STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU
Progresif: Jurnal Ilmiah KomputerProgresif: Jurnal Ilmiah KomputerWayang golek adalah seni pertunjukan tradisional daerah Pasundan yang dimainkan menggunakan boneka kayu oleh seorang dalang, yang telah diakui UNESCO pada 7 November 2003 sebagai warisan budaya tak benda. Meskipun demikian, tidak sedikit orang kesulitan dalam membedakan tokoh-tokoh wayang golek karena keberagaman tokohnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan CNN dalam mengembangkan sistem identifikasi tokoh wayang golek berdasarkan citra, sehingga proses pengenalan dilakukan secara cepat dan akurat. Penelitian ini menggunakan 15 tokoh wayang golek dengan arsitektur MobileNetV2 sebagai feature extractor. Model menghasilkan train accuracy sebesar 95% dan validation accuracy sebesar 91%. Hasil evaluasi menggunakan confusion matrix menunjukkan akurasi sebesar 90%, precision 90,47%, recall 90%, dan f1-score 89,93%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model CNN dengan arsitektur MobileNetV2 terbukti efektif dan optimal dalam mendeteksi serta mengklasifikasikan wayang golek, sehingga dapat mendukung pelestarian budaya wayang golek melalui teknologi.
Menurut hasil yang diperoleh dari penelitian ini, model yang digunakan yaitu Convolutional Neural Network (CNN) dapat mendeteksi dan mengklasifikasikan 15 tokoh wayang golek.Dalam penelitian ini, digunakan arsitektur MobileNetV2 pretrained pada ImageNet sebagai feature extractor dengan parameter ukuran batch size 224 x 224 piksel, optimizer Adam dengan learning rate 0,0001, jumlah epoch sebesar 50.Untuk meningkatkan performa pelatihan, digunakan EarlyStopping, ReduceLROnPlateau, dan ModelCheckpoint untuk menyimpan model terbaik.Model CNN dengan arsitektur MobileNetV2 pretrained pada ImageNet sebagai feature extractor terbukti efektif dan menunjukkan kinerja yang baik dalam mendeteksi serta mengidentifikasi tokoh wayang golek.Selain itu, dari 15 kelas wayang golek yang diuji, diperoleh precision sebesar 90,47%, recall sebesar 90%, dan f1-score sebesar 89,93%.Model kemudian diterapkan pada aplikasi berbasis website untuk memudahkan akses pengguna dalam mengenali dan mengklasifikasikan tokoh wayang golek, sehingga menjadi salah satu solusi untuk mendukung pelestarian budaya wayang golek melalui teknologi.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan memperluas dataset wayang golek, termasuk variasi pose dan kondisi pencahayaan yang berbeda, untuk meningkatkan robustitas model. Kedua, eksplorasi arsitektur CNN lain yang lebih canggih, seperti EfficientNet atau ResNet, dapat dilakukan untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi model. Ketiga, pengembangan aplikasi mobile dengan integrasi teknologi augmented reality (AR) dapat memberikan pengalaman interaktif yang lebih menarik bagi pengguna dalam mempelajari dan mengenal tokoh-tokoh wayang golek. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pelestarian budaya wayang golek melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan.
