IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH

Indonesian Journal of Islamic and Social ScienceIndonesian Journal of Islamic and Social Science

Penelitian ini mengkaji tentang makna keteladanan dari Nabi Ibrahim As dalam upaya membina sekaligus membentuk keluarga sakinah. Hasil penelitian dapat dijelaskan bahwa agama Islam dengan kitab suci bagi pemeluknya yakni Alquran mencontohkan secara lengkap mengenai kepribadian paripurna dari seorang hamba pilihan yakni Nabi Ibrahim As dalam memerankan dirinya sebagai sosok suami yang berakhlakul karimah, ayah yang penyayang dan rasul yang mulia untuk umatnya. Beberapa tokoh pemikir dalam Islam baik kalangan pria maupun wanita seperti Buya Hamka menjelaskan untuk menjadi keluarga ideal adalah menjadi sebuah pasangan yang saling menjalankan fungsinya dengan memberikan nafkah batin kepada istrinya dan sebagai seorang istri rela melayani suaminya untuk memberikan hal yang serupa. Menurut Zakiah Daradjat untuk menuju keluarga ideal harus ada sikap saling mengerti antara suami dan istri, saling menerima, saling menghargai, saling mempercayai dan saling mencintai sehingga terwujudnya keluarga yang sakinah atau keluarga ideal. Sementara menurut Quraish Shihab keluarga sakinah yang didalamnya mempunyai nilai ketenangan, kenyamanan dan kasih sayang dalam keluarga. Akan tetapi sakinah tidak datang begitu saja, melainkan adanya syarat dan kehadirannya. Kalbu harus disiapkan dengan kesabaran dan ketakwaan karena sakinah diturunkan Allah SWT ke dalam kalbu.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa figur teladan ideal sangat penting dalam upaya membina keluarga sakinah.Agama Islam, melalui kisah Nabi Ibrahim As dalam Alquran, memberikan contoh lengkap mengenai kepribadian seorang suami, ayah, dan rasul yang berakhlak mulia.Keluarga merupakan elemen terkecil dari peradaban umat, dan kebaikan keluarga akan berpengaruh besar pada kemajuan bangsa.Seorang pemimpin keluarga yang beriman dan bertakwa akan mampu menjadi teladan yang baik bagi anggota keluarganya.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji implementasi nilai-nilai keteladanan Nabi Ibrahim As dalam konteks keluarga modern, dengan mempertimbangkan tantangan dan perubahan sosial yang terjadi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada peran ibu dalam menanamkan nilai-nilai agama dan moral kepada anak-anak, serta bagaimana peran tersebut dapat dioptimalkan untuk menciptakan keluarga sakinah. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan konsep keluarga sakinah dalam Islam dengan konsep keluarga ideal dalam agama atau budaya lain, untuk memperkaya pemahaman tentang pentingnya keluarga yang harmonis dan bahagia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas keluarga dan masyarakat secara keseluruhan, serta memperkuat nilai-nilai agama dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, keluarga dapat menjadi fondasi yang kuat bagi pembangunan bangsa yang berakhlak mulia dan sejahtera.

Read online
File size408.24 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test