BALIACADEMICPUBLISHINGBALIACADEMICPUBLISHING

Journal of English Literature and Pedagogy ResearchJournal of English Literature and Pedagogy Research

Penelitian ini menguji bagaimana situs web pariwisata berbahasa Inggris Departemen Pariwisata Bali memediasi representasi budaya untuk audiens global. Melalui analisis wacana kritis kualitatif, penelitian ini menyelidiki tiga dimensi yang saling berhubungan: penyorotan budaya selektif, menganalisis tradisi Bali mana yang digambarkan atau dihilangkan; pembingkaian linguistik persuasif, menganalisis bagaimana leksis emosional, imperatif, dan metafora eksotis merekonstruksi keaslian; dan identitas turis tersirat, mengungkapkan pengetahuan budaya siapa yang diutamakan melalui pilihan terjemahan. Temuan mengungkapkan ketegangan antara komodifikasi yang digerakkan oleh pasar dan integritas budaya, menunjukkan bagaimana bahasa Inggris berfungsi sebagai filter hegemonik yang menyederhanakan tradisi yang kompleks menjadi pengalaman yang dapat dikonsumsi. Penelitian ini berkontribusi pada wacana pariwisata berkelanjutan dengan mengadvokasi strategi pemasaran digital yang terinformasi secara etis yang menempatkan suara-suara Bali dan menolak stereotip reduktif. Rekomendasi membahas prioritas pemulihan pariwisata pasca-pandemi, termasuk lokalisasi platform dan desain konten inklusif audiens.

Penelitian ini menyoroti bagaimana situs web pariwisata Bali secara strategis menggunakan bahasa Inggris untuk membentuk citra budaya pulau tersebut.Analisis menunjukkan bahwa proses ini melibatkan penyorotan budaya selektif, pembingkaian linguistik persuasif, dan konstruksi identitas turis tersirat.Secara keseluruhan, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan yang lebih sadar budaya dan etis dalam pemasaran pariwisata digital, yang bertujuan untuk menyeimbangkan efektivitas promosi dengan pelestarian budaya.Dengan memahami dinamika ini, pemangku kepentingan dapat bekerja untuk memastikan bahwa pariwisata berkontribusi pada kesejahteraan ekonomi dan sosial Bali sambil menghormati dan melestarikan warisan budayanya yang unik.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana representasi budaya dalam materi promosi pariwisata memengaruhi persepsi dan perilaku wisatawan. Hal ini dapat melibatkan studi survei atau etnografi untuk menyelidiki bagaimana wisatawan menafsirkan dan merespons pesan-pesan budaya yang disajikan dalam iklan pariwisata. Kedua, penelitian dapat menyelidiki dampak dari strategi lokalisasi platform dan desain konten inklusif audiens terhadap pengalaman pariwisata. Ini dapat melibatkan studi kasus yang membandingkan situs web pariwisata yang menggunakan pendekatan yang berbeda untuk lokalisasi dan inklusi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi peran media sosial dalam membentuk representasi budaya pariwisata. Hal ini dapat melibatkan analisis konten media sosial yang dibuat oleh wisatawan dan penduduk lokal untuk memahami bagaimana budaya Bali direpresentasikan dan dinegosiasikan secara online. Dengan mengejar arah penelitian ini, kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang kompleksitas representasi budaya dalam pariwisata dan mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan bertanggung jawab.

Read online
File size607.59 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test