UNTAGUNTAG

JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikJPAP: Jurnal Penelitian Administrasi Publik

Pelayanan pertimbangan teknis tanah merupakan elemen penting dalam pelayanan publik di Kantor Pertanahan Tuban. Pelayanan ini terkait dengan syarat penggunaan dan pemanfaatan tanah untuk penerbitan izin lokasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan kinerja pelayanan pertimbangan teknis dalam penerbitan izin lokasi di Kantor Pertanahan Tuban. Hasil penelitian menunjukkan implementasi dan kinerja petugas pelayanan pertimbangan teknis tergolong baik, namun masih memerlukan peningkatan, terutama dalam hal sumber daya manusia, komunikasi internal dan eksternal, serta informasi publik terkait prosedur, waktu, kelengkapan persyaratan, dan biaya. Peningkatan transparansi dan optimalisasi informasi diperlukan untuk kepuasan pengguna layanan.

Berdasarkan hasil penelitian, implementasi kebijakan pelayanan Pertimbangan Teknis Pertanahan dalam penerbitan Izin Lokasi di Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Tuban termasuk dalam kategori baik.Hal ini didukung oleh kesesuaian dengan peraturan, ketersediaan sumber daya, dan upaya peningkatan kualitas pelayanan.Meskipun demikian, terdapat ruang untuk perbaikan, terutama dalam meningkatkan responsivitas, efektivitas komunikasi, dan pemahaman masyarakat terkait prosedur pelayanan pertanahan.

Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai dampak kebijakan moratorium perizinan di kawasan hutan dan gambut terhadap implementasi pelayanan pertimbangan teknis, dengan fokus pada bagaimana Kantor Pertanahan dapat memberikan informasi yang jelas dan akurat kepada masyarakat terkait kebijakan tersebut. Kedua, penelitian dapat mengkaji efektivitas penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan pertimbangan teknis, termasuk evaluasi terhadap sistem informasi yang ada dan potensi pengembangan fitur-fitur baru yang dapat mempermudah akses informasi bagi masyarakat. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi model pemberdayaan masyarakat dalam proses perencanaan tata ruang dan pengelolaan lahan, dengan tujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pemanfaatan lahan dan mengurangi potensi konflik pertanahan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta sistem pelayanan pertimbangan teknis yang lebih responsif, transparan, dan berkeadilan, serta berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Tuban.

Read online
File size289.51 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test