BTPBTP

JURNAL MANAJEMEN KULINERJURNAL MANAJEMEN KULINER

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis . Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif melalui analisis lingkungan. Pengambilan sampel air Danau Beratan diambil pada 3 titik yaitu Titik 1 mewakili pemukiman dan pertanian, titik 2 mewakili tengah danau, dan titik 3 mewakili daerah wisata. Data yang diperoleh dibandingkan dengan Baku Mutu Air Danau Kelas 1, Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter BOD masih memenuhi baku mutu, sehingga pencemar organik masih tidak terlalu banyak di Danau Beratan. Sedangkan parameter COD melebihi baku mutu di semua titik. Hal ini menunjukkan bahwa pencemar kimiawi yang berasal dari kegiatan domestik di sekitar Danau Beratan seperti pertanian yang menggunakan pupuk dan pestisida serta kegiatan pariwisata seperti restauran menyebabkan peningkatan nilai COD.

Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini adalah pariwisata memberikan dampak penurunan kualitas air Danau Beratan.Hal ini dapat dilihat dari peningkatan nilai COD yang melebihi baku mutu air danau kelas 1.Tingginya nilai COD yaitu Titik 1 yaitu 16 mg/L.titik 2 yaitu 12 mg/L dan titik 3 yaitu 12 mg/L yang disebabkan dari limbah domestik disekitar Danau Beratan seperti kegiatan rumah tangga, pertanian, restauran dan pariwisata.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih mendalam tentang dampak pariwisata terhadap kualitas air Danau Beratan dengan mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti perubahan iklim dan penggunaan bahan kimia dalam pertanian. Selain itu, penelitian dapat fokus pada pengembangan strategi pengelolaan limbah domestik dan pariwisata untuk mengurangi pencemaran air danau. Terakhir, studi komparatif tentang dampak pariwisata pada danau-danau lain di Bali dapat memberikan perspektif yang lebih luas tentang pengelolaan sumber daya air di daerah pariwisata.

Read online
File size404.26 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test