MANDALABHAKTIMANDALABHAKTI
One moment, please...One moment, please...Grooming adalah bagian dari upaya perawatan diri yang dilakukan untuk menjaga penampilan, kebersihan, dan kerapian tubuh agar terlihat menarik dan profesional di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk memahami standar grooming dan kinerja karyawan Departemen Front Office yang berperan dalam membentuk persepsi tamu terhadap profesionalitas Hotel Grand Puri Saron Yogyakarta. Penelitian ini difokuskan untuk menggali makna penampilan profesional, sikap pelayanan, dan interaksi karyawan dengan tamu dalam lingkup pelayanan perhotelan. Pendekatan kualitatif dengan observasi partisipatif dan wawancara mendalam digunakan dalam penelitian ini yang diterapkan pada karyawan front office dan tiga tamu hotel. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa standar grooming yang konsisten menjadi indikator awal penilaian tamu terhadap kesan profesional karyawan. Kinerja pelayanan yang responsif, sopan, dan komunikatif memperkuat persepsi positif tamu terhadap kualitas layanan dan citra hotel. Sebaliknya, ketidakkonsistenan dalam penampilan atau sikap pelayanan dapat menurunkan kepercayaan tamu terhadap profesionalitas hotel secara keseluruhan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa grooming dan kinerja front office saling melengkapi dalam membentuk persepsi tamu terhadap profesionalitas Hotel Grand Puri Saron, dengan grooming sebagai representasi visual awal dan kinerja sebagai cerminan perilaku pelayanan.Penampilan yang rapi dan kinerja yang sopan, tanggap, serta tenang dalam menghadapi permasalahan tamu secara kolektif menciptakan pengalaman utuh dan memperkuat citra positif hotel.Namun, penting juga untuk memperhatikan tekanan psikologis karyawan akibat tuntutan penampilan ideal, sehingga dukungan manajerial yang berempati diperlukan untuk menyeimbangkan ekspektasi penampilan dan kesejahteraan kerja.
Penelitian ini secara komprehensif telah mengidentifikasi bahwa grooming dan kinerja front office adalah faktor krusial dalam membentuk persepsi profesionalitas tamu. Namun, temuan mengenai tekanan psikologis yang dialami karyawan saat berupaya mempertahankan penampilan ideal selama shift panjang membuka beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik dan relevan. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk meneliti secara mendalam bagaimana kebijakan grooming yang lebih fleksibel atau berempati dapat memengaruhi kesejahteraan mental karyawan, tingkat kepuasan kerja, dan, pada akhirnya, kualitas layanan jangka panjang di industri perhotelan. Penelitian ini dapat membandingkan dampak kebijakan yang berbeda atau mengusulkan model kebijakan grooming yang mempertimbangkan aspek kemanusiaan tanpa mengorbankan citra profesional. Kedua, mengingat Hotel Grand Puri Saron melayani tamu domestik dan internasional dengan ekspektasi yang beragam, studi lanjutan dapat mengeksplorasi secara spesifik bagaimana latar belakang budaya tamu memengaruhi persepsi mereka terhadap standar grooming dan kinerja pelayanan front office. Pemahaman ini akan membantu hotel dalam menyesuaikan strategi pelayanan agar lebih inklusif dan efektif bagi berbagai segmen pasar. Terakhir, dengan semakin berkembangnya integrasi teknologi dalam operasional hotel, seperti layanan check-in mandiri atau concierge berbasis AI, penting untuk menyelidiki bagaimana perubahan ini memengaruhi persepsi tamu terhadap pentingnya grooming dan kinerja manusia. Apakah teknologi mengurangi fokus pada aspek visual karyawan, atau justru meningkatkan ekspektasi terhadap kualitas interaksi manusia yang tersisa? Menjawab pertanyaan-pertanyaan ini akan memberikan wawasan berharga bagi manajemen hotel untuk mengembangkan strategi pelayanan yang adaptif dan berkelanjutan di masa depan.
