JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK
Majalah Ilmiah UPI YPTKMajalah Ilmiah UPI YPTKProgram Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Desa Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, yang dikenal sebagai daerah penghasil pepaya utama. Masalah utama yang dihadapi masyarakat adalah surplus pepaya yang tidak memenuhi standar ekspor, menyebabkan penumpukan stok berlebihan, kerusakan buah, dan potensi polusi lingkungan. Untuk mengatasi masalah ini, tim PKM dari Institut Pendidikan Nusantara Global, didukung oleh Hibah DRTPM Kemenristek 2025, mengembangkan inovasi untuk memproses pepaya menjadi keripik pepaya bernilai ekonomis. Kegiatan mencakup sosialisasi, pelatihan, bantuan produksi, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, serta respons positif terhadap peluang usaha keripik pepaya. Secara sosial, program ini meningkatkan partisipasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan dan kelompok pemuda. Dalam hal keberlanjutan, pembentukan kelompok usaha masyarakat dan rencana pengembangan pemasaran digital diharapkan memperkuat perekonomian lokal dan mempromosikan keripik pepaya sebagai produk unggulan berkelanjutan Desa Jago.
Program pelatihan dan pendampingan produksi keripik pepaya di Desa Jago berhasil mencapai tujuan utama yaitu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sumber daya lokal secara produktif dan berkelanjutan.Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, dan produktivitas kelompok PKK.Rata-rata produksi mingguan meningkat sebesar 67,9%, dan skor pengetahuan peserta meningkat sebesar 25–28 poin setelah pelatihan.Penerapan teknologi sederhana dan prosedur produksi standar (SOP) juga meningkatkan kualitas produk dalam hal rasa, warna, dan kebersihan.Hasil ini sejalan dengan tujuan program untuk mengurangi limbah pepaya, meningkatkan nilai tambah produk lokal, serta memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan.Selain itu, inisiatif ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya Tujuan 1 (Tidak Ada Kemiskinan), Tujuan 8 (Kerja yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), dan Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).Pendampingan bisnis terus menerus dan dukungan akses pasar diperlukan untuk memastikan keberlanjutan serta meningkatkan dampak ekonomi dan sosial program di tingkat desa.
Untuk memperkuat keberlanjutan program, perlu dikembangkan strategi pemasaran digital yang lebih inovatif, seperti penggunaan media sosial dan platform e-commerce untuk memperluas pasar keripik pepaya. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi solusi kemasan ramah lingkungan yang dapat meningkatkan daya tahan produk dan menarik konsumen. Penelitian lanjutan juga dapat fokus pada optimasi proses produksi menggunakan teknologi otomasi sederhana untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas keripik pepaya. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang pengembangan varian rasa atau produk olahan lain dari pepaya untuk memperluas peluang usaha. Terakhir, pendidikan tentang manajemen keuangan dan sertifikasi produk (seperti halal atau BPOM) dapat menjadi arah studi baru untuk meningkatkan daya saing produk lokal.
- Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Keterampilan Produk Kunyit Berbasis Digital Marketing di Desa... ideapengabdianmasyarakat.ideajournal.id/index.php/ipm/article/view/392Pemberdayaan Ibu PKK Melalui Pelatihan Keterampilan Produk Kunyit Berbasis Digital Marketing di Desa ideapengabdianmasyarakateajournal index php ipm article view 392
- MONITORING SUHU UDARA DAN KELEMBABAN TANAH PADA BUDIDAYA TANAMAN PEPAYA | Marcos | Jurnal Teknologi dan... ejurnal.teknokrat.ac.id/index.php/jtst/article/view/2200MONITORING SUHU UDARA DAN KELEMBABAN TANAH PADA BUDIDAYA TANAMAN PEPAYA Marcos Jurnal Teknologi dan ejurnal teknokrat ac index php jtst article view 2200
- PKM Kegiatan Usaha Keripik Singkong Dalam Meningkatkan Usaha Kelompok PKK | Medani : Jurnal Pengabdian... jurnal.risetilmiah.ac.id/index.php/jpm/article/view/121PKM Kegiatan Usaha Keripik Singkong Dalam Meningkatkan Usaha Kelompok PKK Medani Jurnal Pengabdian jurnal risetilmiah ac index php jpm article view 121
- Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Produk Lokal untuk Kelompok PKK dalam Meningkatkan Kemandirian... doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.271Pelatihan dan Pendampingan Pengolahan Produk Lokal untuk Kelompok PKK dalam Meningkatkan Kemandirian doi 10 52622 mejuajuajabdimas v5i1 271
