NEWINERANEWINERA

Journal La SocialeJournal La Sociale

Studi ini bertujuan untuk menentukan pengaruh tempo musik terhadap produktivitas kerja dan tingkat kegagalan kognitif karyawan di divisi fabrikasi PT. Adi Joyo Kusumo. Musik digunakan sebagai intervensi untuk mengatasi rasa bosan dan stres akibat pekerjaan monoton. Penelitian ini menggunakan metode Cognitive Failure Questionnaire (CFQ) yang diberikan kepada 12 karyawan, serta observasi terhadap jumlah produksi selama tujuh hari dengan tiga kondisi: tanpa musik, musik tempo cepat, dan musik tempo lambat. Hasil menunjukkan bahwa musik tempo cepat menghasilkan tingkat produktivitas tertinggi dengan total produksi 26 unit, diikuti oleh kondisi tanpa musik (23 unit) dan musik tempo lambat (21 unit). Uji validitas menunjukkan semua item CFQ valid, dan uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbachs Alpha 0,921. Uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) dan F 17,078, menunjukkan pengaruh signifikan tempo musik terhadap tingkat kegagalan kognitif. Meskipun musik tempo cepat meningkatkan kinerja, tingkat kebisingan mencapai 89 dB yang mengganggu divisi lain. Studi ini menyimpulkan bahwa musik tempo cepat dapat digunakan sebagai strategi peningkatan produktivitas dengan pengendalian kebisingan untuk menghindari dampak negatif pada lingkungan kerja lain.

Musik tempo cepat memiliki pengaruh signifikan terhadap produktivitas dan tingkat kegagalan kognitif karyawan di divisi fabrikasi.Produksi tertinggi dicapai dengan musik tempo cepat (26 unit), diikuti oleh tanpa musik (23 unit) dan musik tempo lambat (21 unit).Uji validitas dan reliabilitas CFQ menunjukkan instrumen yang valid dan andal.Kebisingan dari musik tempo cepat (89 dB) melebihi ambang batas kenyamanan, berpotensi menyebabkan kegagalan kognitif.Mayoritas karyawan mengalami kegagalan kognitif rendah hingga sedang, dengan 67% berada di kategori rendah.Perlu pengendalian kebisingan untuk memaksimalkan manfaat musik tanpa mengganggu lingkungan kerja.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh genre musik berbeda (misalnya, musik klasik atau instrumental) terhadap produktivitas dan kegagalan kognitif karyawan di lingkungan fabrikasi. 2. Pengembangan strategi pengendalian kebisingan yang efektif, seperti penggunaan peredam suara atau sistem pengaturan volume otomatis, perlu dilakukan untuk meminimalkan dampak negatif musik pada lingkungan kerja. 3. Studi tentang dampak jangka panjang penggunaan musik sebagai alat stimulasi karyawan, termasuk pengaruhnya terhadap kesehatan pendengaran dan kinerja berkelanjutan, dapat menjadi arah penelitian baru yang relevan.

  1. Dampak Musik pada Perubahan Suasana Hati | Jurnal Pendidikan Indonesia. musik perubahan suasana hati... japendi.publikasiindonesia.id/index.php/japendi/article/view/7444Dampak Musik pada Perubahan Suasana Hati Jurnal Pendidikan Indonesia musik perubahan suasana hati japendi publikasiindonesia index php japendi article view 7444
  2. Pengaruh Kompensasi, Lingkungan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Produktivitas Kerja (Literature Review... jurnaluniv45sby.ac.id/index.php/Inisiatif/article/view/344Pengaruh Kompensasi Lingkungan Kerja dan Stres Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Literature Review jurnaluniv45sby ac index php Inisiatif article view 344
  3. The Effect of Music on Cognitive Performance: Insight From Neurobiological and Animal Studies - Nikki... journals.sagepub.com/doi/10.1177/1534582305285869The Effect of Music on Cognitive Performance Insight From Neurobiological and Animal Studies Nikki journals sagepub doi 10 1177 1534582305285869
  4. PENGARUH MUSIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR dan EMOSIONAL SISWA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR | Didaktik... doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.997PENGARUH MUSIK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR dan EMOSIONAL SISWA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR Didaktik doi 10 36989 didaktik v9i2 997
Read online
File size888.39 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test