UNHAJUNHAJ

Jurnal Manajemen dan PemasaranJurnal Manajemen dan Pemasaran

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan UMKM yang dilihat dari aspek modal, lama usaha, lokasi usaha dan jam kerja pada Objek Wisata Rumah Seni Dolok Sipiak Kabupaten Simalungun dan kendala UMKM dalam meningkatkan pendapatan. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. Responden penelitian 4 (empat) UMKM di kawasan Objek Wisata Rumah Seni Dolok Sipiak Kabupaten Simalungun. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan UMKM di kawasan Objek Wisata Rumah Seni Dolok Sipiak Kabupaten Simalungun diketahui bahwa pendapatan UMKM Souvenir paling besar yaitu Rp.400.000/hari dengan pendapatan terendah Rp.300.000/hari, UMKM Coffee Shop memiliki pendapatan tertinggi sebesar Rp. 300.000/hari dan terendah sebesar Rp. 250.000/hari. Untuk UMKM Warung Kopi lainnya dengan skala usaha yang lebih kecil dibanding Coffe Shop yang ada, memiliki pendapatan tertinggi sebesar Rp. 200.000/hari dan terendah sebesar Rp. 150.000/hari.. Kendala yang dihadapi oleh UMKM di objek Wisata Rumah Seni Dolok Sipiak Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan pendapatannya adalah berkurangnya jumlah pengunjung, daya beli konsumen yang menurun, modal usaha yang terbatas dan lokasi/bangunan tempat usaha yang belum permanen.

Pendapatan UMKM Souvenir paling besar mencapai Rp400.000 per hari, sementara UMKM Coffee Shop memiliki pendapatan tertinggi Rp300.rata-rata pendapatan bersih UMKM di kawasan tersebut berkisar antara Rp5.Kendala utama dalam meningkatkan pendapatan UMKM di Objek Wisata Rumah Seni Dolok Sipiak meliputi keterbatasan modal, lokasi usaha yang tidak permanen, jam operasional, tenaga kerja, kualitas produk, dan minat beli pengunjung.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana penggunaan media sosial secara optimal dapat meningkatkan visibilitas dan penjualan UMKM di objek wisata Rumah Seni Dolok Sipiak, serta mengukur dampaknya terhadap pendapatan harian dan bulanan. Selain itu, penting untuk mengkaji apakah penataan lokasi usaha secara permanen dengan fasilitas yang memadai dapat menarik lebih banyak pengunjung dan mengurangi ketergantungan pada kondisi cuaca, sehingga memperbaiki kestabilan pendapatan UMKM. Selanjutnya, penelitian dapat mengevaluasi efektivitas program pelatihan manajemen keuangan dan pemasaran bagi pemilik UMKM dalam meningkatkan profitabilitas serta kemampuan mengelola modal usaha secara berkelanjutan. Penelitian juga dapat menguji pengaruh diversifikasi produk, terutama pengembangan souvenir berbasis budaya lokal, terhadap minat beli pengunjung dan peningkatan nilai jual. Akhirnya, studi longitudinal yang membandingkan kinerja UMKM sebelum dan sesudah intervensi kebijakan pemerintah di wilayah wisata dapat memberikan gambaran jelas tentang faktor-faktor kunci keberhasilan usaha mikro dalam konteks pariwisata.

Read online
File size478.38 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test