| File size | 630.36 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIFLORUNIFLOR Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam kerangka Analisis Wacana Kritis (CDA) Fairclough, mencakup dimensi teks, praktik wacana,Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam kerangka Analisis Wacana Kritis (CDA) Fairclough, mencakup dimensi teks, praktik wacana,
UNIFLORUNIFLOR Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat digunakan sebagai inovasi pembelajaran di sekolah dasar dalam berbagai aspek, seperti dalam pembelajaranHasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal dapat digunakan sebagai inovasi pembelajaran di sekolah dasar dalam berbagai aspek, seperti dalam pembelajaran
UNIFLORUNIFLOR Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan yang tepat dari kedua uji ini sangat penting. Uji normalitas tidak hanya membantu dalam menentukanHasil pembahasan menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan yang tepat dari kedua uji ini sangat penting. Uji normalitas tidak hanya membantu dalam menentukan
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Bidang ini tetap berakar pada penanganan klinis sambil secara bertahap mengintegrasikan inovasi diagnostik, telefarmasi, dan tanggung jawab kesehatan masyarakat.Bidang ini tetap berakar pada penanganan klinis sambil secara bertahap mengintegrasikan inovasi diagnostik, telefarmasi, dan tanggung jawab kesehatan masyarakat.
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Inisiatif ini juga menunjukkan bahwa pendidikan hukum berbasis sekolah dapat memicu perubahan perilaku positif, membina pengambilan keputusan yang tepat,Inisiatif ini juga menunjukkan bahwa pendidikan hukum berbasis sekolah dapat memicu perubahan perilaku positif, membina pengambilan keputusan yang tepat,
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Sebanyak 54 siswa berpartisipasi dalam program yang dilaksanakan pada September 2025. Evaluasi menggunakan analisis pre‑test‑post‑test dan statistikSebanyak 54 siswa berpartisipasi dalam program yang dilaksanakan pada September 2025. Evaluasi menggunakan analisis pre‑test‑post‑test dan statistik
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Keluarga dapat dinyatakan sehat apabila memenuhi indikator keluarga yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI (2016) tentang Program Indonesia Sehat denganKeluarga dapat dinyatakan sehat apabila memenuhi indikator keluarga yang telah ditetapkan oleh Kemenkes RI (2016) tentang Program Indonesia Sehat dengan
ADI JOURNALADI JOURNAL Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kecamatan Sukaresmi Pandeglang Banten sangat bermanfaat, di mana pendampingan administrasi sekolah dan pembuatanKegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Kecamatan Sukaresmi Pandeglang Banten sangat bermanfaat, di mana pendampingan administrasi sekolah dan pembuatan
Useful /
UNIFLORUNIFLOR Integrasi ekokritik dan terapi imajinasi membentuk model inovatif yang tidak hanya memperkuat studi akademis sastra tetapi juga memberikan kontribusi nyataIntegrasi ekokritik dan terapi imajinasi membentuk model inovatif yang tidak hanya memperkuat studi akademis sastra tetapi juga memberikan kontribusi nyata
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Hasil penelitian ini adalah; 1) Ibnu Taymiyyah menganut tauhid uluhiyah. Ibnu Taimiyah membagi pengertian Tauhid menjadi tiga bagian, yaitu Tauhid AsmaHasil penelitian ini adalah; 1) Ibnu Taymiyyah menganut tauhid uluhiyah. Ibnu Taimiyah membagi pengertian Tauhid menjadi tiga bagian, yaitu Tauhid Asma
JMI UPIYPTKJMI UPIYPTK Keterbatasan penelitian terletak pada satu lokasi studi dan penggunaan metode evaluasi kualitatif, sehingga penelitian selanjutnya perlu memperluas sampelKeterbatasan penelitian terletak pada satu lokasi studi dan penggunaan metode evaluasi kualitatif, sehingga penelitian selanjutnya perlu memperluas sampel
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Individu yang melakukan pengobatan mandiri memiliki skor pengetahuan antibiotik yang jauh lebih rendah dibandingkan non-pengguna (rata-rata 1,74 vs. 2,28;Individu yang melakukan pengobatan mandiri memiliki skor pengetahuan antibiotik yang jauh lebih rendah dibandingkan non-pengguna (rata-rata 1,74 vs. 2,28;