UNIBUNIB

Journal of Applied Linguistics and LiteratureJournal of Applied Linguistics and Literature

Dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini, peneliti mencoba memecahkan permasalahan dalam menulis teks naratif yang dialami oleh para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), khusunya kelas delapan. Banyak siswa menemui kesulitan dalam menulis teks naratif, terutama dalam mencari, menemukan dan menyusun ide-ide cerita. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Dapatkah gambar berseri meningkatkan kemampuan para siswa dalam menulis teks naratif? Penelitian tindakan kelas ini terbagi menjadi dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat bagian, yaitu (1) perencanaan, (2) implementasi, (3) observasi, dan (4) refleksi serta berfokus pada meningkatkan kemampuan siswa menulis teks naratif dengan mendapatkan dan mengembangkan ide dari serangkaian gambar berseri. Sampel penelitian ini terdiri dari 20 siswa SMP Negeri 3 Sindang Kelingi, Curup, Rejang Lebong, Tahun Pelajaran 2014/2015. Data diambil dari pencapaian siswa dalam siklus I dan siklus II dan diolah dengan menggunakan teknik pengolah data kuantitatif. Dari analisis data, peneliti menemukan bahwa pada Siklus I, para siswa mendapatkan nilai rata-rata 61,35 dan pada Siklus II nilai rata-rata siswa adalah 84,50. Disimpulkan bahwa kemampuan para siswa menulis teks naratif meningkat dengan menggunakanan gambar berseri,sehingga teknik ini anjurkan untuk dipergunakan oleh para guru Bahasa Inggris di sekolah menengah pertama.

Dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini, peneliti mencoba memecahkan permasalahan dalam menulis teks naratif yang dialami oleh para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), khusunya kelas delapan.Banyak siswa menemui kesulitan dalam menulis teks naratif, terutama dalam mencari, menemukan dan menyusun ide-ide cerita.Disimpulkan bahwa kemampuan para siswa menulis teks naratif meningkat dengan menggunakanan gambar berseri, sehingga teknik ini anjurkan untuk dipergunakan oleh para guru Bahasa Inggris di sekolah menengah pertama.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas penggunaan media visual lain, seperti video animasi atau film pendek, dalam meningkatkan kemampuan menulis naratif siswa. Hal ini penting untuk mengetahui apakah media lain dapat memberikan stimulus yang lebih kuat dalam memicu imajinasi dan kreativitas siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran menulis naratif yang terintegrasi dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics). Integrasi ini diharapkan dapat mendorong siswa untuk menggabungkan pengetahuan dari berbagai bidang dalam menulis cerita yang lebih kompleks dan inovatif. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh penggunaan teknik menulis naratif berbasis gambar berseri terhadap kemampuan siswa dalam mengembangkan karakter dan alur cerita yang menarik. Dengan demikian, dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana teknik ini dapat membantu siswa dalam menciptakan narasi yang lebih hidup dan berkesan.

Read online
File size2.13 MB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test