UM SURABAYAUM SURABAYA
Maqasid: Jurnal Studi Hukum IslamMaqasid: Jurnal Studi Hukum IslamFenomena penggunaan sound horeg di masyarakat Jawa Timur melahirkan polemik sosial dan kesehatan, sehingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur mengharamkannya melalui Fatwa No. 1 Tahun 2025. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji metode ijtihad yang digunakan dalam penetapan fatwa MUI Jawa Timur No. 1 Tahun 2025 dan bagaimana perspektif maqāṣid al-syarīah. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan studi literatur dan analisis isi fatwa, dilengkapi dengan kaidah fikih dan dalil-dalil syari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ijtihad MUI Jawa Timur bersifat kontekstual dengan langkah taḥqīq al-manāṭ melalui pengkajian terhadap dampak sosial dari suara yang bervolume tinggi dan istinbāṭ al-aḥkām dengan menggunakan qiyas yang dipadukan dengan kaidah fikih darul mafsadah muqaddamun ala jalbil maṣāliḥ (menolak kemudharatan lebih didahulukan daripada menarik maslahat), analisis maqashid syariah bahwa sound horeg hanya bersifat tabiiyyah (hiburan, gengsi), sedangkan mudharatnya menyentuh ashliyyah (menjaga jiwa, menjaga akal, menjaga harta, dan menjaga ketertiban). Oleh karena itu, fatwa MUI Jawa Timur No. 1 Tahun 2025 merupakan hasil ijtihad kontemporer yang integratif, memadukan teks-teks syariah klasik dengan realitas sosial modern. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran metodologis fatwa dari yang semula bersifat normatif menjadi responsif, dengan mengedepankan prinsip maqāṣid al-syarīah sebagai instrumen utama untuk menjaga kemaslahatan umat.
Dalam artikel ini terdapat 2 kesimpulan, pertama, metode ijtihad dalam MUI Fatwa No.1 tahun 2025 mengenai penggunaan sound horeg, yaitu dengan menggunakan metode fatwa kontemporer, yaitu kombinasi dari metode Qiyasi dengan menentukan hukum syari pada masalah yang tidak ditemukan dalam teks Al-Quran dan As-Sunnah dengan cara qiyas pada teks syari.1 tahun 2025 juga termasuk dalam ijtihad kontemporer, yang menggabungkan metode intiqaI ijtihad dan insyaI ijtihad.Kemudian, analisis metode ijtihad dalam Fatwa MUI Jawa Timur No.1 mengenai penggunaan sound horeg menurut maqashid sharia menimbang kepentingan ashliyyah (melindungi agama & jiwa) dengan kepentingan tabiiyyah (hiburan/prestise).melindungi jiwa (ḥifẓ al-nafs), yaitu kesehatan telinga, tubuh, dan ketenangan pikiran.Mempertahankan agama (ḥifẓ al-dīn), yaitu penyebaran Islam melalui ceramah/shalawatan.Hiburan, gaya pesta, dan prestise sosial bukanlah kebutuhan dasar, melainkan pelengkap.Kemudian dalam skala Fatwa MUI Jawa Timur No.1 tahun 2025 dalam skala Fatwa Boleh (mubah).jika penggunaan sound horeg hanya membantu kebutuhan ashliyyah (misalnya, penyebaran agama, memfasilitasi komunikasi dalam perayaan).jika hanya untuk tabiiyyah (hiburan berlebihan, prestise) tetapi menyebabkan mafsadah yang merusak ashliyyah (jiwa, harta, kehormatan, agama).
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana prinsip-prinsip maqāṣid al-syarīah dapat diterapkan dalam regulasi penggunaan teknologi audio modern lainnya, seperti platform streaming musik dan media sosial, untuk memastikan bahwa penggunaan teknologi tersebut selaras dengan nilai-nilai kebaikan dan mencegah dampak negatif bagi masyarakat. Kedua, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami perspektif masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap fatwa MUI terkait sound horeg, serta bagaimana fatwa tersebut dapat dikomunikasikan secara efektif agar lebih mudah dipahami dan diterima oleh masyarakat. Ketiga, penelitian komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan pendekatan MUI terhadap regulasi musik dan hiburan dengan pendekatan lembaga keagamaan di negara-negara Muslim lainnya, untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan pelajaran yang dapat dipetik untuk meningkatkan efektivitas regulasi di Indonesia. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan regulasi yang adaptif, responsif terhadap perubahan sosial, dan mampu menjaga keseimbangan antara nilai-nilai agama, kepentingan masyarakat, dan kemajuan teknologi.
