dan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 78,33, sedangkanData dikumpulkan melalui soal pilihan ganda dan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 78,33, sedangkan
UNIMALUNIMAL Menggunakan metode kajian pustaka, data dari berbagai sumber dievaluasi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai penggunaan platform ini. TemuanMenggunakan metode kajian pustaka, data dari berbagai sumber dievaluasi untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai penggunaan platform ini. Temuan
UNIMALUNIMAL Berdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji non parametrik yakni uji Mann-Whitney Test, diperoleh hasil sig(2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecilBerdasarkan hasil uji hipotesis dengan menggunakan uji non parametrik yakni uji Mann-Whitney Test, diperoleh hasil sig(2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil