STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN

Eqien - Jurnal Ekonomi dan BisnisEqien - Jurnal Ekonomi dan Bisnis

This research is entitled The Zakat of Crab Trading according To Imam Asy- Syafii and Imam Ibn Hazm (A Case Study of Tanjungbalai Asahan). Alms is one of Islamic pillars. Our worship will be accepted by Allah SWT, our wealth will be cleaned from dirty. Generally, there are three animals allowed for animal alms, such as cows, goats, and camels. Other than those animals are optional. How about crab trading as alms? This crab trading alms was proposed by UD SULTHAN enterprise located in Tanjungbalai Asahan. The owner said that paying alms was a mandatory. He does it every year. I choose this topic for my article by analyzing it from two different points of view from Imam Syafii and Imam Ibn Hazmin. The method used in this research was Library Research to see how the trading was practiced in the society and comparative method to compare two mazhab experts opinion. The data collection was done through an interview and related books as references.

Based on the research, it can be concluded that both Imam Syafii and Imam Ibn Hazmin agree that crab is halal for consumption due to its status as an aquatic animal.However, they differ on whether crab is subject to zakat, as there is no explicit evidence in the Quran and Hadith regarding this matter.Imam Syafii permits zakat on crab trading, while Imam Ibn Hazmin does not.Ultimately, the opinion of Imam Syafii is considered more compelling due to the stronger supporting evidence from the Quran, Sunnah, and the practices of the Rightly Guided Caliphs.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai praktik pembayaran zakat pada bisnis perikanan di Tanjungbalai Asahan, termasuk motivasi pelaku usaha dalam membayar zakat dan tingkat kesadaran mereka terhadap hukum zakat yang berlaku. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model zakat yang sesuai dengan karakteristik bisnis perikanan modern, mempertimbangkan aspek-aspek seperti fluktuasi harga pasar, risiko kegagalan panen, dan biaya operasional. Lebih lanjut, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan praktik zakat pada bisnis perikanan di berbagai daerah di Indonesia, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan penerapan zakat pada sektor perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.

Read online
File size907.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test