- Sound Horeg Parade: A Cultural Legal Perspective | International Journal Of Humanities Education and... ijhess.com/index.php/ijhess/article/view/1498Sound Horeg Parade A Cultural Legal Perspective International Journal Of Humanities Education and ijhess index php ijhess article view 1498
- jiscnet.com. jiscnet click enter jiscnet.com/vol-3-no-2-december-2015-abstract-5-jiscjiscnet jiscnet click enter jiscnet vol 3 no 2 december 2015 abstract 5 jisc
- Reconstruction of the Practice of Siyasa Syar'iyyah During the Islamic Empire's Relevance... doi.org/10.29240/jhi.v8i2.8057Reconstruction of the Practice of Siyasa Syariyyah During the Islamic Empires Relevance doi 10 29240 jhi v8i2 8057
| File size | 472.02 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Hukum Islam terhadap bagi hasil sistem Partelon dengan akad Muzaraah di Desa Potoan Daja adalah mubah karena sistem prakteknya sudah sesuai dengan rukunHukum Islam terhadap bagi hasil sistem Partelon dengan akad Muzaraah di Desa Potoan Daja adalah mubah karena sistem prakteknya sudah sesuai dengan rukun
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Ke duanya mengusung pembaharuan dengan integrasi keilmuan Islam dan keilmuan Barat. SAK merupakan Ilmuan lulusan Inggris, sedangkan KYW merupakan lulusanKe duanya mengusung pembaharuan dengan integrasi keilmuan Islam dan keilmuan Barat. SAK merupakan Ilmuan lulusan Inggris, sedangkan KYW merupakan lulusan
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Madrasah dan sekolah Islam kontemporer dapat mengintegrasikan pendekatan Yudian dalam konteks kebijakan kurikulum nasional dan penguatan karakter nasionalMadrasah dan sekolah Islam kontemporer dapat mengintegrasikan pendekatan Yudian dalam konteks kebijakan kurikulum nasional dan penguatan karakter nasional
ADPETIKISINDOADPETIKISINDO Ushul fikih berfungsi untuk menilai asumsi-asumsi dasar, rasionalitas, dan orientasi etis suatu sistem hukum. Dalam konteks Indonesia, fungsi epistemologisUshul fikih berfungsi untuk menilai asumsi-asumsi dasar, rasionalitas, dan orientasi etis suatu sistem hukum. Dalam konteks Indonesia, fungsi epistemologis
STAIDDIMAKASSARSTAIDDIMAKASSAR Manfaat penelitian ini adalah memberikan pemahaman konseptual dan praktis mengenai relasi kedua sistem hukum tersebut sebagai dasar pengembangan hukumManfaat penelitian ini adalah memberikan pemahaman konseptual dan praktis mengenai relasi kedua sistem hukum tersebut sebagai dasar pengembangan hukum
STIKKENDALSTIKKENDAL Penelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan mutu belajar mengajar di SMK Darussalam Subah, yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulumPenelitian menunjukkan bahwa strategi peningkatan mutu belajar mengajar di SMK Darussalam Subah, yang mengintegrasikan kurikulum nasional dengan kurikulum
UBUB Green Accounting adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan sehubungan dengan aktivitas operasionalnya terhadap lingkungan sekitar. Biaya lingkungan iniGreen Accounting adalah biaya yang dikeluarkan perusahaan sehubungan dengan aktivitas operasionalnya terhadap lingkungan sekitar. Biaya lingkungan ini
ALJAMIAHALJAMIAH Kebangsaan yang utuh dan tunggal harus kita bina. Tanpa kesatuan yang utuh dan tunggal, Indonesia tidak ada artinya sama sekali. Demikian antara lain amanatKebangsaan yang utuh dan tunggal harus kita bina. Tanpa kesatuan yang utuh dan tunggal, Indonesia tidak ada artinya sama sekali. Demikian antara lain amanat
Useful /
STAIN KEPRISTAIN KEPRI sifatnya longgar, tidak tipis, tidak jarang, dan tidak ketat sehingga menampakkan lekuk-lekuk tubuh mereka. Perihal hukum memperjual belikan dan memakaisifatnya longgar, tidak tipis, tidak jarang, dan tidak ketat sehingga menampakkan lekuk-lekuk tubuh mereka. Perihal hukum memperjual belikan dan memakai
STAIN KEPRISTAIN KEPRI Pada dasarnya, tidak dilarang untuk menikah pada waktu itu, tetapi ditakutkan jika ada larangan seperti itu akan membuat pasangan yang akan menikah melakukanPada dasarnya, tidak dilarang untuk menikah pada waktu itu, tetapi ditakutkan jika ada larangan seperti itu akan membuat pasangan yang akan menikah melakukan
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 288 responden dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS).Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 288 responden dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS).
NURSCIENCEINSTITUTENURSCIENCEINSTITUTE Berdasarkan bukti-bukti tersebut, penelitian ini menawarkan pedoman bagi perusahaan untuk merumuskan strategi retensi yang komprehensif untuk menghindariBerdasarkan bukti-bukti tersebut, penelitian ini menawarkan pedoman bagi perusahaan untuk merumuskan strategi retensi yang komprehensif untuk menghindari