UNTAGUNTAG
JPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikJPAP: Jurnal Penelitian Administrasi PublikPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menguji hubungan antara motivasi kerja instrinsik dan ekstrinsik dengan produktivitas kerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas kerja pegawai di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan sangat terkait dengan motivasi kerja instrinsik dan ekstrinsik. Untuk meningkatkan disiplin dan produktivitas pegawai, penting untuk meningkatkan motivasi kerja mereka. Sistem penghargaan untuk kinerja pegawai juga sangat penting. Upaya-upaya ini perlu dilakukan secepatnya agar produktivitas pegawai di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan dapat ditingkatkan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kinerja organisasi.
Pengaruh motivasi kerja pegawai terhadap produktivitas kerja aparatur di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan cukup baik.Semakin baik motivasi kerja instrinsik dan ekstrinsik pegawai, maka produktivitas kerja aparatur akan semakin baik pula.Kontribusi variabel motivasi kerja instrinsik dan ekstrinsik terhadap produktivitas kerja aparatur hanya sebesar 32,6%.Faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini mempengaruhi sisanya 67,4%.
Untuk meningkatkan produktivitas kerja aparatur pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tabanan, pimpinan organisasi perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja, khususnya motivasi kerja instrinsik dan ekstrinsik. Upaya peningkatan motivasi kerja instrinsik pegawai dapat dilakukan dengan memberikan kesempatan pada pegawai untuk mengaktualisasikan diri, meningkatkan kualitas kerja, tingkat pendidikan, dan pengetahuan. Motivasi kerja ekstrinsik pegawai dapat ditingkatkan dengan memberikan insentif berupa penghargaan dan promosi jabatan bagi pegawai yang menunjukkan produktivitas kerja yang baik.
| File size | 371.08 KB |
| Pages | 26 |
| DMCA | Report |
Related /
OJSAPAJIOJSAPAJI Sementara itu, faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah dan kondisi geografis Kabupaten Intan Jaya turut mempengaruhi kemampuan SDM dalam menjalankanSementara itu, faktor eksternal seperti kebijakan pemerintah dan kondisi geografis Kabupaten Intan Jaya turut mempengaruhi kemampuan SDM dalam menjalankan
UAIUAI Kebijakan dapat diartikan sebagai salah satu instrumen pemerintah untuk menciptakan keteraturan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, salah satuKebijakan dapat diartikan sebagai salah satu instrumen pemerintah untuk menciptakan keteraturan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, salah satu
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan struktur keuangan perusahaan setelah melakukan Initial Public Offering (IPO) dengan menggunakan metodePenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan struktur keuangan perusahaan setelah melakukan Initial Public Offering (IPO) dengan menggunakan metode
STAITTDSTAITTD Kegiatan ini menegaskan peran institusi pendidikan dalam pengurangan risiko bencana dan sejalan dengan upaya global untuk mempromosikan lingkungan pendidikanKegiatan ini menegaskan peran institusi pendidikan dalam pengurangan risiko bencana dan sejalan dengan upaya global untuk mempromosikan lingkungan pendidikan
PRINPRIN Perkembangan pesat kendaraan berdampak pada peningkatan kebutuhan akan lahan parkir sehingga menuntut perlunya ketersediaan dan pengelolaan lahan yangPerkembangan pesat kendaraan berdampak pada peningkatan kebutuhan akan lahan parkir sehingga menuntut perlunya ketersediaan dan pengelolaan lahan yang
LITERASISAINSLITERASISAINS Hasil penelitian ini menunjukan adanya manajemen keuangan sekolah dalam pemenuhan sarana dan prasarana Pendidikan MA Darul Ulum Muhammadiyah Galur bertujuanHasil penelitian ini menunjukan adanya manajemen keuangan sekolah dalam pemenuhan sarana dan prasarana Pendidikan MA Darul Ulum Muhammadiyah Galur bertujuan
POLINEMAPOLINEMA Legislatif menunjukkan perilaku oportunistik dalam proses penganggaran yang menyebabkan distorsi alokasi dana dan meningkatkan peluang korupsi serta rent‑seeking.Legislatif menunjukkan perilaku oportunistik dalam proses penganggaran yang menyebabkan distorsi alokasi dana dan meningkatkan peluang korupsi serta rent‑seeking.
UNIMAUNIMA (3) Pelaporan Dana Desa secara teknis maupun administratif sudah baik, pemerintah desa telah melakukan pelaporan serta pertanggungjawaban terhadap masyarakat(3) Pelaporan Dana Desa secara teknis maupun administratif sudah baik, pemerintah desa telah melakukan pelaporan serta pertanggungjawaban terhadap masyarakat
Useful /
UNTAGUNTAG Kinerja pelayanan di BPN diukur melalui indikator kinerja, dan hasilnya menunjukkan bahwa dari kuantitas kerja karyawan, 3,3% menyatakan cukup baik, 52,0%Kinerja pelayanan di BPN diukur melalui indikator kinerja, dan hasilnya menunjukkan bahwa dari kuantitas kerja karyawan, 3,3% menyatakan cukup baik, 52,0%
UNTAGUNTAG Peningkatan transparansi dan optimalisasi informasi diperlukan untuk kepuasan pengguna layanan. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi kebijakan pelayananPeningkatan transparansi dan optimalisasi informasi diperlukan untuk kepuasan pengguna layanan. Berdasarkan hasil penelitian, implementasi kebijakan pelayanan
UNTAGUNTAG Fokus penelitian ini adalah pada motivasi dan kemampuan aparat Dinas Pendapatan dan Pesedahan Agung Kabupaten Tabanan yang dikaitkan dengan kualitas layananFokus penelitian ini adalah pada motivasi dan kemampuan aparat Dinas Pendapatan dan Pesedahan Agung Kabupaten Tabanan yang dikaitkan dengan kualitas layanan
UPGRIPLKUPGRIPLK Dikumpulkan melalui lembar observasi, dokumentasi dan pemberian tugas. Pra tindakan, aspek keseimbangan tubuh anak katagori BSB 10%, BSH 10%, MB 5%, 30%Dikumpulkan melalui lembar observasi, dokumentasi dan pemberian tugas. Pra tindakan, aspek keseimbangan tubuh anak katagori BSB 10%, BSH 10%, MB 5%, 30%