YANAYANA
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsAlgebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan SainsPenggunaan tongue twister merupakan metode pembelajaran pengucapan yang menarik dan menyenangkan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi tongue twister dalam pembelajaran pengucapan di SMKN 1 Bandung, khususnya dalam kegiatan ekstrakurikuler English Club. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara guru, dan lembar kuesioner siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tongue twister, dikombinasikan dengan pengulangan, peningkatan kecepatan bertahap, dan pola ritmis, membantu siswa mengartikulasikan kata-kata dengan lebih jelas, meningkatkan kepercayaan diri, dan menikmati proses pembelajaran. Integrasi musik dan kreativitas siswa oleh guru juga berperan dalam meningkatkan keterlibatan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan tongue twister secara terstruktur dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat meningkatkan keterampilan pengucapan siswa.Proses pembelajaran meliputi pemberian salam, pengenalan tongue twister, praktik pengucapan melalui pengulangan terpandu dengan musik, dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk membuat tongue twister mereka sendiri.Meskipun penelitian ini menunjukkan efektivitas pendekatan ini, penelitian lebih lanjut dengan partisipan yang lebih beragam dan metode yang berbeda disarankan untuk mengeksplorasi manfaat penggunaan tongue twister dalam pembelajaran pengucapan.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas penggunaan tongue twister dengan berbagai tingkat kesulitan bagi siswa dengan kemampuan bahasa Inggris yang berbeda-beda. Hal ini penting untuk memastikan bahwa tongue twister yang digunakan sesuai dengan tingkat pemahaman siswa, sehingga dapat memaksimalkan manfaat pembelajaran. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi bagaimana penggunaan teknologi, seperti aplikasi atau platform pembelajaran daring, dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran pengucapan melalui tongue twister. Dengan memanfaatkan teknologi, siswa dapat berlatih pengucapan secara mandiri dan mendapatkan umpan balik secara instan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tongue twister yang paling efektif untuk meningkatkan pengucapan bunyi-bunyi tertentu dalam bahasa Inggris. Dengan demikian, guru dapat memilih tongue twister yang paling relevan dengan kebutuhan siswa, sehingga pembelajaran menjadi lebih fokus dan efisien. Kombinasi dari ketiga saran ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pengucapan bahasa Inggris bagi siswa.
- The Usage of ‘Tongue Twister’ Learning Technique among the EFL Students’ Pronunciation... eudl.eu/doi/10.4108/eai.15-12-2023.2345639The Usage of AoTongue TwisterAo Learning Technique among the EFL StudentsAo Pronunciation eudl eu doi 10 4108 eai 15 12 2023 2345639
- Using Toongue Twister Technique to Improve Students' Pronunciation Ability | Inspiring: English... doi.org/10.35905/inspiring.v3i1.1324Using Toongue Twister Technique to Improve Students Pronunciation Ability Inspiring English doi 10 35905 inspiring v3i1 1324
| File size | 245.11 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING (1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara full day school (X1) terhadap hasil belajar ekonomi siswa fase E di SMA Negeri 8 Padang. (2) Terdapat(1) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara full day school (X1) terhadap hasil belajar ekonomi siswa fase E di SMA Negeri 8 Padang. (2) Terdapat
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO The findings reveal that weak leadership vision, fragmented curriculum governance, and unsystematic teacher development contribute significantly to studentThe findings reveal that weak leadership vision, fragmented curriculum governance, and unsystematic teacher development contribute significantly to student
YANAYANA Pengembangan teknologi dan komunikasi memberikan ide atau solusi kepada pendidik untuk memanfaatkan teknologi yang berkembang untuk menemukan media atauPengembangan teknologi dan komunikasi memberikan ide atau solusi kepada pendidik untuk memanfaatkan teknologi yang berkembang untuk menemukan media atau
YANAYANA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Dengan melibatkan total 50 mahasiswa sebagai responden dan analisis menggunakanPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Dengan melibatkan total 50 mahasiswa sebagai responden dan analisis menggunakan
YANAYANA Pengembangan profesional guru juga didukung oleh fasilitas sekolah, kebijakan, dan program pelatihan. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan,Pengembangan profesional guru juga didukung oleh fasilitas sekolah, kebijakan, dan program pelatihan. Meskipun demikian, ditemukan beberapa tantangan,
NEWINERANEWINERA Masalah persisten piutang mahasiswa sering dipengaruhi oleh penggunaan skema pembayaran fleksibel yang tidak optimal dan penyebaran informasi akurat mengenaiMasalah persisten piutang mahasiswa sering dipengaruhi oleh penggunaan skema pembayaran fleksibel yang tidak optimal dan penyebaran informasi akurat mengenai
UMMUMM downloading and reviewing journals, creating research guidelines using Dr. Gins Research Model Canvas (RMC), collecting data and preparing articles, mind-mappingdownloading and reviewing journals, creating research guidelines using Dr. Gins Research Model Canvas (RMC), collecting data and preparing articles, mind-mapping
WIRARAJAWIRARAJA Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan alat secara berkelompok, dan refleksi hasil kerja. Kegiatan berlangsungMetode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan alat secara berkelompok, dan refleksi hasil kerja. Kegiatan berlangsung
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran yang digunakan dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaranPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan media pembelajaran yang digunakan dalam meningkatkan pemahaman konsep peserta didik pada mata pelajaran
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Subjek penelitian terdiri atas delapan informan, yakni empat siswa dan empat guru, yang dipilih secara purposive berdasarkan temuan awal mengenai ketidakSubjek penelitian terdiri atas delapan informan, yakni empat siswa dan empat guru, yang dipilih secara purposive berdasarkan temuan awal mengenai ketidak
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada lembaga pendidikan Islam yang aktif menggunakanPenelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi pada lembaga pendidikan Islam yang aktif menggunakan
YANAYANA Namun, sebagian kecil siswa mencatat bahwa lagu saja tidak cukup untuk menguasai pengucapan yang akurat, sehingga diperlukan bimbingan guru dan integrasiNamun, sebagian kecil siswa mencatat bahwa lagu saja tidak cukup untuk menguasai pengucapan yang akurat, sehingga diperlukan bimbingan guru dan integrasi