ISI DPSISI DPS

Segara Widya : Jurnal Penelitian SeniSegara Widya : Jurnal Penelitian Seni

Penelitian ini membahas desain ilustrasi digital karya Gus Dark dari perspektif estetika dan aktivisme. Gus Dark dikenal sebagai ilustrator yang memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan kritik sosial melalui ilustrasi bergaya kartun dengan sentuhan realisme. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik visual, narasi visual, dan keterkaitan aktivisme dalam pembentukan estetika karyanya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gus Dark secara konsisten memanfaatkan elemen garis, bidang, tekstur, warna, teks, dan balon kata untuk membangun pesan visual yang kritis. Bentuk non geometri dan teks manual digunakan sebagai simbol perlawanan terhadap ketimpangan sosial. Aktivisme digital melalui Instagram menjadi wadah utama penyebaran karya, sekaligus mempengaruhi gaya visual sebagai media pembelaan atau dukungan. Dengan demikian karya Gus Dark tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga berfungsi sebagai medium aktivisme visual di era digital.

Karya ilustrasi digital Gus Dark tidak sekedar hadir sebagai produk visual yang menampilkan unsur estetika, melainkan telah berkembang menjadi media komunikasi yang penuh dengan makna sosial.Setiap ilustrasi yang diunggah di platform digital seperti Instagram membawa narasi visual yang tajam dan kritis, memanfaatkan kekuatan visual sebagai bahasa universal untuk menyuarakan berbagai persoalan yang tengah terjadi di masyarakat.Ilustrasi karya Gus Dark memiliki karakteristik visual yang khas melalui penggunaan garis lengkung, tekstur berulang, warna-warna kontras, serta pemilihan jenis teks.Gus Dark konsisten menggunakan bentuk visual yang sedikit lebih rumit namun komunikatif, dengan penekanan pada detail seperti arsiran halus maupun arsiran garis untuk tekstur dan pengaturan bidang yang simetris atau asimetris namun seimbang secara visual.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana elemen desain tertentu, seperti warna dan komposisi, secara spesifik memengaruhi emosi dan persepsi audiens terhadap pesan aktivisme yang disampaikan dalam ilustrasi digital. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perbandingan gaya ilustrasi Gus Dark dengan ilustrator lain yang menggunakan media sosial sebagai platform aktivisme, untuk mengidentifikasi keunikan dan kontribusi Gus Dark dalam lanskap seni digital. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami bagaimana ilustrasi digital Gus Dark memengaruhi kesadaran sosial dan mendorong perubahan perilaku di kalangan audiens, dengan melibatkan wawancara mendalam dan studi kasus terhadap individu atau kelompok yang terinspirasi oleh karyanya. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran ilustrasi digital dalam aktivisme sosial dan dampaknya terhadap masyarakat.

Read online
File size3.46 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test