UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI

Jurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi NegaraJurnal Mediasosian : Jurnal Ilmu Sosial dan Administrasi Negara

Logika Pelayanan Publik (LPP) telah menjadi topik penting dalam diskusi kontemporer tentang dasar-dasar penyediaan layanan publik, menantang prinsip-prinsip arus utama yang didominasi oleh Manajemen Publik Baru (NPM). Pada dasarnya, LPP berlandaskan pada pendekatan yang dominan terhadap layanan, sedangkan NPM mengikuti pendekatan yang dominan terhadap produk. Perbedaan ini menunjukkan bahwa layanan publik seharusnya berfokus pada penciptaan nilai bersama daripada hanya mengandalkan pengiriman produk sepihak. Studi ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis literatur tentang LPP melalui metode tinjauan literatur sistematis. Tinjauan ini sangat penting untuk memahami dinamika dan trajektori penelitian LPP, serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian yang ada untuk menginformasikan agenda penelitian masa depan.

Analisis penelitian Logika Pelayanan Publik (LPP) menyoroti tren, kesenjangan, dan arah penelitian masa depan di bidang ini.Fluktuasi minat akademik, dengan puncak pada tahun 2021 dan perlambatan pada tahun 2022 dan 2023, menunjukkan kebutuhan akan pengembangan lebih lanjut dalam fondasi teoritis LPP.Distribusi luas publikasi di berbagai jurnal dan negara menunjukkan sifat interdisipliner dan global dari penelitian LPP, meskipun masih terkonsentrasi di Eropa, terutama Skandinavia, dengan keterlibatan relatif terbatas dari Asia dan Amerika Selatan.LPP sangat relevan dengan masyarakat kolektivis Indonesia, menawarkan potensi untuk meningkatkan partisipasi warga dan meningkatkan penyediaan layanan publik melalui penciptaan bersama.Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip LPP, Indonesia dapat mereformasi sektor publiknya untuk menjadi lebih responsif dan partisipatif, sejalan dengan upaya desentralisasi dan inovasi tata kelola.Analisis kata kunci mengungkapkan bahwa LPP bergeser menuju pendekatan yang lebih kolaboratif dan berorientasi nilai, dengan konsep seperti produksi bersama dan penciptaan nilai bersama menjadi sentral dalam diskursus.Temuan ini menunjukkan masa depan di mana layanan publik semakin dirancang bersama dengan komunitas yang dilayani.Secara metodologis, penelitian LPP menggunakan berbagai pendekatan, terutama metode kualitatif dan studi kasus, yang mencerminkan kompleksitas sistem layanan publik.Temuan penelitian seimbang antara bukti empiris, kontribusi teoritis, dan rekomendasi praktis, menunjukkan bahwa penelitian LPP tidak hanya maju dalam pemahaman akademik tetapi juga menawarkan wawasan yang dapat diterapkan untuk praktisi.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut bagaimana integrasi manajemen layanan dan perspektif administrasi publik dapat memfasilitasi penciptaan nilai melalui penciptaan bersama dengan pengguna layanan. Pendekatan ini menantang perspektif tradisional dengan menekankan pentingnya memahami pengguna layanan sebagai warga negara kolektif, bukan individu terisolasi. Selain itu, perlu dipertimbangkan proses tak berwujud dan heterogen yang terlibat dalam penyediaan layanan publik, serta membedakan antara berbagai jenis layanan publik dalam konteks serviceness. Studi lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami ekosistemik penciptaan nilai dalam LPP, yang saat ini masih kurang dikembangkan secara teoritis. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan LPP di negara-negara non-Eropa, mengingat temuan bahwa teori LPP mungkin tidak sepenuhnya kontekstual untuk negara-negara tersebut. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang LPP dan aplikasinya di berbagai konteks, serta membantu mengembangkan pendekatan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan publik.

  1. Comparative Public Administration in a Globalized World: Moving Beyond Standard Assumptions Toward Increased... doi.org/10.1111/puar.13373Comparative Public Administration in a Globalized World Moving Beyond Standard Assumptions Toward Increased doi 10 1111 puar 13373
  2. Promoting Participatory Budgeting Practices in Indonesia: Lessons from Malang City | Policy & Governance... journal.iapa.or.id/pgr/article/view/613Promoting Participatory Budgeting Practices in Indonesia Lessons from Malang City Policy Governance journal iapa pgr article view 613
Read online
File size923.96 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test