UNTAG SMDUNTAG SMD

KURVA MAHASISWAKURVA MAHASISWA

Beton adalah campuran semen Portland atau semen hidraulik yang lain, agregat halus, agregat kasar dan air dengan atau tanpa bahan tambah membentuk masa padat. Gradasi agregat adalah distribusi dari variasi ukuran butir agregat. Gradasi agregat berpengaruh pada besarnya rongga dalam campuran dan menentukan workabilitas (kemudahan dalam pekerjaan) serta stabilitas campuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan nilai kuat tekan yang dihasilkan dari beton gradasi menerus dan beton gradasi seragam 20 mm yang menggunakan agregat kasar batu koral Kaliorang dan agregat halus dari Tenggarong.

Beton gradasi menerus dan beton gradasi seragam 20 mm menunjukkan perbedaan karakteristik kuat tekan.Beton gradasi seragam 20 mm memiliki berat yang lebih besar karena butiran agregat kecil yang mudah masuk ke celah cetakan.Namun, permukaan agregat kasar yang licin mengurangi kekuatan ikatan antara batu dan adukan semen.Kedua jenis beton ini dapat digunakan untuk lantai dan rumah tempat tinggal, tetapi memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami karakteristik tekan pada berbagai usia beton.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengaruh variasi ukuran agregat terhadap kuat tekan beton, seperti menguji gradasi agregat dengan ukuran berbeda untuk menemukan optimalisasi kekuatan. Selain itu, bisa dilakukan studi tentang penggunaan bahan tambahan seperti admiks atau semen alternatif untuk meningkatkan kekuatan beton. Terakhir, penelitian juga perlu mengeksplorasi karakteristik beton pada usia yang lebih tua, seperti 90 hari atau 1 tahun, untuk memahami perubahan sifat mekanik secara jangka panjang.

Read online
File size514.71 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test