PRINPRIN
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatNusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatPenulisan laporan tugas akhir ini bertujuan untuk menjelaskan penerapan struktur tiga babak dalam penulisan naskah video feature berjudul Melodi Bambu: Menghidupkan Kembali Simfoni Tradisional. Struktur tiga babak digunakan sebagai pendekatan naratif yang berfungsi untuk mengangkat isu tentang meredupnya filosofi suara angklung di tengah generasi Z. Setiap babak memiliki peran penting dalam membangun alur cerita yang terstruktur dan mudah dipahami oleh penonton. Babak pertama berfokus pada pengenalan makna filosofis angklung. Di babak ini, penonton diajak untuk memahami lebih dalam tentang nilai-nilai budaya yang terkandung dalam angklung, terutama melalui perspektif para pengrajin angklung yang memiliki hubungan langsung dengan pembuatan alat musik tradisional ini. Babak kedua menyoroti krisis regenerasi budaya, yang menjadi tantangan besar dalam pelestarian tradisi. Dalam babak ini, sudut pandang budayawan diperkenalkan untuk memberikan analisis tentang bagaimana generasi muda, khususnya generasi Z, semakin terasing dari nilai-nilai budaya tradisional, termasuk angklung. Babak ketiga menunjukkan upaya nyata dalam pelestarian budaya angklung melalui testimoni dari pemain angklung muda dan pertunjukan di Saung Angklung Udjo. Melalui pertunjukan ini, penonton melihat bagaimana angklung masih relevan dan dapat dihidupkan kembali dengan melibatkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan media dan teknologi. Penyelesaian cerita ini memberikan gambaran bahwa regenerasi budaya dapat terlaksana dengan pendekatan kreatif dan keterlibatan aktif generasi muda, sehingga filosofi suara angklung tidak hanya menjadi sebuah wacana, tetapi dapat menjadi harmoni sosial yang relevan dengan konteks masa kini.
Berdasarkan keseluruhan proses penulisan naskah dan produksi video feature “Melodi Bambu.Menghidupkan Kembali Simfoni Tradisional, dapat disimpulkan bahwa penerapan struktur tiga babak efektif menjembatani narasi filosofis angklung dengan realitas sosial generasi muda.Struktur ini berhasil merangkai alur cerita secara berkesinambungan, mulai dari pengenalan konteks, pengembangan konflik, hingga penegasan resolusi, sehingga nilai budaya dapat disampaikan secara mendalam, emosional, dan relevan.Pelestarian budaya bukan hanya kegiatan kuratorial, tetapi juga bersifat transformatif menggabungkan akar tradisi dengan inovasi masa kini.Angklung bukan sekadar bunyi, ia adalah jiwa—berakar dalam tanah, menjulang lewat nada.
Berdasarkan pembahasan, disarankan untuk memperkaya babak pengenalan dengan teknik visual simbolik, mengembangkan babak konflik dengan wawancara interaktif dan sudut pandang beragam, serta menutup babak resolusi dengan *call to action* yang kuat. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas media sosial dalam menyebarkan pesan pelestarian budaya angklung kepada generasi muda, serta mengembangkan model pembelajaran interaktif yang menggabungkan teknologi digital dengan tradisi angklung. Selain itu, perlu dilakukan studi mendalam mengenai persepsi generasi muda terhadap nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam angklung, dan bagaimana nilai-nilai tersebut dapat diintegrasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.
