STP IPISTP IPI

Sapa: Jurnal Kateketik dan PastoralSapa: Jurnal Kateketik dan Pastoral

Salah satu bahaya yang harus diwaspadai di tengah semarak hidup beragama dewasa ini adalah tendensi untuk membatasi signifikasi agama pada kehidupan rohani semata dan mengabaikan signifikasinya bagi kehidupan publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengartikulasi inspirasi yang dapat diberikan oleh iman kristiani bagi kehidupan bermasyarakat. Dengan inspirasi iman itu, umat kristiani dapat terhindar dari tendensi domestifikasi Allah pada ruang privat. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan pembacaan kritis atas literatue terkait. Hasil pembacaan kritis itu dielaborasi dengan mengikuti prosedur berteologi kontekstual yang diajukan Stephen B. Bevans, yaitu dialektika antara konteks dan Kitab Suci (dan Tradisi). Melalui elaborasi tersebut, ditemukan bahwa sebetulnya hakikat suatu masyarakat adalah relasi dan bermasyarakat berarti berelasi. Relasionalitas suatu masyarakat yang mengenal Allah adalah kasih persaudaraan yang difondasikan pada relasionalitas kasih Trinitas. Hakikat dari relasionalitas kasih Trinitas adalah relasi perikhoretis antara “aku dan “engkau yang membentuk “kita pada Trinitas.

kasih persaudaraan yang berlandaskan pada Allah sebagai kasih menjadi relasionalitas Trinitas yang menjadi arketipe bagi masyarakat.Mengasihi Allah dan sesama mengundang umat masuk dalam relasionalitas Trinitas serta menghindarkan dari domestifikasi Allah.Konsep teologis ini dapat diaplikasikan pastoral dalam katekese tentang implikasi iman bagi kehidupan sosial.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana konsep relasionalitas Trinitas yang dijadikan arketipe kasih persaudaraan memengaruhi dinamika interaksi sosial dalam komunitas Kristen Indonesia, misalnya dengan survei etnografis di beberapa gereja lokal dan analisis jaringan relasional. Kedua, sebuah studi komparatif dapat membandingkan penerapan teologi relasionalitas masyarakat yang berlandaskan pada Allah sebagai kasih antara tradisi Kristen dan agama‑agama lain di Indonesia, guna menilai kontribusi dialog inter‑religius terhadap kohesi sosial serta identitas bersama. Ketiga, penelitian praktis dapat mengembangkan model pelatihan katekese berbasis teologi relasionalitas Trinitas bagi tenaga pastoral, kemudian mengevaluasi efektivitasnya dalam mengurangi tendensi domestifikasi Allah dan memperkuat partisipasi umat dalam kehidupan publik, dengan metode eksperimen terkontrol. Dengan merancang pertanyaan‑pertanyaan penelitian yang spesifik pada masing‑masing arah tersebut, diharapkan dapat memperkaya wacana teologi sosial serta memberikan pedoman aplikatif bagi gereja dan masyarakat.

  1. ELABORATING AN INDONESIAN SOCIAL MARIOLOGY BASED ON THE EXPERIENCE OF THE FAITHFUL | Pasi | Journal of... e-journal.usd.ac.id/index.php/JAOT/article/view/4119ELABORATING AN INDONESIAN SOCIAL MARIOLOGY BASED ON THE EXPERIENCE OF THE FAITHFUL Pasi Journal of e journal usd ac index php JAOT article view 4119
  2. Trinitas di Antara Subaltern dan Politik Egaliter | JURNAL LUXNOS. trinitas subaltern politik egaliter... luxnos.sttpd.ac.id/index.php/20_luxnos_20/article/view/theresia_juni23Trinitas di Antara Subaltern dan Politik Egaliter JURNAL LUXNOS trinitas subaltern politik egaliter luxnos sttpd ac index php 20 luxnos 20 article view theresia juni23
Read online
File size554.09 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test