WIRARAJAWIRARAJA
Tandhuk MajengTandhuk MajengKurangnya media pembelajaran yang sederhana dan kontekstual sering kali menjadi kendala dalam pemahaman siswa terhadap konsep-konsep IPA, khususnya materi penyaringan air. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan pembuatan alat filtrasi sederhana dari bahan bekas dengan menerapkan model Project-Based Learning (PjBL), yang difokuskan kepada siswa SMP Integral Luqman Al-Hakim. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep filtrasi, sikap dan metode ilmiah melalui pengalaman langsung dalam merancang dan membuat alat penyaring air menggunakan limbah rumah tangga. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik pembuatan alat secara berkelompok, dan refleksi hasil kerja. Kegiatan berlangsung selama dua hari dan melibatkan siswa kelas VIII sebagai peserta aktif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu mendorong siswa untuk mengaitkan teori dengan praktik secara lebih baik, menumbuhkan kreativitas dalam memanfaatkan bahan bekas, serta menghasilkan media pembelajaran yang fungsional. Selain memperkuat pemahaman konsep IPA, pelatihan ini juga menumbuhkan sikap peduli lingkungan dan keterampilan berpikir kritis pada siswa. Program ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek dengan pendidikan lingkungan hidup secara kontekstual dalam kegiatan sekolah.
Pelatihan pembuatan alat filtrasi sederhana dari bahan bekas di SMP Integral Luqman Al-Hakim berhasil memberikan dampak positif dalam pembelajaran IPA, meningkatkan pemahaman konseptual siswa tentang unsur, senyawa, dan campuran.Melalui pendekatan Project-Based Learning, siswa tidak hanya menguatkan pemahaman materi tetapi juga mengembangkan sikap ilmiah seperti kejujuran, kerjasama, tanggung jawab, dan kedisiplinan, serta keterampilan metode ilmiah.Integrasi praktik langsung dengan pemanfaatan limbah rumah tangga ini efektif dalam meningkatkan kompetensi akademik, membentuk karakter, dan menumbuhkan kesadaran lingkungan, sehingga program serupa sangat direkomendasikan untuk diterapkan lebih luas dalam pembelajaran IPA di tingkat SMP.
Meskipun pelatihan pembuatan alat filtrasi sederhana dari bahan bekas melalui model Project-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA dan sikap ilmiah siswa, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang prospektif untuk memperkaya khazanah keilmuan dan praktik pendidikan. Pertama, penelitian di masa depan dapat mengeksplorasi efektivitas jangka panjang metode ini, khususnya mengenai retensi pengetahuan konsep filtrasi air dan keberlanjutan kesadaran lingkungan siswa. Pertanyaan mendasar yang dapat dijawab adalah apakah dampak positif yang diamati akan bertahan dalam periode yang lebih lama dan bagaimana pengaruhnya terhadap perilaku pro-lingkungan siswa di luar konteks pembelajaran langsung, misalnya dalam pengelolaan limbah rumah tangga di lingkungan pribadi mereka. Kedua, disarankan untuk melakukan studi komparatif yang lebih luas, baik dengan memvariasikan jenis bahan bekas yang digunakan sebagai media filtrasi maupun dengan mengimplementasikan model PjBL ini di berbagai sekolah dengan karakteristik dan sumber daya yang berbeda. Investigasi ini akan membantu mengidentifikasi adaptasi kurikulum atau intervensi tambahan yang mungkin diperlukan untuk mencapai hasil optimal di berbagai konteks pendidikan, serta menentukan faktor-faktor kunci yang memengaruhi keberhasilan program serupa. Ketiga, perlu adanya penelitian yang lebih terfokus pada dampak PjBL dengan alat filtrasi terhadap pengembangan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah siswa secara terukur. Hal ini dapat melibatkan pengembangan instrumen penilaian yang spesifik dan analisis kualitatif mendalam terhadap proses kognitif siswa saat menghadapi tantangan dalam desain dan optimalisasi alat filtrasi, guna mengidentifikasi strategi pedagogis paling efektif untuk mengasah kemampuan esensial abad ke-21 tersebut.
| File size | 227.82 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL GEHUJOURNAL GEHU Implikasi penelitian ini menekankan peran penting konselor sekolah dalam mengembangkan layanan konseling inovatif yang berbasis pendekatan kognitif-perilakuImplikasi penelitian ini menekankan peran penting konselor sekolah dalam mengembangkan layanan konseling inovatif yang berbasis pendekatan kognitif-perilaku
SALNESIASALNESIA Inovasi utama meliputi budidaya maggot, ternak lele bioflok, hidroponik, serta kandang ayam pintar terintegrasi IoT yang bertenaga surya. Melalui pelatihanInovasi utama meliputi budidaya maggot, ternak lele bioflok, hidroponik, serta kandang ayam pintar terintegrasi IoT yang bertenaga surya. Melalui pelatihan
STAIDHISTAIDHI Permasalahan energi dan limbah organik menjadi tantangan sekaligus peluang dalam mendorong pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan. KalanganPermasalahan energi dan limbah organik menjadi tantangan sekaligus peluang dalam mendorong pengembangan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Kalangan
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi nilai tambah, mengetahui nilai tambah pengolahan, serta menganalisisTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi nilai tambah, mengetahui nilai tambah pengolahan, serta menganalisis
STIMI BJMSTIMI BJM Kegiatan pengabdian masyarakat di Makam Guru Zuhdi, Banjarmasin, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola makam dalam pengelolaan limbahKegiatan pengabdian masyarakat di Makam Guru Zuhdi, Banjarmasin, berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pengelola makam dalam pengelolaan limbah
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Diperlukan sinergi antara sektor kesehatan, lingkungan, dan masyarakat untuk mengatasi risiko ini secara holistik. Pengelolaan limbah organik dengan pendekatanDiperlukan sinergi antara sektor kesehatan, lingkungan, dan masyarakat untuk mengatasi risiko ini secara holistik. Pengelolaan limbah organik dengan pendekatan
UMNUMN Hal ini mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta untuk memproduksi Eco Enzyme secara mandiri di lingkunganHal ini mengindikasikan efektivitas kegiatan dalam meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta untuk memproduksi Eco Enzyme secara mandiri di lingkungan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Untuk mengetahui hal tersebut, perlu adanya kajian lebih lanjut terkait relevansi pendidikan Paulo Freire dan pendidikan Bahasa Indonesia di SMP. PenelitianUntuk mengetahui hal tersebut, perlu adanya kajian lebih lanjut terkait relevansi pendidikan Paulo Freire dan pendidikan Bahasa Indonesia di SMP. Penelitian
Useful /
UNWUNW Hal ini terbukti dengan adanya perbedaan karakter anak ketika sebelum anak masuk di RA Amanah Ummah dan setelah anak lulus dari RA Amanah Ummah. PenelitianHal ini terbukti dengan adanya perbedaan karakter anak ketika sebelum anak masuk di RA Amanah Ummah dan setelah anak lulus dari RA Amanah Ummah. Penelitian
UNWUNW Sampel terdiri dari 30 siswa, yaitu 15 siswa di TK Inpres Mannurukki (kelas eksperimen) dan 15 siswa di TK IT At‑Tibyan (kelas kontrol) yang dipilihSampel terdiri dari 30 siswa, yaitu 15 siswa di TK Inpres Mannurukki (kelas eksperimen) dan 15 siswa di TK IT At‑Tibyan (kelas kontrol) yang dipilih
UNWUNW Analisis ekosistemik mengungkapkan bahwa pengembangan kepemimpinan dipengaruhi oleh interaksi dinamis sistem mikro (keluarga-sekolah), meso (hubungan antarlingkungan),Analisis ekosistemik mengungkapkan bahwa pengembangan kepemimpinan dipengaruhi oleh interaksi dinamis sistem mikro (keluarga-sekolah), meso (hubungan antarlingkungan),
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Kelompok Wanita Tani Mawar Putih berperan dalam memanfaatkan program pekarangan pangan lestari atau P2L karena dapat meningkatkan ketahanan pangan. TerpenuhinyaKelompok Wanita Tani Mawar Putih berperan dalam memanfaatkan program pekarangan pangan lestari atau P2L karena dapat meningkatkan ketahanan pangan. Terpenuhinya