UIBUUIBU
One moment, please...One moment, please...Gunung Dempo, Sumatra Selatan, menjadi tempat tinggal beragam spesies burung, menjadikannya sumber ekologi yang berharga untuk pembelajaran biologi berbasis lokal. Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan keanekaragaman burung di wilayah tersebut dan mengeksplor potensi penggunaannya dalam pendidikan ekologi. Data dikumpulkan pada tahun 2020 selama era pandemi COVID-19, dengan observasi titik hitung di jalur ekowisata pada ketinggian sekitar 2.086 meter di Shelter 1, menggunakan GPS untuk mencatat lintasan. Hasil mencatat 21 spesies burung dengan total 96 individu; analisis Shannon-Wiener (H′ = 2,68) menunjukkan keanekaragaman sedang hingga tinggi, indeks Simpson (D = 0,092) mengindikasikan dominansi spesies yang sangat rendah, dan indeks Evenness (E = 0,88) memperlihatkan distribusi individu yang relatif merata, menandakan stabilitas ekologi di area studi. Keberadaan berbagai nis ekologi dan kelompok fungsi burung mendukung pengembangan literasi lingkungan serta kesadaran konservasi di kalangan siswa. Oleh karena itu, integrasi keanekaragaman burung lokal sebagai sumber belajar kontekstual dianggap sebagai pendekatan strategis untuk meningkatkan pemahaman ekologi dan mendorong perilaku pro-lingkungan pada pelajar.
Penelitian ini mencatat 21 spesies burung dari 18 keluarga dengan total 96 individu pada ketinggian 1.086 m di wilayah Gunung Dempo, dimana indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener (H′ = 2,68) menunjukkan tingkat keanekaragaman tinggi yang menandakan komunitas avian yang kompleks secara struktural dan stabil secara ekologi.Indeks dominasi Simpson yang rendah (D = 0,092) serta nilai kemerataan yang tinggi (E = 0,88) mengindikasikan tidak adanya spesies dominan sehingga penggunaan sumber daya seimbang dan habitat tergolong terjaga dengan baik, kemungkinan dipengaruhi oleh berkurangnya aktivitas manusia selama pandemi COVID-19.Selain nilai ekologisnya, data keanekaragaman burung lokal telah disusun dalam buku edukasi sebagai materi pembelajaran berbasis konteks yang mendukung kesadaran biodiversitas dan pendidikan konservasi yang berlandaskan kondisi ekologi setempat.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana keanekaragaman burung berubah pada ketinggian yang lebih tinggi di Gunung Dempo serta di habitat hutan primer yang belum terjangkau pada studi ini, dengan tujuan mengidentifikasi pola distribusi spesies dan faktor lingkungan yang mempengaruhi. Selanjutnya, diperlukan kajian mengenai pengaruh variasi lanskap agroforestri, seperti kebun teh versus hutan alami, terhadap perilaku makan dan reproduksi burung, sehingga dapat menginformasikan strategi konservasi yang lebih tepat. Selain itu, riset dapat mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis digital yang memanfaatkan data biodiversitas lokal, seperti aplikasi seluler atau modul augmented reality, untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa tentang ekologi burung. Penelitian tersebut juga dapat menilai efektivitas media digital tersebut dalam meningkatkan literasi lingkungan siswa dibandingkan metode konvensional. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki persepsi dan partisipasi masyarakat lokal dalam program edukasi berbasis keanekaragaman burung, guna memperkuat hubungan antara konservasi dan budaya setempat. Akhirnya, studi longitudinal dapat memantau perubahan komunitas burung selama periode pascapandemi untuk memahami dampak jangka panjang dari pengurangan aktivitas manusia terhadap ekosistem. Semua penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pengetahuan ilmiah sekaligus memberikan kontribusi praktis bagi pendidikan dan pelestarian alam di wilayah Dempo.
