STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN

Eqien - Jurnal Ekonomi dan BisnisEqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis

Negara dianggap makmur ketika memiliki sistem ekonomi yang baik dan teratur, ketersediaan sumber daya, teknologi maju, efisiensi manajemen, serta pendapatan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan anggaran aktivitas ekonominya. Malaysia dikenal sebagai negara dengan kinerja makroekonomi yang stabil, inflasi dan tingkat bunga yang rendah. Keberhasilan pengelolaan moneter ini menjadi kunci keberhasilan dalam menggerakkan sektor riil. Tujuan artikel ini adalah menjelaskan sumber pendapatan negara dan alokasi belanja Malaysia dalam konteks keuangan publik Islam. Hasil diskusi menunjukkan bahwa Malaysia menghasilkan pendapatan negara dari pajak, non-pajak, zakat, dan wakaf. Sektor zakat dan wakaf sangat berkembang di Malaysia, dengan pemerintah memberikan pengurangan pajak penghasilan atas zakat yang telah dibayar oleh umat Islam. Alokasi belanja negara digunakan untuk menyediakan berbagai infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi di tiga sektor layanan publik: pendidikan, kesehatan, dan fasilitas publik.

Keuangan publik Islam mencakup perpajakan, pengeluaran, dan pinjaman negara yang bertujuan menciptakan efisiensi alokasi sumber daya, stabilisasi ekonomi makro, dan pemerataan distribusi pendapatan.Sumber pendapatan negara Islam meliputi ghanimah, zakat, jizyah, fai, khumus, kharaj, usyr, wakaf, nawaib, amwal fadhla, infak, sedekah, serta hibah/hadiah.Alokasi pengeluarannya digunakan untuk kebutuhan dasar, kesejahteraan sosial, pendidikan, penelitian, infrastruktur, dakwah Islam, administrasi negara, serta pertahanan dan keamanan.Malaysia, sebagai negara dengan sumber daya alam melimpah, menggali pendapatan dari pajak, non-pajak, zakat, dan wakaf, sementara alokasi belanja didukung kebijakan fiskal untuk meningkatkan aktivitas ekonomi di tiga sektor layanan publik.Penyaluran zakat oleh Baitulmal bertujuan mengentaskan kemiskinan dan pemerataan distribusi pendapatan.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak zakat terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pendapatan di Malaysia, dengan membandingkan model pengelolaan zakat antar daerah. 2. Analisis perbandingan antara kebijakan fiskal Islam dan konvensional dalam konteks stabilitas ekonomi makro dan distribusi sumber daya. 3. Studi tentang peran wakaf dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya dalam pembangunan infrastruktur dan pendidikan, serta potensi inovasi pengelolaan wakaf modern.

  1. KEUANGAN PUBLIK DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM | JURNAL ISLAMIKA. keuangan publik perspektif ekonomi... ejurnal.umri.ac.id/index.php/JSI/article/view/2121KEUANGAN PUBLIK DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM JURNAL ISLAMIKA keuangan publik perspektif ekonomi ejurnal umri ac index php JSI article view 2121
Read online
File size345.72 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test