STP IPISTP IPI

Sapa: Jurnal Kateketik dan PastoralSapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral

Penelitian ini bertujuan menganalisis relasi antara agama dan masyarakat dalam konteks transformasi sosial Indonesia, dengan fokus pada bagaimana Gereja Katolik berinteraksi dengan perubahan sosial dari masyarakat tradisional, masyarakat transisi, hingga masyarakat modern perkotaan. Penelitian menggunakan metode literature review. Analisis dilakukan melalui pembacaan mendalam, kategorisasi tematik, dan sintesis konseptual berdasarkan kerangka sosiologi agama klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam masyarakat tradisional, Gereja Katolik berperan sebagai institusi integratif yang menyatu dengan adat melalui inkulturasi dan praktik komunal. Dalam masyarakat transisi, Gereja berfungsi sebagai agen mediasi sosial yang menjembatani nilai tradisional dan modern, sekaligus memperkuat pendidikan dan pemberdayaan awam. Sementara itu, di masyarakat modern perkotaan, Gereja mengalami transformasi digital, diferensiasi institusional, dan perluasan peran dalam ruang publik plural.

Kajian terhadap dua belas artikel mengenai relasi Gereja Katolik dan masyarakat dalam konteks transformasi sosial Indonesia menunjukkan bahwa agama dan masyarakat memiliki hubungan yang dinamis, saling membentuk, dan terus berkembang mengikuti perubahan struktur sosial dari masyarakat tradisional, transisi, hingga masyarakat modern perkotaan.Secara umum, penelitian-penelitian tersebut menegaskan bahwa modernisasi, globalisasi, dan digitalisasi tidak menghapus pengaruh agama, tetapi justru memunculkan bentuk-bentuk keberagamaan yang baru, lebih personal, fleksibel, dan terfragmentasi.Gereja Katolik tampil sebagai aktor sosial yang adaptif, yang tidak hanya berfungsi sebagai institusi spiritual, tetapi juga lembaga yang memainkan peran penting dalam pendidikan, advokasi sosial, pembentukan moral publik, dan penguatan modal sosial masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana praktik digital Gereja Katolik di kota-kota besar Indonesia memengaruhi partisipasi keagamaan umat muda, dengan menggunakan pendekatan mixed‑methods yang menggabungkan survei online dan wawancara mendalam. Selain itu, studi komparatif antara komunitas Gereja Katolik di wilayah pedesaan dan perkotaan dapat mengevaluasi perbedaan peran institusi dalam pemberdayaan sosial, pendidikan, dan advokasi lingkungan, sehingga menyoroti faktor kontekstual yang memoderasi efektivitas intervensi gerejawi. Penelitian longitudinal yang melacak perubahan identitas religius dan sikap sosial umat Katolik selama dekade berikutnya dapat mengungkap dampak jangka panjang digitalisasi, globalisasi, dan kebijakan publik terhadap dinamika hubungan agama‑masyarakat. Analisis jaringan media sosial Gereja Katolik dapat memperlihatkan pola penyebaran pesan moral dan keterlibatan komunitas virtual, serta mengidentifikasi potensi risiko fragmentasi otoritas keagamaan. Studi etnografi partisipatif di ruang publik plural dapat meneliti peran dialog inter‑agama yang difasilitasi oleh Gereja Katolik dalam meredam konflik sosial dan memperkuat kohesi sosial. Dengan memperluas metodologi ke lapangan dan memasukkan perspektif pengguna digital, penelitian-penelitian ini dapat melengkapi temuan literature review sebelumnya dan memberikan dasar kebijakan yang lebih robust bagi institusi keagamaan dalam era transformasi sosial.

  1. "Indonesia, modernity and some problems of religious adaptation" by June McDaniel. modernity... scholarhub.ui.ac.id/wacana/vol15/iss2/6Indonesia modernity and some problems of religious adaptation by June McDaniel modernity scholarhub ui ac wacana vol15 iss2 6
  2. Peran Gereja dalam Menanggapi Isu Sosial di Tengah Keberagaman Budaya dan Agama di Indonesia | Jurnal... doi.org/10.62282/juilmu.v2i2.124-136Peran Gereja dalam Menanggapi Isu Sosial di Tengah Keberagaman Budaya dan Agama di Indonesia Jurnal doi 10 62282 juilmu v2i2 124 136
Read online
File size482.91 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test