UNUKALTIMUNUKALTIM

Journal of Sustainable TransformationJournal of Sustainable Transformation

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak signifikan terhadap sektor pariwisata, hotel, dan restoran, yang tercermin dalam penurunan pendapatan. Namun, di penghujung tahun 2020, harga saham emiten sektor pariwisata menunjukkan tren positif, memunculkan pertanyaan bagi para peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan antara CEO overconfidence dan manajemen laba sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. Menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan sektor pariwisata, hotel, dan restoran, penelitian ini menganalisis data menggunakan uji beda paired sample test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CEO overconfidence tidak secara signifikan memengaruhi manajemen laba baik pada periode 2018-2019 sebelum pandemi maupun pada periode 2020-2021 selama pandemi, mengindikasikan bahwa peristiwa COVID-19 tidak mengubah perilaku seorang manajer.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa peristiwa pandemi COVID-19 tidak mampu mengubah perilaku manajer dalam melakukan praktik manajemen laba di perusahaan sektor pariwisata, hotel, dan restoran.Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan dari CEO overconfidence terhadap manajemen laba baik sebelum maupun sesudah pandemi.Hal ini mengindikasikan bahwa sifat overconfidence yang dimiliki manajer tidak terpengaruh oleh kondisi eksternal yang berubah akibat pandemi.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh faktor-faktor lain, seperti tata kelola perusahaan dan tekanan pasar, terhadap perilaku manajemen laba selama pandemi. Kedua, penelitian dapat memperluas cakupan sektor industri yang diteliti untuk memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang dampak pandemi terhadap manajemen laba. Ketiga, penelitian dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk menggali lebih dalam motivasi dan strategi yang digunakan oleh manajer dalam menghadapi tekanan ekonomi selama pandemi. Dengan menggabungkan pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang kompleksitas manajemen laba di tengah ketidakpastian ekonomi.

  1. CEO OVERCONFIDENCE DAN KONSERVATISME AKUNTANSI TERHADAP MANAJEMEN LABA: SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID-19... doi.org/10.59310/jst.v3i02.36CEO OVERCONFIDENCE DAN KONSERVATISME AKUNTANSI TERHADAP MANAJEMEN LABA SEBELUM DAN SESUDAH PANDEMI COVID 19 doi 10 59310 jst v3i02 36
Read online
File size580.33 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test