ISI DPSISI DPS

Segara Widya : Jurnal Penelitian SeniSegara Widya : Jurnal Penelitian Seni

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi desain kebaya Bali dari aspek tradisional hingga kontemporer. Kebaya Bali sebagai salah satu simbol budaya yang kaya, mengalami perubahan dalam desain dan penggunaannya seiring dengan perkembangan zaman dan pengaruh globalisasi. Penelitian ini mengidentifikasi elemen-elemen desain kebaya Bali yang telah berubah, serta faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan tersebut, seperti teknologi, media sosial, dan globalisasi. Melalui pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif, data diperoleh melalui studi literatur, wawancara dengan perancang kebaya, dan observasi langsung terhadap kebaya yang diproduksi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kebaya Bali mempertahankan unsur-unsur tradisional, namun telah terjadi adaptasi dalam hal pemilihan bahan, motif, dan teknik pembuatan yang lebih modern. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami dinamika pelestarian budaya dalam konteks perubahan zaman.

Transformasi desain kebaya Bali tidak hanya menunjukkan perkembangan estetika, tetapi juga mencerminkan perubahan sosial-budaya masyarakat Bali secara lebih luas.Proses transformasi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari globalisasi yang membawa masuk nilai-nilai dan selera mode internasional, perkembangan teknologi produksi busana seperti digital printing dan bordir mesin, hingga peran media sosial dalam membentuk persepsi dan tren visual di kalangan generasi muda.Dampaknya, kebaya tidak lagi terbatas pada fungsi ritual atau simbol keagamaan, tetapi telah berevolusi menjadi bagian dari ekspresi individual dan gaya hidup modern, termasuk dalam konteks acara non-tradisional dan platform digital.Fenomena ini sekaligus menunjukkan adanya pergeseran makna dari simbol sakral dan kolektif menuju representasi identitas yang lebih personal dan fleksibel.Meskipun demikian, transformasi ini tidak serta-merta menghilangkan seluruh ciri tradisional kebaya Bali.Elemen visual seperti penggunaan motif floral dan geometris yang berakar dari nilai spiritual Hindu Bali, struktur siluet yang mengikuti bentuk tubuh secara anggun, serta material lokal seperti songket dan tenun ikat tetap dipertahankan.Hal ini menjadi bukti bahwa adaptasi tidak selalu berarti kehilangan, melainkan dapat menjadi bentuk keberlanjutan identitas budaya dalam format yang lebih kontemporer.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh peran gender dalam penggunaan kebaya Bali kontemporer, khususnya perbedaan persepsi antara generasi muda dan tua. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi integrasi konsep sustainable fashion dalam desain kebaya Bali, seperti penggunaan bahan daur ulang atau teknik produksi ramah lingkungan. Terakhir, penelitian bisa mengkaji kebaya sebagai medium resistensi budaya terhadap homogenisasi mode global, dengan membandingkan praktik desain Bali dengan wilayah lain di Indonesia. Ketiga arah ini dapat memberikan wawasan baru tentang dinamika budaya, ekologi, dan identitas dalam konteks modernisasi.

  1. PERKEMBANGAN KEBAYA KONTEMPORER SEBAGAI TRANSFORMASI BUDAYA | Jurnal Seni dan Reka Rancang: Jurnal Ilmiah... doi.org/10.25105/jsrr.v5i2.16502PERKEMBANGAN KEBAYA KONTEMPORER SEBAGAI TRANSFORMASI BUDAYA Jurnal Seni dan Reka Rancang Jurnal Ilmiah doi 10 25105 jsrr v5i2 16502
  2. Preservasi Kebaya Tradisional di Era Modernisasi (Studi Kasus Salon Pengantin Yudistira Kecamatan Kaliwates... ejournal.sagita.or.id/index.php/future/article/view/98Preservasi Kebaya Tradisional di Era Modernisasi Studi Kasus Salon Pengantin Yudistira Kecamatan Kaliwates ejournal sagita index php future article view 98
  3. Kebaya Sebagai Busana Ke Pura Dalam Representasi Perempuan Kontemporer Di Kota Denpasar | Mudra Jurnal... doi.org/10.31091/mudra.v32i1.93Kebaya Sebagai Busana Ke Pura Dalam Representasi Perempuan Kontemporer Di Kota Denpasar Mudra Jurnal doi 10 31091 mudra v32i1 93
Read online
File size1.02 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test