UNIRA MALANGUNIRA MALANG

Journal of Governance InnovationJournal of Governance Innovation

Penelitian kualitatif ini mengkaji kondisi transparansi terkini dalam pengelolaan dana otonomi khusus Papua, dengan tujuan mengungkap berbagai tantangan yang menghambat transparansi dan mengusulkan berbagai strategi untuk peningkatannya. Dengan memanfaatkan analisis data sekunder, penelitian ini menyelidiki praktik transparansi, mekanisme pengungkapan, dan ketersediaan data yang relevan. Temuan penelitian mengungkap berbagai tantangan signifikan, termasuk hambatan birokrasi, ambiguitas hukum, mekanisme pengawasan yang lemah, dan penolakan terhadap inisiatif transparansi, yang menghambat transparansi dalam pengelolaan dana. Meskipun ada berbagai tantangan tersebut, penelitian ini mengidentifikasi berbagai strategi yang layak untuk meningkatkan transparansi, seperti membangun mekanisme pengungkapan yang komprehensif, memperkuat pengawasan, melibatkan para pemangku kepentingan, dan melaksanakan berbagai inisiatif peningkatan kapasitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun mencapai transparansi dalam dana otonomi khusus Papua menimbulkan berbagai tantangan, hal itu memang mungkin dilakukan melalui berbagai upaya bersama dan intervensi strategis.

This study examines the transparency of Papuas special autonomy fund management, identifying several challenges such as bureaucratic inefficiencies, weak oversight, and limited public engagement.While there has been some progress in improving access to reports and increasing the frequency of disclosures, these efforts remain insufficient to ensure full transparency.Institutional resistance and poor accountability mechanisms continue to impede effective governance.Public information remains limited, and stakeholder engagement in decision-making is minimal.To address these issues, practical steps such as improving oversight, increasing disclosure frequency, and involving stakeholders more actively in transparency initiatives are essential.Future efforts should focus on collecting primary data, using a mixed-methods approach, and exploring the role of technology in enhancing transparency.By implementing these reforms and strengthening institutional structures, Papua can achieve greater accountability in managing its special autonomy funds, fostering public trust and sustainable development.

Untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan dana otonomi khusus Papua, diperlukan upaya bersama dan intervensi strategis. Strategi yang dapat diterapkan antara lain: membangun mekanisme pengungkapan yang komprehensif, memperkuat pengawasan, melibatkan para pemangku kepentingan, dan melaksanakan inisiatif peningkatan kapasitas. Selain itu, penting untuk meningkatkan akses publik terhadap informasi, meningkatkan frekuensi pengungkapan data, dan melibatkan stakeholder secara aktif dalam inisiatif transparansi. Untuk mencapai transparansi yang efektif, diperlukan juga pengumpulan data primer, penggunaan pendekatan penelitian campuran, dan eksplorasi peran teknologi dalam meningkatkan transparansi. Dengan menerapkan strategi-strategi ini dan memperkuat struktur kelembagaan, Papua dapat mencapai akuntabilitas yang lebih baik dalam mengelola dana otonomi khusus, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan publik dan mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Read online
File size407.05 KB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test