| File size | 372.32 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
APPISIAPPISI Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan 20 responden yang dipilih secara purposive dari beberapa hotel bintangMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dengan 20 responden yang dipilih secara purposive dari beberapa hotel bintang
IIESECOREIIESECORE Hasil ini menunjukkan bahwa responden umumnya memiliki persepsi positif tentang implementasi kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon dan menunjukkan respons yangHasil ini menunjukkan bahwa responden umumnya memiliki persepsi positif tentang implementasi kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon dan menunjukkan respons yang
STAINUPASTAINUPA Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepala SD Islam Insan Cendekia Pacitan berhasil menstimulasi pertumbuhan intelektual guru melalui serangkaian strategiPenelitian ini menyimpulkan bahwa kepala SD Islam Insan Cendekia Pacitan berhasil menstimulasi pertumbuhan intelektual guru melalui serangkaian strategi
ASIAASIA Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal, dan tinjauan dokumen. Kerangka analitis mengintegrasikan prinsip-prinsipData dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan lokal, dan tinjauan dokumen. Kerangka analitis mengintegrasikan prinsip-prinsip
APPISIAPPISI Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,739 menunjukkan bahwa 73,9% variasi kepuasan tamu dapat dijelaskan oleh fasilitas hotel dan kualitas pelayananNilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,739 menunjukkan bahwa 73,9% variasi kepuasan tamu dapat dijelaskan oleh fasilitas hotel dan kualitas pelayanan
LAAROIBALAAROIBA Strategi pengembangan dan pembangunan quality tourism di Destinasi Super Prioritas Indonesia meliputi strategi SO dengan merencanakan pengembangan danStrategi pengembangan dan pembangunan quality tourism di Destinasi Super Prioritas Indonesia meliputi strategi SO dengan merencanakan pengembangan dan
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Hotel Sulthan Darussalam merupakan salah satu hotel yang terkena dampak oleh pandemi Covid-19. Dalam mencapai suatu kesuksesan Hotel Sulthan DarussalamHotel Sulthan Darussalam merupakan salah satu hotel yang terkena dampak oleh pandemi Covid-19. Dalam mencapai suatu kesuksesan Hotel Sulthan Darussalam
AKRABJUARAAKRABJUARA go.id. 2) Kendala yang dihadapi yaitu keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolahan Website disbudpar. go.id, persoalan penggunaan jaringango.id. 2) Kendala yang dihadapi yaitu keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolahan Website disbudpar. go.id, persoalan penggunaan jaringan
Useful /
IIESECOREIIESECORE Penelitian ini menggunakan desain fenomenologi kualitatif untuk memahami makna subjektif yang dibangun mahasiswa ketika menghadapi kecenderungan menundaPenelitian ini menggunakan desain fenomenologi kualitatif untuk memahami makna subjektif yang dibangun mahasiswa ketika menghadapi kecenderungan menunda
CAHAYA ICCAHAYA IC The infrequent use of intimate style adds emotional depth. These stylistic variations underscore the films themes of power, resistance, and human connection,The infrequent use of intimate style adds emotional depth. These stylistic variations underscore the films themes of power, resistance, and human connection,
AKRABJUARAAKRABJUARA Hasil penelitian ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata awal prasiklus dengan persentase ketuntasan sebesar 38,9%, setelah dilakukan siklus I meningkatHasil penelitian ini dapat dilihat dari peningkatan rata-rata awal prasiklus dengan persentase ketuntasan sebesar 38,9%, setelah dilakukan siklus I meningkat
AKRABJUARAAKRABJUARA Nayla seorang ibu seorang putri yang hidup berdua sebagai penulis novel. Ara seorang wanita yang salah memilih kehidupan demi memuaskan hasrat dirinya.Nayla seorang ibu seorang putri yang hidup berdua sebagai penulis novel. Ara seorang wanita yang salah memilih kehidupan demi memuaskan hasrat dirinya.