UNBARIUNBARI

Journal of Electrical Power Control and Automation (JEPCA)Journal of Electrical Power Control and Automation (JEPCA)

Pemadaman listrik dapat mengakibatkan terganggunya kontinuitas pelayanan terutama pada aktivitas pelayanan pada sektor perdagangan, perhotelan, rumah sakit, maupun industri. Dewasa ini penyaluran energi listrik PLN sering terjadi kegagalan dalam pendistribusian dikarenakan faktor internal maupun faktor eksternal, untuk memenuhi kebutuhan kontinuitas energi listrik diperlukan sumber energi listrik lain sehingga jika terjadi pemadaman listrik dari PLN kebutuhan konsumen tidak terganggu. ATS (Automatic Transfer Switch) adalah alat yang memindahkan koneksi antara sumber tegangan listrik satu dengan sumber tegangan listrik lainnya secara otomatis; pada penelitian ini dirancang ATS satu fase dengan mereduksi jumlah kontaktor untuk hasil yang lebih ekonomis dan mudah perawatan, menggunakan rangkaian kontrol berbasis relay dan Time Delay Relay (TDR). Pengujian menunjukkan alat dapat bekerja baik pada proses switching manual maupun otomatis, dengan penundaan waktu ±6 detik sebelum genset melakukan starting untuk melindungi komponen dari kerusakan akibat pemadaman sesaat.

ATS dapat menerima data tegangan PLN melalui sensor, dan dirancang khusus untuk genset dengan starter listrik, sehingga dapat melakukan proses switching baik secara manual maupun otomatis.Pada kondisi pemadaman PLN, sistem memberikan penundaan sekitar ±6 detik sebelum genset menyala untuk melindungi komponen dari kerusakan akibat pemadaman sesaat.Pengujian menunjukkan ATS beroperasi sesuai desain, melakukan perpindahan sumber listrik dari PLN ke genset dalam waktu lebih dari 20 detik dengan kinerja yang baik.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi desain ATS multiphase yang dikendalikan oleh mikrokontroler atau sistem digital untuk meningkatkan fleksibilitas dan keandalan dibandingkan kontrol berbasis relay tradisional; selanjutnya, studi adaptif terhadap pengaturan time delay dengan algoritma cerdas dapat diusulkan untuk mengoptimalkan waktu transisi switching sesuai dengan variasi beban dan kondisi jaringan, sehingga meminimalkan downtime dan melindungi komponen secara lebih efektif; terakhir, integrasi sumber energi terbarukan seperti panel surya atau turbin angin ke dalam sistem ATS dapat diteliti untuk menciptakan solusi switching energi yang lebih berkelanjutan, memungkinkan perpindahan otomatis antara jaringan listrik, genset, dan sumber energi terbarukan sesuai dengan ketersediaan dan kebutuhan daya.

Read online
File size472.91 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test