UMJ PremiumUMJ Premium

JISI: Jurnal Integrasi Sistem IndustriJISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri

Perencanaan produksi merupakan suatu kegiatan yang sangat penting dan diperlukan dalam suatu perusahaan. Perencanaan produksi dapat dimulai dengan peramalan permintaan konsumen yang akan menjadi patokan dalam menentukan jumlah barang yang akan diproduksi. Bagian produksi tiang besi merupakan bagian yang sangat penting pada PT XYZ karena tiang besi merupakan produksi tertua yang masih beroperasi dan menghasilkan keuntungan terbesar bagi perusahaan. Permintaan pasar terhadap tiang besi tidaklah merata disetiap bulannya melainkan cendrung berpola musiman. Hal ini menyebabkan perencanaan produksi yang dilakukan oleh pihak perusahaan seringkali tidak tepat sehingga pemanfaatan sumber daya tidak merata disetiap periodenya. Oleh sebab itu perlu dilakukan penelitian agar dapat merencanakan produksi yang tepat untuk pola permintaan musiman. Berdasarkan hasil penelitian peramalan dilakukan dengan menggunakan metode konstan karena memiliki error terkecil. Sedangkan Perencanaan produksi agregat yang terpilih yaitu level strategy dengan total biaya produksi sebesar Rp. 3.644.729.500,-. Berdasarkan hasil perencanaan produksi agregat dan disagregasi didapatkan jadwal induk produksi untuk setiap jenis tiang per periode dengan jumlah produksi terbanyak yaitu jenis tiang 11-200.

Berdasarkan hasil penelitian didapatkan pola data permintaan untuk produk tiang besi adalah pola musiman yang cendrung berulang disetiap periode tertentu.Sehingga diperlukan perhitungan indeks musim untuk menghitung peramalan produksinya.Berdasarkan hasil peramalan didapatkan grafik peramalan untuk 5 jenis metode peramalan time series, sehingga dapat disimpulkan bahwa grafik peramalan menyerupai grafik dari data permintaan masa lalu.Pemilihan metode peramalan yang terbaik adalah metode peramalan yang memiliki eror terkecil yaitu metode konstan.Perencanaan produksi dengan menggunakan strategi agregat dengan menggunakan level strategy, chase strategy, dan mix strategy.Dari ketiga strategi tersebut yang menghasilkan total biaya terkecil adalah level strategy sebesar Rp.Selanjutnya dilakukan disagregasi untuk mengetahui perencanaan produksi setiap jenis tiang per periodenya.Berdasarkan hasil perencanaan produksi agregat dan disagregasi didapatkan jadwal induk produksi untuk setiap jenis tiang per periode dengan jumlah produksi terbanyak yaitu jenis tiang 11-200.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji pengaruh faktor eksternal, seperti kondisi ekonomi makro dan kebijakan pemerintah, terhadap pola permintaan tiang besi. Hal ini penting untuk meningkatkan akurasi peramalan dan perencanaan produksi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model peramalan yang lebih canggih, seperti metode machine learning, untuk menangkap pola permintaan yang kompleks dan dinamis. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penerapan sistem penjadwalan produksi yang fleksibel dan adaptif, yang mampu merespons perubahan permintaan secara cepat dan efisien. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi biaya produksi, dan meningkatkan daya saing di pasar.

  1. Radware Bot Manager Captcha. radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human... doi.org/10.1088/1757-899X/885/1/012065Radware Bot Manager Captcha radware bot manager captcha apologize ensure keep safe please confirm human doi 10 1088 1757 899X 885 1 012065
Read online
File size385.42 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test