JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduBullying di sekolah dasar merupakan masalah serius yang menghambat perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa, menyebabkan tekanan emosional, penurunan rasa aman, serta hilangnya motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak bullying terhadap anak sekolah dasar serta meninjau peran pendidikan karakter dalam pencegahan dan penanganannya. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka dengan analisis tematik sistematis terhadap lima belas artikel ilmiah terbitan tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk bullying yang paling sering terjadi meliputi kekerasan verbal, fisik, dan sosial, yang dipicu oleh kurangnya perhatian orang tua, lemahnya kontrol sosial di sekolah, serta belum optimalnya internalisasi nilai moral pada peserta didik. Dampak psikologisnya mencakup kecemasan, rendah diri, dan kesulitan adaptasi sosial, sedangkan dampak sosial dan akademiknya berupa isolasi kelompok serta penurunan prestasi belajar. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang cenderung memisahkan aspek psikologis dan sosial tanpa integrasi strategis, kajian ini menawarkan kebaruan dengan menggabungkan analisis dampak bullying dan strategi pencegahan berbasis pendidikan karakter, seperti pembiasaan empati, integrasi nilai moral dalam kurikulum, serta sinergi antara guru, orang tua, dan masyarakat. Kajian ini menegaskan pentingnya menciptakan iklim sekolah yang ramah anak, aman, dan berkarakter untuk mendukung pertumbuhan holistik siswa serta memberikan implikasi praktis bagi kebijakan pendidikan.
Dari hasil analisis berbagai penelitian, dapat disimpulkan bahwa perilaku bullying di sekolah dasar merupakan fenomena multidimensional yang berdampak luas terhadap perkembangan emosional, sosial, dan akademik peserta didik.Perundungan di lingkungan sekolah tidak hanya menimbulkan tekanan psikologis pada korban, seperti kecemasan, ketakutan, dan hilangnya rasa percaya diri, tetapi juga berdampak terhadap pelaku yang menunjukkan kecenderungan agresif serta defisit empati terhadap orang lain.Fenomena ini menggambarkan adanya ketidakseimbangan dalam pembentukan nilai moral dan sosial anak yang dipengaruhi oleh interaksi faktor keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan juga bagian saran penelitian lanjutan, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang baru: Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif mendalam untuk memahami pengalaman subjektif korban dan pelaku bullying, termasuk faktor-faktor pendorong dan konsekuensi jangka panjang yang mereka hadapi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas program intervensi berbasis pendidikan karakter dalam mengurangi insiden bullying dan meningkatkan kesejahteraan psikologis siswa. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan sosial-emosional anak yang pernah mengalami bullying, serta mengidentifikasi faktor-faktor pelindung yang dapat memitigasi dampak negatifnya. Ketiga saran ini saling terkait dan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang fenomena bullying, serta menginformasikan pengembangan program pencegahan dan intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan.
- PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK KARENA DAMPAK BULLYING | JURNAL RISET PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN. psikologi... doi.org/10.55047/jrpp.v1i2.225PERKEMBANGAN PSIKOLOGI ANAK KARENA DAMPAK BULLYING JURNAL RISET PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN psikologi doi 10 55047 jrpp v1i2 225
- Dinamika Bullying di Sekolah: Faktor dan Dampak | Indonesian Journal of Educational Counseling. dinamika... ijec.ejournal.id/index.php/counseling/article/view/336Dinamika Bullying di Sekolah Faktor dan Dampak Indonesian Journal of Educational Counseling dinamika ijec ejournal index php counseling article view 336
- Dampak Bullying terhadap Kesehatan Mental Anak SDN 1 Demak Ijo | Jurnal Kajian dan Penelitian Umum. bullying... doi.org/10.47861/jkpu-nalanda.v2i4.1205Dampak Bullying terhadap Kesehatan Mental Anak SDN 1 Demak Ijo Jurnal Kajian dan Penelitian Umum bullying doi 10 47861 jkpu nalanda v2i4 1205
| File size | 289.03 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDHARIUNDHARI Pada Siklus II, dilakukan perbaikan dengan memberikan bimbingan individual dan skenario bermain peran yang lebih variatif. Hasilnya, 75% anak menunjukkanPada Siklus II, dilakukan perbaikan dengan memberikan bimbingan individual dan skenario bermain peran yang lebih variatif. Hasilnya, 75% anak menunjukkan
AFEKSIAFEKSI Pengembangan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah merupakan kebutuhan mendesak di Indonesia, yang memiliki keragaman ras, suku, budaya,Pengembangan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah merupakan kebutuhan mendesak di Indonesia, yang memiliki keragaman ras, suku, budaya,
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Kajian ini menawarkan kebaruan dengan mengungkap bagaimana prinsip manajemen mutu terpadu diadaptasi dalam konteks madrasah swasta berbasis pesantren,Kajian ini menawarkan kebaruan dengan mengungkap bagaimana prinsip manajemen mutu terpadu diadaptasi dalam konteks madrasah swasta berbasis pesantren,
ABULYATAMAABULYATAMA Penelitian ini mengungkapkan bahwa krisis adab di kalangan generasi muda Gampong Lieue merupakan persoalan serius yang dipengaruhi oleh derasnya arus digitalisasi,Penelitian ini mengungkapkan bahwa krisis adab di kalangan generasi muda Gampong Lieue merupakan persoalan serius yang dipengaruhi oleh derasnya arus digitalisasi,
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pola asuh yang diterapkan dalam keluarga polri adalah Pola Asuh Demokratis. Dampak Pola Asuh terhadap hubungan sosial anak di luar asrama yang dominanPola asuh yang diterapkan dalam keluarga polri adalah Pola Asuh Demokratis. Dampak Pola Asuh terhadap hubungan sosial anak di luar asrama yang dominan
UPI YAIUPI YAI 000 < 0,05. Maka (Ho1):“tidak ada hubungan antara Konsep Diri dengan Komunikasi Interpersonal pada siswa kelas XI SMA Negeri 42 Jakarta ditolak. (Ha1):“Terdapat000 < 0,05. Maka (Ho1):“tidak ada hubungan antara Konsep Diri dengan Komunikasi Interpersonal pada siswa kelas XI SMA Negeri 42 Jakarta ditolak. (Ha1):“Terdapat
ITSCIENCEITSCIENCE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SD Negeri 115 Palembang. Setelah penentuan lokasi kegiatan, dilakukan penjajagan kesediaan pelaksanaanKegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di SD Negeri 115 Palembang. Setelah penentuan lokasi kegiatan, dilakukan penjajagan kesediaan pelaksanaan
POLTEKKESTASIKMALAYAPOLTEKKESTASIKMALAYA Hasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatnya pengetahuan kesehatan dalam mencegah penyakit gigi dan mulut pada murid Madrasah Tsanawiyah ManarulHasil kegiatan pengabdian masyarakat adalah meningkatnya pengetahuan kesehatan dalam mencegah penyakit gigi dan mulut pada murid Madrasah Tsanawiyah Manarul
Useful /
PTTIPTTI Hasil kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan masyarakat mengenai berbagai peluang usaha, salah satunya budidaya maggot. Pelaksanaan program penyuluhanHasil kegiatan ini diharapkan mampu menambah wawasan masyarakat mengenai berbagai peluang usaha, salah satunya budidaya maggot. Pelaksanaan program penyuluhan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan TeknikMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik
UNIGAUNIGA Pendidikan diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satunya adalah perguruanPendidikan diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam mempersiapkan dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas. Salah satunya adalah perguruan
ITSCIENCEITSCIENCE Penggunaan obat tanpa diagnosis, nasehat dokter, penelitian, persetujuan pasien, atau konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan disebut swamedikasi.Penggunaan obat tanpa diagnosis, nasehat dokter, penelitian, persetujuan pasien, atau konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan disebut swamedikasi.