- Efektivitas Video dalam Meningkatkan Komunikasi Terapeutik Mahasiswa | Journal of Telenursing (JOTING).... journal.ipm2kpe.or.id/index.php/JOTING/article/view/2753Efektivitas Video dalam Meningkatkan Komunikasi Terapeutik Mahasiswa Journal of Telenursing JOTING journal ipm2kpe index php JOTING article view 2753
- Analisis Penerapan Struktur Tiga Babak Teori Aristoteles dalam Skenario Film “Key” untuk... doi.org/10.62383/abstrak.v2i2.541Analisis Penerapan Struktur Tiga Babak Teori Aristoteles dalam Skenario Film AuKeyAy untuk doi 10 62383 abstrak v2i2 541
- PENERAPAN ATURAN BAYES DALAM MEMPERKIRAKAN EKSISTENSI GENRE MUSIK PADA GENERASI Z | AdMathEduSt: Jurnal... journal.uad.ac.id/index.php/AdMathEdust/article/view/28848PENERAPAN ATURAN BAYES DALAM MEMPERKIRAKAN EKSISTENSI GENRE MUSIK PADA GENERASI Z AdMathEduSt Jurnal journal uad ac index php AdMathEdust article view 28848
| File size | 1 MB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UNYUNY Namun, dominasi notasi musik Barat dalam kurikulum modern menjadi hambatan bagi siswa dalam memahami dan memainkan musik Sunda akibat perbedaan sistemNamun, dominasi notasi musik Barat dalam kurikulum modern menjadi hambatan bagi siswa dalam memahami dan memainkan musik Sunda akibat perbedaan sistem
UNUDUNUD Sebagaimana bentuk seni lainnya, tari dan musik berfungsi sebagai media ekspresif untuk menyampaikan pesan sosial, termasuk nasionalisme. Namun, nasionalismeSebagaimana bentuk seni lainnya, tari dan musik berfungsi sebagai media ekspresif untuk menyampaikan pesan sosial, termasuk nasionalisme. Namun, nasionalisme
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Mereka mengusung nilai-nilai religius islami dalam karya musik dan pertunjukannya. Dalam tulisan ini, penulis berupaya untuk memahami cara band ini tetapMereka mengusung nilai-nilai religius islami dalam karya musik dan pertunjukannya. Dalam tulisan ini, penulis berupaya untuk memahami cara band ini tetap
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Transformasi terus‑menerus seni tradisi tabbhuwân, dipicu oleh tantangan komersial dan modernitas, menegaskan bahwa proses adaptasi dan inovasi merupakanTransformasi terus‑menerus seni tradisi tabbhuwân, dipicu oleh tantangan komersial dan modernitas, menegaskan bahwa proses adaptasi dan inovasi merupakan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Pelaku utama dari transmisi kelentangan ialah para pemusiknya, sedangkan kontennya yang utama adalah kelentangan itu sendiri sebagai praktik musikal. KelentanganPelaku utama dari transmisi kelentangan ialah para pemusiknya, sedangkan kontennya yang utama adalah kelentangan itu sendiri sebagai praktik musikal. Kelentangan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Penelitian ini membahas cara orang Pesisir Minangkabau mengimbuhkan atau mencangkokkan beberapa genre musik tradisional Pesisir Minangkabau hingga genrePenelitian ini membahas cara orang Pesisir Minangkabau mengimbuhkan atau mencangkokkan beberapa genre musik tradisional Pesisir Minangkabau hingga genre
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Kedua pasang gêndér ini menghasilkan pola permainan yang saling mengunci (interlocking figuration) yang sangat khas. Pola permainan ini diberi nama ubit-ubitanKedua pasang gêndér ini menghasilkan pola permainan yang saling mengunci (interlocking figuration) yang sangat khas. Pola permainan ini diberi nama ubit-ubitan
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Dalam hal ini kesesuaian antara musik liturgi inkulturatif itu dengan ketentuan-ketentuan mengenai musik liturgi yang berlaku dalam Gereja Katolik universalDalam hal ini kesesuaian antara musik liturgi inkulturatif itu dengan ketentuan-ketentuan mengenai musik liturgi yang berlaku dalam Gereja Katolik universal
Useful /
PRINPRIN Perusahaan ini melayani berbagai konsumen, mulai dari rumah tangga, usaha kecil, hingga pengecer, dengan cakupan wilayah distribusi di Kota Serang. ProsesPerusahaan ini melayani berbagai konsumen, mulai dari rumah tangga, usaha kecil, hingga pengecer, dengan cakupan wilayah distribusi di Kota Serang. Proses
PRINPRIN Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi produksi karya cipta. Penulis terlibat langsung sebagai DoP, merancang konsep visual sejakPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi produksi karya cipta. Penulis terlibat langsung sebagai DoP, merancang konsep visual sejak
ISI DPSISI DPS Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kebaya Bali mempertahankan unsur-unsur tradisional, namun telah terjadi adaptasi dalam hal pemilihan bahan,Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun kebaya Bali mempertahankan unsur-unsur tradisional, namun telah terjadi adaptasi dalam hal pemilihan bahan,
UNYUNY Menggunakan pendekatan fenomenologis kualitatif, wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan lima mahasiswa tunanetra yang dipilih melalui pengambilanMenggunakan pendekatan fenomenologis kualitatif, wawancara semi-terstruktur dilakukan dengan lima mahasiswa tunanetra yang dipilih melalui pengambilan