IJNMSIJNMS
International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)International Journal of Nursing and Midwifery Science (IJNMS)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan antara usia, skor FOUR, dan lama tinggal di ICU pada pasien pasca kraniotomi yang dirawat di Sakinah Hospital. Studi potong lintang dilakukan pada periode 1 Oktober hingga 12 Desember 2025 dengan melibatkan pasien dewasa pasca kraniotomi yang masuk secara berurutan ke ICU. Peserta yang memenuhi syarat berusia ≥18 tahun, terintubasi pasca operasi, dan telah menjalani penilaian skor FOUR lengkap. Uji Fisher Exact dan analisis risiko relatif (RR) dengan interval kepercayaan 95% digunakan untuk menguji hubungan antara usia, skor FOUR, dan lama tinggal ICU dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Dari 29 pasien, 58,6% berusia ≥53 tahun dan 62,1% mengalami lama tinggal ICU yang diperpanjang. Skor FOUR ≤10 ditemukan pada 58,6% kohort. Skor FOUR yang lebih rendah secara kuat berhubungan dengan lama tinggal ICU yang diperpanjang (p < 0,000; RR = 9,7; 95% CI: 1,4–63,8). Usia yang lebih tua juga menunjukkan hubungan signifikan dengan perpanjangan LOS (p = 0,018; RR = 2,47; 95% CI: 1–7,7). Kedua faktor, yaitu usia lanjut dan skor FOUR yang rendah, secara signifikan terkait dengan lama tinggal ICU yang lebih lama pada pasien pasca kraniotomi. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi penilaian neurologis dengan profil risiko demografis untuk prognostik dini serta alokasi sumber daya dalam perawatan kritis neurobedah.
Usia lanjut dan skor FOUR yang rendah secara signifikan berhubungan dengan perpanjangan lama tinggal di ICU pada pasien pasca kraniotomi.Temuan ini menekankan pentingnya integrasi penilaian neurologis dengan profil risiko demografis untuk mendukung prognostik dini dan mengarahkan alokasi sumber daya dalam perawatan kritis neurobedah.Diperlukan studi multisentra dengan skala lebih besar untuk memperbaiki dan memperluas estimasi generalisasi.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi tiga arah utama. Pertama, apakah penambahan penilaian frailty serta status gizi bersama usia dan skor FOUR dapat meningkatkan akurasi prediksi lama tinggal di ICU pada pasien pasca kraniotomi; hal ini dapat diuji dengan model statistik multivariat pada sampel yang lebih besar. Kedua, efek program optimalisasi geriatri sebelum operasi, mencakup penilaian fungsi kognitif, latihan fisik, dan suplementasi nutrisi, terhadap durasi rawat inap ICU serta komplikasi pasca‑operasi pada pasien lansia yang akan menjalani kraniotomi dapat diteliti melalui uji klinis terkontrol. Ketiga, validasi ambang batas usia ≥53 tahun dan skor FOUR ≤10 sebagai indikator risiko lama tinggal ICU perlu dilakukan dalam studi kohort prospektif multisentra, melibatkan rumah sakit dengan variasi sumber daya, untuk memastikan generalisasi temuan. Dengan menggabungkan ketiga pendekatan tersebut, diharapkan dapat diperoleh model prediktif yang lebih komprehensif serta intervensi preventif yang dapat mengurangi beban ICU dan meningkatkan hasil klinis pasien kraniotomi.
