JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK

Majalah Ilmiah UPI YPTKMajalah Ilmiah UPI YPTK

Tantangan utama yang ditemukan selama program pelayanan masyarakat adalah pengalaman terbatas guru vokasi dalam memanfaatkan peralatan laboratorium desain beton di sekolah. Batasan ini menghambat penyampaian pembelajaran praktis dalam desain beton, menyebabkan perkembangan keterampilan siswa yang kurang optimal dan kurang sejalan dengan standar industri. Program pelayanan masyarakat berkontribusi pada peningkatan kompetensi guru vokasi dalam menerapkan SNI 03-2834-2000 melalui pelatihan langsung dan bimbingan penggunaan peralatan laboratorium desain beton di SMKN 2 Medan. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahap, termasuk analisis kebutuhan lapangan, pengembangan buku panduan teknis, sosialisasi awal, sesi bimbingan, dan evaluasi proyek desain beton yang dihasilkan. Hasil program menunjukkan bahwa peserta pelatihan berhasil memahami langkah desain beton sesuai standar yang berlaku, dibuktikan oleh evaluasi yang melibatkan 22 peserta dengan rata-rata skor pencapaian 89% dalam aspek kemudahan penggunaan, manfaat, daya tarik, dan kepuasan. Kesimpulan: Program ini secara efektif memperkuat kompetensi guru vokasi dalam desain beton berdasarkan SNI 03-2834-2000, dan model implementasinya dapat diulang di sekolah vokasi lain untuk meningkatkan kualitas pembelajaran konstruksi praktis.

Program pelayanan masyarakat berhasil meningkatkan kompetensi guru vokasi dalam menerapkan SNI 03-2834-2000 untuk desain dan pengujian beton.Pelatihan yang dilakukan meningkatkan pemahaman dan keterampilan praktis guru, sehingga memastikan pembelajaran sesuai standar industri.Model program ini dapat direplikasi di sekolah vokasi lain untuk meningkatkan relevansi pendidikan vokasi dengan kebutuhan industri konstruksi.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pelatihan SNI 03-2834-2000 terhadap kualitas lulusan sekolah vokasi konstruksi. 2. Studi perbandingan antara metode pelatihan berbasis laboratorium dan pembelajaran online dalam meningkatkan kompetensi guru desain beton. 3. Pengembangan standar nasional lainnya untuk desain beton yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi konstruksi di Indonesia, serta evaluasi penerapannya di berbagai sekolah vokasi.

  1. Determination of Compressive Strength, Flexural Strength, Tensile Strength Concrete Grades 25MPa, 30MPa,... doi.org/10.71026/ls.2024.01001Determination of Compressive Strength Flexural Strength Tensile Strength Concrete Grades 25MPa 30MPa doi 10 71026 ls 2024 01001
  2. Bridging Skill Gap to Meet Technical, Vocational Education and Training School-Workplace Collaboration... doi.org/10.11648/j.ijvetr.20170301.12Bridging Skill Gap to Meet Technical Vocational Education and Training School Workplace Collaboration doi 10 11648 j ijvetr 20170301 12
Read online
File size642.48 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test