UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Pandemi Covid-19 di Indonesia membawa dampak buruk pada sektor ekonomi. Pelaku usaha mikro merupakan salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi Covid-19 yaitu mengalami penurunan omzet penjualan, sulit mendapatkan modal dan penurunan daya beli masyarakat. Maka dari itu untuk memulihkan perekonomian para pelaku usaha mikro pemerintah melalui KEMENKOPUKM menerbitkan program bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) dengan memberikan modal dasar guna membantu pelaku usaha agar tetap mempertahankan aktivitas usahanya di tengah krisis akibat pandemi Covid-19. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keberhasilan implementasi program bantuan BPUM di Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo dengan melihat dari dimensi isi kebijakan dan konteks kebijakan yang dikemukakan oleh Merilee S. Grindle. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.

Implementasi program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) di Kecamatan Sidoarjo Kabupaten Sidoarjo telah berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku dan memberikan dampak positif dalam pemulihan ekonomi UMKM.Namun, temuan penelitian menunjukkan masih diperlukan peningkatan sosialisasi, pemanfaatan platform digital SIPRAJA, serta penambahan staf operasional untuk mempercepat proses pendaftaran dan verifikasi.Oleh karena itu, keberlanjutan dan efektivitas program dapat ditingkatkan melalui penguatan koordinasi antar‑lembaga serta peningkatan kesadaran penerima bantuan dalam penggunaan modal dasar.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi efektivitas penggunaan platform digital SIPRAJA dalam mempercepat dan meningkatkan akurasi proses pendaftaran BPUM di tingkat kecamatan, dengan merumuskan pertanyaan: Bagaimana pengaruh penggunaan SIPRAJA terhadap kecepatan dan akurasi pendaftaran BPUM? Selain itu, diperlukan analisis komparatif implementasi BPUM antara Kabupaten Sidoarjo dan daerah lain di Jawa Timur untuk mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan, sehingga pertanyaan penelitian menjadi: Apa faktor-faktor utama yang membedakan keberhasilan program BPUM di berbagai wilayah? Selanjutnya, studi longitudinal dapat meneliti dampak jangka panjang bantuan BPUM terhadap kinerja usaha mikro, misalnya: Sejauh mana bantuan BPUM berkontribusi pada pertumbuhan omzet dan kelangsungan usaha mikro selama dua tahun setelah penerimaan bantuan? Dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, ketiga penelitian ini diharapkan memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan dalam memperbaiki desain dan pelaksanaan program bantuan publik di masa depan.

Read online
File size296.66 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test