UNIGRESUNIGRES
Journals of Ners CommunityJournals of Ners CommunityAnak autis yang disertai dengan hiperaktif tidak hanya aktif dalam gerakan tetapi juga emosi yang naik turun, marah, mengamuk bahkan gangguan tidur. Diet GFCF merupakan salah satu terapi untuk anak autis karena dapat mengurangi hiperaktivitas pada anak autis atau bahkan hilang. Masih banyak orang tua yang tidak mengetahui tentang diet GFCF dan ada juga yang mengetahui tetapi tidak konsisten bahkan tidak diterapkan. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan pengaruh health education tentang diet GFCF terhadap kepatuhan ibu dan perilaku hiperaktif anak autis.
Pendidikan kesehatan yang diberikan kepada ibu dapat meningkatkan kepatuhan ibu terhadap diet GFCF pada anak autis.Perubahan kepatuhan ibu terhadap diet GFCF sangat berpengaruh positif terhadap berkurangnya perilaku hiperaktif pada anak autis.Penelitian ini menunjukkan pentingnya peran ibu dalam menyediakan makanan yang sesuai dan patuh terhadap diet GFCF untuk membantu perkembangan anak autis.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi perilaku hiperaktif pada anak autis selain diet GFCF, seperti faktor genetik, lingkungan, atau terapi perilaku lainnya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kepatuhan orang tua terhadap diet GFCF, misalnya melalui pelatihan keterampilan memasak, dukungan kelompok, atau konseling individu. Ketiga, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas diet GFCF dalam kombinasi dengan terapi lain, seperti terapi bicara, terapi okupasi, atau terapi perilaku, untuk mencapai hasil yang lebih optimal dalam meningkatkan kualitas hidup anak autis. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang penanganan autisme dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi anak-anak autis dan keluarganya.
| File size | 495.67 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
STIKBARSTIKBAR Kesimpulan: Bayi dengan BBLR memiliki risiko 5 kali lebih tinggi mengalami gizi buruk pada masa kanak-kanak di wilayah pesisir. Oleh karena itu, pemahamanKesimpulan: Bayi dengan BBLR memiliki risiko 5 kali lebih tinggi mengalami gizi buruk pada masa kanak-kanak di wilayah pesisir. Oleh karena itu, pemahaman
STIKESBUDILUHURCIMAHISTIKESBUDILUHURCIMAHI 500 gram tanpa memandang usia kehamilan. Hipotermia dapat terjadi pada bayi BBLR bahkan di lingkungan yang relatif hangat, karena bayi baru lahir tidak500 gram tanpa memandang usia kehamilan. Hipotermia dapat terjadi pada bayi BBLR bahkan di lingkungan yang relatif hangat, karena bayi baru lahir tidak
STIT ALKIFAYAHRIAUSTIT ALKIFAYAHRIAU Fokus kajian diarahkan pada bagaimana praktik pengasuhan diterapkan oleh orang tua yang menikah pada usia muda, serta bagaimana pola tersebut membentukFokus kajian diarahkan pada bagaimana praktik pengasuhan diterapkan oleh orang tua yang menikah pada usia muda, serta bagaimana pola tersebut membentuk
PPNIUNIMMANPPNIUNIMMAN Penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian preeklamsia di Puskesmas Sungai Durian Sintang. PenelitianPenelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan antara status gizi ibu hamil dengan kejadian preeklamsia di Puskesmas Sungai Durian Sintang. Penelitian
ITEKES BALIITEKES BALI Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan preeklampsia dengan BBLR (p < 0,05), namun tidak ada hubungan antara KEK dan BBLR (p > 0,05). HasilHasil menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dan preeklampsia dengan BBLR (p < 0,05), namun tidak ada hubungan antara KEK dan BBLR (p > 0,05). Hasil
UNIBAUNIBA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita diabetes dengan derajat sindroma mata kering pada penderita diabetes melitus tipePenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama menderita diabetes dengan derajat sindroma mata kering pada penderita diabetes melitus tipe
UNIBAUNIBA Penelitian epidemiologi menyarankan jam kerja yang panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Jam kerja yang panjang mengekspos pekerja untukPenelitian epidemiologi menyarankan jam kerja yang panjang dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Jam kerja yang panjang mengekspos pekerja untuk
UNIBAUNIBA Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan, semakin rendah tingkat stres yang dialami oleh siswi. Hasil ini pentingPenelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi aktivitas fisik yang dilakukan, semakin rendah tingkat stres yang dialami oleh siswi. Hasil ini penting
Useful /
ITEKES BALIITEKES BALI Populasi penelitian ini berjumlah 113 nakes. Sampel yang digunakan 100 orang nakes yang diambil dengan Teknik stratified random sampling. Variabel yangPopulasi penelitian ini berjumlah 113 nakes. Sampel yang digunakan 100 orang nakes yang diambil dengan Teknik stratified random sampling. Variabel yang
ITEKES BALIITEKES BALI Analisa data dilakukan univariat dan Analisa bivariat menggunakan uji Paired T-test. Peneliti memberikan seduhan kelopak rosella selama 7 hari dengan takaranAnalisa data dilakukan univariat dan Analisa bivariat menggunakan uji Paired T-test. Peneliti memberikan seduhan kelopak rosella selama 7 hari dengan takaran
STIHALBANNASTIHALBANNA HAM juga merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatanHAM juga merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan
UNIBAUNIBA Hubungan Usia Ibu Paritas dan Jarak Kehamilan pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah BBLR di Rumah Sakit Charis Medika Batam Tahun 2021.Hubungan Usia Ibu Paritas dan Jarak Kehamilan pada Ibu Hamil dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah BBLR di Rumah Sakit Charis Medika Batam Tahun 2021.