- Analisis Sentimen pada Ulasan pengguna Aplikasi Bibit Dan Bareksa dengan Algoritma KNN | JATISI. analisis... jurnal.mdp.ac.id/index.php/jatisi/article/view/962Analisis Sentimen pada Ulasan pengguna Aplikasi Bibit Dan Bareksa dengan Algoritma KNN JATISI analisis jurnal mdp ac index php jatisi article view 962
- Journal Sampurasun : Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage. journal sampurasun studies cultural... doi.org/10.23969/sampurasunJournal Sampurasun Interdisciplinary Studies for Cultural Heritage journal sampurasun studies cultural doi 10 23969 sampurasun
- Implementasi Convolutional Neural Network Dengan MobileNetV2 Untuk Deteksi Tokoh Wayang Golek Berdasarkan... ojs.stmik-banjarbaru.ac.id/index.php/progresif/article/view/2782Implementasi Convolutional Neural Network Dengan MobileNetV2 Untuk Deteksi Tokoh Wayang Golek Berdasarkan ojs stmik banjarbaru ac index php progresif article view 2782
- Penerapan Metode CNN (Convolutional Neural Network) Dalam Mengklasifikasi Jenis Ubur-Ubur | Jurnal Penelitian... doi.org/10.55606/juprit.v2i4.3084Penerapan Metode CNN Convolutional Neural Network Dalam Mengklasifikasi Jenis Ubur Ubur Jurnal Penelitian doi 10 55606 juprit v2i4 3084
| File size | 852.47 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
ADI JOURNALADI JOURNAL Media drum dalam budidaya ikan lele efektif diterapkan di tempat yang tidak memiliki lahan yang luas. Melalui pelatihan ini santri sangat antusias danMedia drum dalam budidaya ikan lele efektif diterapkan di tempat yang tidak memiliki lahan yang luas. Melalui pelatihan ini santri sangat antusias dan
ADI JOURNALADI JOURNAL Sayangnya masih banyak pelaku UMKM yang belum menggunakan digital marketing dalam memasarkan produknya. Ada berbagai jenis digital marketing yang dapatSayangnya masih banyak pelaku UMKM yang belum menggunakan digital marketing dalam memasarkan produknya. Ada berbagai jenis digital marketing yang dapat
ICSEJOURNALICSEJOURNAL Early, accurate detection is essential to prevent irreversible blindness. In this study, we develop and evaluate a native-architecture Convolutional NeuralEarly, accurate detection is essential to prevent irreversible blindness. In this study, we develop and evaluate a native-architecture Convolutional Neural
DINASTIREVDINASTIREV Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder yangJenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder yang
DINASTIREVDINASTIREV Dimana penelitian ini mengkaji penelitian terdahulu untuk mendukung rumusan masalah. Pendekatan penelitian kualitatif diterapkan. Data diperoleh dari sumberDimana penelitian ini mengkaji penelitian terdahulu untuk mendukung rumusan masalah. Pendekatan penelitian kualitatif diterapkan. Data diperoleh dari sumber
DINASTIREVDINASTIREV Hal ini dapat terlihat dengan pengarahan dan pemberian pengaruh pada kegiatan-kegiatan dalam kelurahan yang diberikan kepada para anggotanya yang manaHal ini dapat terlihat dengan pengarahan dan pemberian pengaruh pada kegiatan-kegiatan dalam kelurahan yang diberikan kepada para anggotanya yang mana
ADI JOURNALADI JOURNAL Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kecamatan Sukaresmi Pandeglang Banten sangat bermanfaat, di mana pendampingan administrasi sekolah dan pembuatanKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kecamatan Sukaresmi Pandeglang Banten sangat bermanfaat, di mana pendampingan administrasi sekolah dan pembuatan
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA XL-Axiata atau di singkat dengan XL merupakan sebuah perusahaan operator telekomunikasi seluler swasta pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 1996.XL-Axiata atau di singkat dengan XL merupakan sebuah perusahaan operator telekomunikasi seluler swasta pertama di Indonesia yang berdiri pada tahun 1996.
Useful /
INDONESIAN EFL JOURNALINDONESIAN EFL JOURNAL Penelitian ini menekankan bahwa analisis kebutuhan yang komprehensif menghasilkan modul yang lebih terarah dan praktis, yang secara langsung menanganiPenelitian ini menekankan bahwa analisis kebutuhan yang komprehensif menghasilkan modul yang lebih terarah dan praktis, yang secara langsung menangani
STMIK BANJARBARUSTMIK BANJARBARU Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan implementasi sistem ATS untuk mendukung otomatisasi dan akurasi data rekrutmen, penjadwalan audit TI secaraSebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan implementasi sistem ATS untuk mendukung otomatisasi dan akurasi data rekrutmen, penjadwalan audit TI secara
ICSEJOURNALICSEJOURNAL Parasit Plasmodium yang menyebar melalui gigitan nyamuk Anopheles menyebabkan malaria, masalah kesehatan global yang signifikan. Meskipun upaya untuk mengendalikanParasit Plasmodium yang menyebar melalui gigitan nyamuk Anopheles menyebabkan malaria, masalah kesehatan global yang signifikan. Meskipun upaya untuk mengendalikan
ICSEJOURNALICSEJOURNAL Keunggulan BERT disebabkan oleh arsitektur perhatian dua arah yang lebih efektif dalam menangkap hubungan antar kata dibandingkan model S2S dan GPT. ModelKeunggulan BERT disebabkan oleh arsitektur perhatian dua arah yang lebih efektif dalam menangkap hubungan antar kata dibandingkan model S2S dan GPT. Model