- Fieldwork during pandemic: Backyard bird survey and making student’s biological field practice... smujo.id/biodiv/article/view/8041Fieldwork during pandemic Backyard bird survey and making studentAos biological field practice smujo biodiv article view 8041
- Communities and tree-species preferences of birds in traditional agroforestry system in Meru Betiri National... doi.org/10.23869/bphjbr.27.2.20225Communities and tree species preferences of birds in traditional agroforestry system in Meru Betiri National doi 10 23869 bphjbr 27 2 20225
- Avipedia: An electronic encyclopedia of bird diversity in Baluran National Park - Indonesia | Research... ejournal.umm.ac.id/index.php/raden/article/view/23939Avipedia An electronic encyclopedia of bird diversity in Baluran National Park Indonesia Research ejournal umm ac index php raden article view 23939
- Bird population and bird hunting in the rural ecosystem of Cijambu, Sumedang, West Java, Indonesia |... doi.org/10.13057/biodiv/d240828Bird population and bird hunting in the rural ecosystem of Cijambu Sumedang West Java Indonesia doi 10 13057 biodiv d240828
- Mountain tourism impact on bird diversity along hiking trails of Mount Prau, Central Java, Indonesia... smujo.id/biodiv/article/view/18904Mountain tourism impact on bird diversity along hiking trails of Mount Prau Central Java Indonesia smujo biodiv article view 18904
| File size | 454.11 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
IJHPIJHP Identified risk factors include host factors such as male gender, productive age (15–64 years), low education, and low economic status. Additionally,Identified risk factors include host factors such as male gender, productive age (15–64 years), low education, and low economic status. Additionally,
UNIKUUNIKU Elang Jawa merupakan salah satu jenis burung pemangsa endemik di Pulau Jawa yang dilindungi oleh negara. Keberadaan Elang Jawa memiliki peranan yang sangatElang Jawa merupakan salah satu jenis burung pemangsa endemik di Pulau Jawa yang dilindungi oleh negara. Keberadaan Elang Jawa memiliki peranan yang sangat
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Upaya pencegahan utama meliputi PSN 3M Plus, pemberdayaan kader jumantik, serta inovasi seperti teknologi Wolbachia, namun tantangan seperti rendahnyaUpaya pencegahan utama meliputi PSN 3M Plus, pemberdayaan kader jumantik, serta inovasi seperti teknologi Wolbachia, namun tantangan seperti rendahnya
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai cara kerja, pembuatan, dan pemanfaatan ovitrap sebagaiTujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai cara kerja, pembuatan, dan pemanfaatan ovitrap sebagai
UNDIPUNDIP Hasil menunjukkan bahwa pengetahuan baik diperoleh pada 34 responden (72,34%), pengetahuan cukup pada 9 responden (19,15%), dan pengetahuan kurang padaHasil menunjukkan bahwa pengetahuan baik diperoleh pada 34 responden (72,34%), pengetahuan cukup pada 9 responden (19,15%), dan pengetahuan kurang pada
MAHADEWAMAHADEWA Data tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Penelitian ini dikatakan berhasil jika rata-rata hasil belajar siswa 75 dengan ketuntasanData tanggapan siswa dikumpulkan dengan menggunakan kuisioner. Penelitian ini dikatakan berhasil jika rata-rata hasil belajar siswa 75 dengan ketuntasan
MAHADEWAMAHADEWA Hasil penelitian menunjukkan kesesuaian antara RPP dengan pelaksanaannya tergolong dalam kategori cukup baik, kesesuaian RPP dengan silabus dalam mengembangkanHasil penelitian menunjukkan kesesuaian antara RPP dengan pelaksanaannya tergolong dalam kategori cukup baik, kesesuaian RPP dengan silabus dalam mengembangkan
MAHADEWAMAHADEWA Hasil menunjukkan peningkatan dari 51,39% (cukup kreatif) pada siklus I menjadi 71,39% (kreatif) pada siklus II, sehingga model pembelajaran Group InvestigationHasil menunjukkan peningkatan dari 51,39% (cukup kreatif) pada siklus I menjadi 71,39% (kreatif) pada siklus II, sehingga model pembelajaran Group Investigation
Useful /
UNDIPUNDIP Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pola kejadian malaria di kalangan tenaga kerja di area dataran rendah PT Freeport Indonesia. Metode penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pola kejadian malaria di kalangan tenaga kerja di area dataran rendah PT Freeport Indonesia. Metode penelitian
UNDIPUNDIP Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kelurahan Panggung memiliki kepadatan larva sedang (DF=4) dan RW dengan tingkat kepadatan tertinggi adalah RW 9 denganPenelitian ini menyimpulkan bahwa Kelurahan Panggung memiliki kepadatan larva sedang (DF=4) dan RW dengan tingkat kepadatan tertinggi adalah RW 9 dengan
UNDIPUNDIP Hasil penelitian mengenai hubungan antara karakteristik individu serta beban kerja fisik dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) terhadap pekerjaHasil penelitian mengenai hubungan antara karakteristik individu serta beban kerja fisik dengan keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) terhadap pekerja
MAHADEWAMAHADEWA Melalui strategi ini, SD Negeri 8 Mas berhasil mengalami transformasi di berbagai bidang. Penerapan manajemen keterlibatan masyarakat di SD Negeri 8 MasMelalui strategi ini, SD Negeri 8 Mas berhasil mengalami transformasi di berbagai bidang. Penerapan manajemen keterlibatan masyarakat di SD Negeri 8 Mas