UMNUMN

Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatAmaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab kebutuhan Madrasah Diniyah Takmiliyah Al-Khoeriyyah yang terletak di Desa Linggaraja, sebuah daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan luar) yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan Bahasa Inggris yang berkualitas. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah tidak adanya pembelajaran Bahasa Inggris akibat keterbatasan kurikulum dan kurangnya tenaga pengajar yang kompeten. Para orang tua mengungkapkan kekhawatiran mereka terhadap kesulitan anak‑anak dalam mengikuti pelajaran Bahasa Inggris di jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, program ini bertujuan mengembangkan modul pembelajaran Bahasa Inggris yang terintegrasi dengan kurikulum Bahasa Arab yang sudah ada, dengan menerapkan delapan prinsip The‑C Wheel: konteks, keterkaitan, koherensi, tantangan, rasa ingin tahu, kepedulian, komunitas, dan kreativitas. Metode pelaksanaan mencakup analisis lembaga, pengembangan modul berbasis materi Bahasa Arab sehari‑hari, pelatihan guru menggunakan Google Translate, pengajaran di kelas oleh tim pengabdi, serta simulasi pengajaran oleh guru. Hasil menunjukkan peningkatan keterlibatan guru, antusiasme siswa yang lebih tinggi, dan terciptanya modul Bahasa Inggris yang telah memiliki hak cipta. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan pembelajaran Bahasa Inggris dalam lingkungan pendidikan berbasis agama dan berpotensi menjadi model yang dapat diterapkan di lembaga serupa di daerah pedesaan.

Program pengabdian ini berhasil memenuhi kebutuhan Madrasah Diniyah Takmiliyah Al‑Khoeriyyah dengan menyediakan pembelajaran Bahasa Inggris terintegrasi materi Bahasa Arab melalui delapan prinsip The‑C Wheel.Hasilnya menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, keterlibatan aktif guru, dan terciptanya modul berhak cipta, serta efektivitas pembelajaran meski dengan keterbatasan sarana.Pendekatan ini dapat dijadikan model replikatif bagi madrasah lain di daerah 3T.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas jangka panjang modul Bahasa Inggris terintegrasi dengan Bahasa Arab pada peningkatan kemampuan berbicara siswa selama tiga tahun akademik, sehingga dapat menilai keberlanjutan dampak pembelajaran. Selain itu, studi komparatif antara madrasah yang menggunakan pendekatan The‑C Wheel dengan lembaga pendidikan lain yang menerapkan metode tradisional dapat mengidentifikasi keunggulan atau keterbatasan spesifik dari masing‑masing pendekatan dalam konteks 3T. Penelitian juga dapat mengembangkan aplikasi mobile berbasis AI untuk mendukung guru dan siswa dalam penggunaan materi bilingual, lalu menguji sejauh mana teknologi tersebut meningkatkan motivasi belajar dan kualitas interaksi di kelas yang memiliki keterbatasan sarana.

Read online
File size496.5 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test