UM SURABAYAUM SURABAYA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum IslamKota Surabaya memiliki kepadatan penduduk yang cukup tinggi, yaitu 60231 ribu jiwa. Kepadatan ini menimbulkan banyak masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), termasuk kekerasan fisik, psikis, seksual, penelantaran ekonomi, dan eksploitasi. Data dari Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya menunjukkan hal ini. Dengan menggunakan metode dokumentasi dan wawancara, DP5A telah melakukan upaya penanganan KDRT di Surabaya selama periode 2018 hingga Juli 2019, khususnya bagi perempuan dewasa. Upaya tersebut meliputi pemberian konseling, penanganan medis, dan bantuan hukum.
Kekerasan dalam rumah tangga merupakan masalah serius di Kota Surabaya yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi dan sosial.Bentuk kekerasan meliputi fisik, psikis, seksual, ekonomi, dan eksploitasi.Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Pelindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya telah berupaya menangani kasus KDRT melalui konseling, penanganan medis, pendampingan hukum, dan program Pusat Krisis Berbasis Masyarakat (PKBM).
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas program PKBM dalam mencegah dan menangani KDRT di tingkat masyarakat, dengan fokus pada partisipasi aktif komunitas dan tokoh agama. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang berkontribusi terhadap KDRT di Kota Surabaya, seperti tingkat pendidikan, status pekerjaan, dan akses terhadap layanan dukungan. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi peran mediasi berbasis agama dan budaya dalam menyelesaikan konflik keluarga sebelum eskalasi menjadi kekerasan, dengan mempertimbangkan prinsip-prinsip keadilan gender dan perlindungan korban. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang dinamika KDRT di Surabaya dan membantu merumuskan kebijakan serta program intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga tercipta lingkungan keluarga yang aman, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh warganya. Penelitian ini juga dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan di bidang hukum Islam, psikologi, dan sosiologi keluarga.
| File size | 332.79 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
UIIDALWAUIIDALWA Its also profoundly influenced by a strong moral foundation, religious education, and mental fortitude gained through the pesantren experience and background.Its also profoundly influenced by a strong moral foundation, religious education, and mental fortitude gained through the pesantren experience and background.
UMMUMM Banyaknya kasus KDRT yang terjadi di Indonesia merupakan cerminan gagalnya sebuah keluarga membangun dan membina sebuah kondisi rumah tangga yang kondusifBanyaknya kasus KDRT yang terjadi di Indonesia merupakan cerminan gagalnya sebuah keluarga membangun dan membina sebuah kondisi rumah tangga yang kondusif
UMMUMM Temuan mengungkap bahwa proses integrasi menimbulkan ambiguitas struktural, jurisdiksi yang tumpang tindih, dan penerimaan masyarakat yang tidak merata,Temuan mengungkap bahwa proses integrasi menimbulkan ambiguitas struktural, jurisdiksi yang tumpang tindih, dan penerimaan masyarakat yang tidak merata,
UntikaUntika Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa berperan signifikan dalam menangani kasus KDRT di pedesaan melalui mediasi dan intervensi awal yang sesuaiHasil penelitian menunjukkan bahwa kepala desa berperan signifikan dalam menangani kasus KDRT di pedesaan melalui mediasi dan intervensi awal yang sesuai
UMMUMM Sebagai negara berkembang, Indonesia seharusnya memanfaatkan ketentuan pengecualian dalam Perjanjian WTO untuk membatasi penerapan prinsip non-diskriminasiSebagai negara berkembang, Indonesia seharusnya memanfaatkan ketentuan pengecualian dalam Perjanjian WTO untuk membatasi penerapan prinsip non-diskriminasi
UINUIN Tingginya indeks pencemaran dan keberadaan patogen air memerlukan intervensi pengelolaan limbah yang lebih efektif. Disarankan penerapan sistem sanitasiTingginya indeks pencemaran dan keberadaan patogen air memerlukan intervensi pengelolaan limbah yang lebih efektif. Disarankan penerapan sistem sanitasi
APTKLHIAPTKLHI Melalui Perhutanan Sosial, tujuan konservasi lingkungan dapat sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kelestarian hutan dianggap dalamMelalui Perhutanan Sosial, tujuan konservasi lingkungan dapat sejalan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kelestarian hutan dianggap dalam
IAIN LANGSAIAIN LANGSA Tujuan keluarga sakinah meliputi ketaatan pada ajaran agama, mewujudkan keluarga harmonis, dan mengembangkan dakwah Islamiyah, dengan kriteria utama keteguhanTujuan keluarga sakinah meliputi ketaatan pada ajaran agama, mewujudkan keluarga harmonis, dan mengembangkan dakwah Islamiyah, dengan kriteria utama keteguhan
Useful /
UMSBUMSB Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pendidikan kesehatan dengan metode permainan bingo terhadap peningkatan pengetahuanPenelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan dari pendidikan kesehatan dengan metode permainan bingo terhadap peningkatan pengetahuan
UMSBUMSB Metode: Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimental two group pretest posttest with control group design dengan sampel sebanyak 70 respondenMetode: Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimental two group pretest posttest with control group design dengan sampel sebanyak 70 responden
UMSBUMSB Diskusi: Secara rinci, pekerja berusia 40–49 tahun mengalami gejala COPD 15% lebih sering dibanding kelompok usia lainnya, lama merokok 10–20 tahunDiskusi: Secara rinci, pekerja berusia 40–49 tahun mengalami gejala COPD 15% lebih sering dibanding kelompok usia lainnya, lama merokok 10–20 tahun
UINUIN Prinsip proporsionalitas berperan penting dalam membatasi dampak yang ditimbulkan oleh konflik bersenjata, khususnya terhadap warga sipil dan infrastrukturPrinsip proporsionalitas berperan penting dalam membatasi dampak yang ditimbulkan oleh konflik bersenjata, khususnya terhadap warga sipil dan infrastruktur