ITNYITNY

KURVATEKKURVATEK

Bandara Yogyakarta International Airport memiliki kebutuhan daya tinggi, disuplai dari GI Wates dengan kapasitas 2×8,66 MVA dan lima genset masing-masing 2,5 MVA. Karena fluktuasi jadwal penerbangan, semua genset beroperasi bersamaan, menyebabkan konsumsi bahan bakar tidak efisien. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan pola operasi genset menggunakan metode Lagrange berdasarkan tren historis konsumsi energi dan bahan bakar. Hasilnya menunjukkan hanya genset 1 yang optimal (83,26%) saat kondisi normal. Saat terjadi gangguan pada salah satu genset, beban dialihkan ke genset lain dengan output lebih rendah untuk menjaga efisiensi dan keandalan. Pola ini meningkatkan efisiensi, mengurangi konsumsi bahan bakar, serta memperpanjang usia pakai mesin. Optimalisasi ini mendukung pengoperasian bandara yang lebih hemat energi dan andal.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa proses operasional perlu mempertimbangkan output daya dari masing-masing genset untuk menjaga efisiensi.Kondisi tanpa gangguan menunjukkan tingkat optimal genset rendah kecuali genset 1.Dalam kondisi gangguan pada salah satu genset, diperlukan penyesuaian beban pada genset lain untuk menjaga keseimbangan dan efisiensi sistem.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengembangkan model prediktif yang lebih akurat untuk memprediksi fluktuasi beban listrik di bandara, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti jadwal penerbangan, cuaca, dan aktivitas operasional lainnya. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan efektivitas metode Lagrange dengan metode optimasi lainnya, seperti algoritma genetika atau dynamic programming, dalam mengoptimalkan operasi genset. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada integrasi sumber energi terbarukan, seperti panel surya atau turbin angin, ke dalam sistem pembangkit listrik bandara untuk mengurangi ketergantungan pada genset berbahan bakar fosil dan meningkatkan keberlanjutan energi. Integrasi ini memerlukan studi tentang bagaimana mengelola intermitensi sumber energi terbarukan dan memastikan keandalan pasokan listrik.

  1. Optimal Management of Energy Consumption in an Autonomous Power System Considering Alternative Energy... mdpi.com/2227-7390/10/3/525Optimal Management of Energy Consumption in an Autonomous Power System Considering Alternative Energy mdpi 2227 7390 10 3 525
Read online
File size532.14 KB
Pages10
Short Linkhttps://juris.id/p-3AB
DMCAReport

Related /

ads-block-test