UNIMALUNIMAL

J-MIND (Jurnal Manajemen Indonesia)J-MIND (Jurnal Manajemen Indonesia)

Kreativitas karyawan merupakan aspek penting dalam mendorong inovasi dan daya saing organisasi. Salah satu strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan kreativitas adalah job crafting, yaitu perilaku proaktif karyawan dalam menyesuaikan pekerjaan mereka agar lebih sesuai dengan preferensi, kekuatan, dan tujuan pribadi. Studi ini bertujuan untuk memetakan literatur terkait hubungan antara job crafting dan kreativitas melalui pendekatan scoping review. Sebanyak 21 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2025 dianalisis menggunakan protokol PRISMA dan dianalisis secara tematik dan bibliometrik menggunakan VOSviewer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa job crafting umumnya memiliki hubungan positif dengan kreativitas, baik secara langsung maupun melalui mediasi variabel psikologis seperti keterlibatan kerja, efikasi diri, dan modal psikologis. Faktor kontekstual seperti kepemimpinan, iklim organisasi, dan kesesuaian individu-organisasi juga memoderasi hubungan ini. Temuan ini memiliki implikasi penting bagi pengembangan kebijakan organisasi dan intervensi manajerial untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung inisiatif dan kreativitas karyawan.

Scoping review ini menunjukkan bahwa Job crafting merupakan strategi proaktif yang secara konsisten berkontribusi dalam meningkatkan kreativitas karyawan di berbagai konteks kerja.Dari 17 artikel yang direview antara tahun 2020 hingga 2024, ditemukan bahwa Job crafting berkorelasi positif, baik secara langsung maupun melalui mediasi seperti keterlibatan kerja, efikasi diri, dan modal psikologis, terhadap perilaku kreatif dan inovatif.Variabel kontekstual seperti kepemimpinan, iklim organisasi, dan kesesuaian individu-organisasi juga terbukti memoderasi hubungan ini.Oleh karena itu, Job crafting tidak hanya menjadi sarana adaptasi individu, tetapi juga dapat dioptimalkan sebagai strategi organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang mendukung inovasi.

Berdasarkan tinjauan literatur, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik untuk dieksplorasi. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi bagaimana job crafting dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kreativitas karyawan di sektor-sektor yang kurang terwakili dalam penelitian sebelumnya, seperti manufaktur dan pertanian. Kedua, penting untuk meneliti bagaimana faktor budaya, baik budaya organisasi maupun budaya nasional, memengaruhi proses job crafting dan dampaknya terhadap kreativitas. Ketiga, penelitian eksperimental dapat dilakukan untuk menguji efektivitas intervensi berbasis job crafting, seperti pelatihan atau coaching, dalam meningkatkan kreativitas karyawan. Dengan menggali lebih dalam aspek-aspek ini, kita dapat mengembangkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran job crafting dalam mendorong inovasi dan kinerja organisasi.

  1. Job crafting as dynamic displays of gender identities and meanings in male‐dominated occupations... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/gwao.12602Job crafting as dynamic displays of gender identities and meanings in maleyAAAadominated occupations onlinelibrary wiley doi 10 1111 gwao 12602
  2. Pentingnya Keterampilan Hidup dalam Mewujudkan Ide-Ide Bisnis yang Inovatif | Nian Tana Sikka : Jurnal... ejournal-nipamof.id/index.php/NianTanaSikka/article/view/612Pentingnya Keterampilan Hidup dalam Mewujudkan Ide Ide Bisnis yang Inovatif Nian Tana Sikka Jurnal ejournal nipamof index php NianTanaSikka article view 612
  3. MokymuLAB. mokymulab filtras artimiausi mokymai patyr stytojai vidutin stytojo patirtis yra met kokybi... doi.org/10.13165/IE-21-15-1-03MokymuLAB mokymulab filtras artimiausi mokymai patyr stytojai vidutin stytojo patirtis yra met kokybi doi 10 13165 IE 21 15 1 03
Read online
File size368.92 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test