STT GKESTT GKE

Jurnal Teologi PambelumJurnal Teologi Pambelum

Masalah eksploitasi alam saat ini semakin marak terjadi. Selain itu, terdapat kekeliruan dalam memahami teks kitab suci, khususnya ketiga kata yang ada dalam Kejadian 1:28-30 yakni kata penuhilah, taklukkanlah, dan berkuasalah. Ketiga kata ini kerap dianggap menjadi penyebab eksploitasi alam dari sudut pandang teologis. Latar belakang ini mendorong penulis untuk memberikan penafsiran yang pro ekologi terhadap teks Kejadian 1:28-30, dengan menggunakan perspektif bioregionalisme. Metode Penelitian yang digunakan dalam tulisan ini, yaitu pendekatan kualitatif deskriptif yang merujuk pada hermeneutik seeing through dari Daniel K. Listijabudi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan perspektif bioregionalisme dalam menafsirkan teks Kejadian 1:28-30, perintah memenuhi, menguasai, dan menaklukkan bukanlah perintah yang eksploitatif. Perintah ini merupakan pemanfaatan alam dengan berpedoman pada wawasan ekologis dan berorientasi pada implikasi ekologisnya.

Dengan menggunakan perspektif bioregionalisme, penafsiran terhadap teks Kejadian 1.28-30 menunjukkan bahwa perintah menguasai alam tidak bersifat eksploitatif, tetapi berpedoman pada wawasan ekologis dan berorientasi pada keberlanjutan.Implementasi perintah ini harus selaras dengan hukum alam, sehingga teks ini dapat menjadi panduan untuk mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mempelajari bagaimana kearifan lokal masyarakat setempat dapat dikombinasikan dengan prinsip bioregionalisme untuk mengembangkan model pengelolaan sumber daya alam yang lebih inklusif. Selain itu, perlu dijelajahi kaitan antara penafsiran teks keagamaan lain (non-Kejadian 1:28-30) dengan konsep ekologi, serta dicari bukti empiris mengenai penerapan model bioregionalisme dalam skala komunitas kecil sebagai contoh nyata pembangunan berkelanjutan.

  1. Pembacaan Lintas Tekstual: Tantangan Ber-Hermeneutik Alkitab Asia (1) | GEMA TEOLOGIKA: Jurnal Teologi... doi.org/10.21460/gema.2018.32.411Pembacaan Lintas Tekstual Tantangan Ber Hermeneutik Alkitab Asia 1 GEMA TEOLOGIKA Jurnal Teologi doi 10 21460 gema 2018 32 411
  2. TEOLOGI ISTIRAHAT DAN HUSTLE CULTURE | TEOLOGIS, RELEVAN, APLIKATIF, CENDIKIA, KONTEKSTUAL. teologi istirahat... doi.org/10.61660/track.v3i2.186TEOLOGI ISTIRAHAT DAN HUSTLE CULTURE TEOLOGIS RELEVAN APLIKATIF CENDIKIA KONTEKSTUAL teologi istirahat doi 10 61660 track v3i2 186
  3. The religious background of the present environmental crisis: A viewpoint: International Journal of Environmental... doi.org/10.1080/00207237208709505The religious background of the present environmental crisis A viewpoint International Journal of Environmental doi 10 1080 00207237208709505
  1. #pembangunan berkelanjutan#pembangunan berkelanjutan
  2. #sumber daya#sumber daya
Read online
File size341.58 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-2hs
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test