- Comparison of admission GCS score to admission GCS-P and FOUR scores for prediction of outcomes among... doi.org/10.4266/acc.2023.00570Comparison of admission GCS score to admission GCS P and FOUR scores for prediction of outcomes among doi 10 4266 acc 2023 00570
- 0. pdf obj endobj xref trailer startxref eof tkl ra zi qg oqaeede ly doi.org/10.5005/jp-journals-10071-244180 pdf obj endobj xref trailer startxref eof tkl ra zi qg oqaeede ly doi 10 5005 jp journals 10071 24418
- Indian Journal of Anaesthesia. indian journal anaesthesia doi.org/10.4103/ija.IJA_377_19Indian Journal of Anaesthesia indian journal anaesthesia doi 10 4103 ija IJA 377 19
| File size | 385.89 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IJNMSIJNMS Dampaknya tidak hanya rasa nyeri, tetapi juga meningkatkan stres, mengganggu aktivitas harian, kualitas tidur, dan kesehatan ibu hamil. Analisis menggunakanDampaknya tidak hanya rasa nyeri, tetapi juga meningkatkan stres, mengganggu aktivitas harian, kualitas tidur, dan kesehatan ibu hamil. Analisis menggunakan
IJNMSIJNMS Mumps remains a vaccine-preventable illness with periodic outbreaks in areas with low immunization coverage. Rural settings often show higher susceptibilityMumps remains a vaccine-preventable illness with periodic outbreaks in areas with low immunization coverage. Rural settings often show higher susceptibility
IJNMSIJNMS Memar adalah cedera umum yang dialami oleh atlet Tapak Suci, biasanya disebabkan oleh benturan atau trauma yang menyebabkan perdarahan di bawah kulit,Memar adalah cedera umum yang dialami oleh atlet Tapak Suci, biasanya disebabkan oleh benturan atau trauma yang menyebabkan perdarahan di bawah kulit,
IJNMSIJNMS Layanan yang disediakan mencakup pemeriksaan kesehatan rutin, pengembangan keterampilan atau vokasional, bimbingan spiritual, terapi kelompok aktivitasLayanan yang disediakan mencakup pemeriksaan kesehatan rutin, pengembangan keterampilan atau vokasional, bimbingan spiritual, terapi kelompok aktivitas
ARIKESIARIKESI Oleh karena itu, disarankan kepada lembaga kesehatan untuk melaksanakan kegiatan pelayanan masyarakat atau penyuluhan kepada masyarakat luas tentang caraOleh karena itu, disarankan kepada lembaga kesehatan untuk melaksanakan kegiatan pelayanan masyarakat atau penyuluhan kepada masyarakat luas tentang cara
GOMITGOMIT K-10 menunjukkan kesesuaian secara keseluruhan dengan model Rasch (mean outfit MnSq = 1. 03±0. 27), tetapi item C10 tidak sesuai model. Reliabilitas tinggiK-10 menunjukkan kesesuaian secara keseluruhan dengan model Rasch (mean outfit MnSq = 1. 03±0. 27), tetapi item C10 tidak sesuai model. Reliabilitas tinggi
GOMITGOMIT Hasil penelitian dalam bentuk informasi berbasis populasi tentang komplikasi persalinan pada ibu harus bergantung pada pelaporan tentang pengalaman ibuHasil penelitian dalam bentuk informasi berbasis populasi tentang komplikasi persalinan pada ibu harus bergantung pada pelaporan tentang pengalaman ibu
ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH Hal ini dapat secara signifikan memajukan pemahaman kita di bidang-bidang tersebut dan membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut. Studi ini menganalisisHal ini dapat secara signifikan memajukan pemahaman kita di bidang-bidang tersebut dan membuka jalan bagi penelitian lebih lanjut. Studi ini menganalisis
Useful /
UNYUNY Analisis stabilitas lokal model yang diusulkan menyediakan dasar teoritis yang bermakna untuk memahami bagaimana parameter ekologis yang dapat dikendalikanAnalisis stabilitas lokal model yang diusulkan menyediakan dasar teoritis yang bermakna untuk memahami bagaimana parameter ekologis yang dapat dikendalikan
KEMENDAGRIKEMENDAGRI Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, termasuk wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pengkodean kualitatif,Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, termasuk wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan pengkodean kualitatif,
KEMENDAGRIKEMENDAGRI To move beyond symbolic roles, coordinated efforts are needed to enhance political capacity, institutional support, and cross-actor collaboration for moreTo move beyond symbolic roles, coordinated efforts are needed to enhance political capacity, institutional support, and cross-actor collaboration for more
ADVANCESINRESEARCHADVANCESINRESEARCH Studi ini menyoroti kebutuhan akan mekanisme dukungan yang disesuaikan untuk UKM dan pentingnya mengadvokasi standardisasi pelaporan global. Implikasi:Studi ini menyoroti kebutuhan akan mekanisme dukungan yang disesuaikan untuk UKM dan pentingnya mengadvokasi standardisasi pelaporan global. Implikasi: