INTELEKTUALINTELEKTUAL
EduLearnEduLearnVocational education in Indonesia is emphasized not only to develop competent workers but also to foster independent entrepreneurs, aligning with government policies to create more young entrepreneurs amid global competition and evolving job market demands. This study aims to investigating the influence between economic education and entrepreneurial competence (ECOMP), with entrepreneurial knowledge (EK) as a mediator. This study employs a quantitative approach, using surveys conducted at vocational high schools in Jakarta. A sample of 247 students was collected through convenience sampling, and data was processed using structural equation modeling (SEM) with Amos 25. The study found that economics education (EC) significantly enhances EK and competence among vocational high school students, both directly and indirectly. By developing a strong understanding of economic and business concepts, students are better equipped to succeed in the business activities. The findings emphasize the importance of improving EC with a focus on practical applications to help students acquire the essential skills required to achieve success as entrepreneurs.
The study concludes that economics education positively influences both entrepreneurial knowledge and competence among vocational students, both directly and indirectly.This highlights the importance of a strong foundation in economic principles for developing entrepreneurial skills.Furthermore, the research emphasizes that entrepreneurial knowledge acts as a crucial mediator, strengthening the relationship between economics education and entrepreneurial competence.Therefore, enhancing the quality of economics education with a focus on practical application is essential for preparing students for success in the business world.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan dengan memperluas cakupan sampel ke berbagai wilayah di Indonesia untuk meningkatkan generalisasi hasil. Kedua, penelitian dapat menggali lebih dalam faktor-faktor lain yang memengaruhi ECOMP, seperti motivasi kewirausahaan, dukungan keluarga, dan pengalaman praktik bisnis, untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode pengajaran dalam meningkatkan EK dan ECOMP, seperti pembelajaran berbasis proyek, studi kasus, atau simulasi bisnis, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dalam pendidikan kewirausahaan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan kurikulum dan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam mempersiapkan generasi muda sebagai wirausahawan yang kompeten dan inovatif, serta memperkuat ekosistem kewirausahaan di Indonesia.
| File size | 360.46 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
SMARTPUBLISHERSMARTPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan tiga peran utama guru, yaitu sebagai fasilitator yang menerapkan pembelajaran berbasis proyek dan simulasi bisnis; mentorHasil penelitian menunjukkan tiga peran utama guru, yaitu sebagai fasilitator yang menerapkan pembelajaran berbasis proyek dan simulasi bisnis; mentor
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Dengan menggunakan kata kunci yang telah ditentukan yang menggabungkan efikasi diri, motivasi kewirausahaan, pengalaman lapangan, dan minat kewirausahaanDengan menggunakan kata kunci yang telah ditentukan yang menggabungkan efikasi diri, motivasi kewirausahaan, pengalaman lapangan, dan minat kewirausahaan
STKIP PERSADASTKIP PERSADA Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan angkatan 2021 dan 2022 yang berjumlahPopulasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan angkatan 2021 dan 2022 yang berjumlah
IAISUMBARIAISUMBAR Masalah pengangguran ini telah ada sebelumnya dan sulit diselesaikan karena sedikit sekali masyarakat Indonesia yang berani untuk menjadi wirausahawanMasalah pengangguran ini telah ada sebelumnya dan sulit diselesaikan karena sedikit sekali masyarakat Indonesia yang berani untuk menjadi wirausahawan
UQGRESIKUQGRESIK Dengan menggunakan data antropometri Indonesia dihasilkan usulan perbaikan pijakan tangga yang diharapkan dapat menurunkan faktor resiko menjadi 4 atauDengan menggunakan data antropometri Indonesia dihasilkan usulan perbaikan pijakan tangga yang diharapkan dapat menurunkan faktor resiko menjadi 4 atau
UAJMUAJM Pengangguran menjadi masalah yang dihadapi hampir setiap negara dan jumlahnya terus meningkat selama beberapa dekade; pandemi Covid-19 turut memperburukPengangguran menjadi masalah yang dihadapi hampir setiap negara dan jumlahnya terus meningkat selama beberapa dekade; pandemi Covid-19 turut memperburuk
POLTEKHARBERPOLTEKHARBER Banyak pengusaha yang harus gulung tikar jika tidak menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini. Banyak permasalahan yang dihadapi, seperti ketidaksiapanBanyak pengusaha yang harus gulung tikar jika tidak menyesuaikan diri dengan kondisi saat ini. Banyak permasalahan yang dihadapi, seperti ketidaksiapan
PUSDIKRA PUBLISHINGPUSDIKRA PUBLISHING The implementation of entrepreneurship education based on market day at SDN Keumuneng Hulu Kab. Aceh Timur requires cooperation from all parties to improveThe implementation of entrepreneurship education based on market day at SDN Keumuneng Hulu Kab. Aceh Timur requires cooperation from all parties to improve
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Kita dapat menyimpulkan bahwa metodologi make-a-match dapat membantu siswa kelas III di SDN 101/II Muara Bungo belajar lebih efektif dan mencapai hasilKita dapat menyimpulkan bahwa metodologi make-a-match dapat membantu siswa kelas III di SDN 101/II Muara Bungo belajar lebih efektif dan mencapai hasil
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, karena data yang dikumpulkan dan analisisnya bersifat kualitatif. Hasil penelitianPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, karena data yang dikumpulkan dan analisisnya bersifat kualitatif. Hasil penelitian
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Menggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif, penelitian melibatkan 66 siswa kelas VIII di SMP Negeri 24 Padang, dengan 14 siswa terpilihMenggunakan pendekatan studi kasus dengan metode kualitatif, penelitian melibatkan 66 siswa kelas VIII di SMP Negeri 24 Padang, dengan 14 siswa terpilih
UNUSAUNUSA Rata-rata konsentrasi timbal darah adalah 7,78±4,77 µg/dL, sedangkan skor rata-rata total NCTB adalah 50,00±5,24. Analisis statistik menunjukkan konsentrasiRata-rata konsentrasi timbal darah adalah 7,78±4,77 µg/dL, sedangkan skor rata-rata total NCTB adalah 50,00±5,24. Analisis statistik menunjukkan konsentrasi